Browse By

Alain Aspect Berhasil Membuktikannya

Dari sejak Konferensi Solvay tahun 1927, para fisikawan sudah berulang kali melakukan penelitian untuk membuktikan keberadaan konstanta tersembunyi itu, juga berupaya untuk menemukan nilainya. Tapi semuanya berubah pada tahun 1932. Tahun itu, John von Neuman (1903-1957) mempublikasikan disertasinya yang menyatakan Teori Kuantum dan Teori Konstanta Tersembunyi tidak mungkin berdiri secara bersamaan. Dengan kata lain, harus ada salah satu teori yang gugur. Nah, karena Teori Kuantum sudah lebih dahulu mapan berdiri dan dapat menjelaskan banyak fenomena dalam Fisika Kuantum, jadi secara teknis, Teori Konstanta Tersembunyi sesungguhnya tidak ada.

Disertasi von Neuman ini menghapus harapan dan ambisi para fisikawan untuk menemukan konstanta tersembunyi itu. Dan sejak itulah pencarian akan konstanta tersembunyi itu berhenti. Para fisikawan kemudian beralih, mereka menyetujui usulan Fisika Kuantum akan adanya usaha/ pengaruh jarak jauh, seperti yang sudah dijelaskan dalam bagian EPR Paradox sebelumnya.

einstein podolsk rosen

Einstein Podolsky Rosen (pencipta EPR Paradox)

Alain Aspect Berhasil Membuktikannya

Hampir lima puluh tahun berlalu setelah EPR Paradox diumumkan ke publik. Pada 1982, Fisikawan Prancis Alain Aspect berhasil membuktikan keberadaan pengaruh jarak jauh (action at a distance) lewat serangkaian percobaan yang dilakukannya. Percobaannya cukup sulit dan rumit, dan untuk memahaminya juga diperlukan ilmu fisika yang tinggi, oleh karena itu agar teman-teman bisa memahaminya saya akan menjabarkannya singkat.

Alain Aspect

Foto Alain Aspect

Pada 1965, Fisikawan Irlandia John Stewart Bell (1928-1990) mempublikasikan Teorema Bell. Isinya seperti berikut. Kalau konstanta tersembunyi seperti yang dibicarakan Albert Einstein betul ada, maka pertidaksamaan dalam Teori Bell seharusnya bisa dibentuk. Tapi kalau seperti yang diajukan oleh Teori Kuantum, bahwa ada pengaruh jarak jauh yang bisa menyampaikan informasi sekejap, maka pertidaksamaan Bell tidak mungkin jadi.

Alain Aspect menguji kedua hipotesis Bell ini melalui penelitiannya. Pada akhirnya dia membuktikan bahwa pertidaksamaan Bell itu tidak jadi, dengan kata lain: Teori Kuantum yang benar, bahwa ada pengaruh jarak jauh yang bisa menyampaikan data dan informasi sedemikian cepat bahkan melebihi kecepatan cahaya.

Link informasi lebih lanjut:

Alain Aspect : Shedding new light on light and atoms
Alain Aspect – Breaking the Wall of Quantum Weirdness
EPR, Bell & Aspect: The Original References

Sumber gambar : deskaratifoto Alain Aspect

Perjalanan Sejarah Teori Kuantum 2

Recommended for you

Leave a Reply

Your email address will not be published.