Browse By

Yesus Tidak Tahu Hari Kiamat?

Dalam forum Kompasiana, pada artikel yang berjudul “Siapakah Yesus yang sebenarnya? Yesus dalam Al-Quran atau Alkitab?” yang saya tulis beberapa waktu lalu, ada sebuah pertanyaan datang. Satu pertanyaan-nya seperti di bawah ini.

Pertanyaan:

Apakah Yesus tidak tahu hari kiamat?

Jika Yesus adalah Tuhan, mengapa ia tidak tahu kapan kiamat terjadi? Apakah Yesus tidak tahu hari kiamat?

Ketika Yesus ditanya kapan hari kiamat itu terjadi, Dia menjawab, “Tetapi tentang hari atau saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa saja” (Markus 13:32).

Jawaban:

Ayat ini paling sering dipergunakan orang-orang untuk menyerang sifat ke-Allah-an Yesus. Mereka beralasan, karena Yesus berkata Anak tidak tahu, maka Yesus tidak Mahatahu. Dan mereka sampai pada kesimpulan Yesus bukan Allah, sebab Allah Mahatahu. Karena Yesus tidak tahu hari kiamat, maka Yesus bukan Allah.

Bagaimana kita bisa memberi jawabannya? Bagaimana kita bisa mengomentarinya? Berikut saya lampirkan jawaban yang saya sampaikan, setelah bergumul dan mencari beberapa bible commentary.

Markus 13:32: “Tetapi tentang hari atau saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di surga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa saja.”

Tidak ditulis di sana AKU TIDAK TAHU, melainkan ANAK PUN TIDAK. Ini menunjukkan adanya perbedaan fungsi dan jabatan.

Apakah maksudnya? Sekedar ilustrasi, saat Pak SBY menjadi Presiden RI.

Ketua Umum Partai Demokrat, Pak SBY, tidak bisa memberhentikan Menteri Luar Negeri, tetapi Presiden RI dapat. Pertanyaannya begini: Apakah Pak SBY tidak dapat memberhentikan Menteri Luar Negeri?

Pak SBY sebagai ketua Demokrat memang tidak berwenang memecat Meteri Luar Negeri.

Tetapi Pak SBY adalah Presiden, yang bisa memecat Menteri Luar Negeri.

Jadi bolehkah saya bilang: Pak SBY tidak bisa memecat Menteri Luar Negeri? Tidak bisa.

Sekarang kita kembali pada Yesus.

Yesus sebagai manusia, ‘Anak’, tidak berwenang mengetahui hari Kiamat.

Tetapi Yesus adalah Allah yang Mahatahu.

Bolehkah saya bilang: Yesus sebagai Allah tidak tahu hari kiamat? Tidak bisa.

Sekali lagi perhatikan ini. Yesus tidak mengucapkannya dengan “Aku tidak tahu” tetapi mengucapkannya dengan “Anak tidak tahu”. Penjelasan saya tidak memakai tafsiran-tafsiran, hanya logika sederhana saja. Jadi apakah Yesus tidak tahu hari kiamat? Teman-teman sudah tahu jawabannya.

Recommended for you

111 thoughts on “Yesus Tidak Tahu Hari Kiamat?”

  1. bimakal says:

    tetapi pada akhir ayat ” hanya Bapa saja”..
    kata “HANYA” disini adalah untuk mengatakan bahwa Bapak lah SATU-SATUnya yang tahu. Dia (yesus) tidak termaksud. bisa dijelaskan ?

    1. Nugroho Sihombing says:

      Hai mas Bimakal, sptnya mas tidak teliti membacanya.
      –>“Tetapi tentang hari atau saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa saja”
      Yesus sebagai ‘Anak’ tidak berwenang mengetahui hari kiamat. Tetapi Yesus adalah Allah yang Mahatahu. Bolehkah saya bilang: Yesus sebagai Allah tidak tahu hari kiamat? Tidak bisa.
      Baca kembali ilustrasi tentang Pak SBY di atas mas…

      1. Dogma says:

        Ilustrasinya gk nyambung banget
        Katanya mereka 1, 3=1 dan 1=3

        Gini aja ya, misal ada seorang bernama Budi
        Dia seorang ayah dri anaknya, seorang karyawan, dan jadi pak RT
        Budi hanya 1 orang dan ada 3 profesi
        Ketika anaknya bercerita tntang rahasia kepada ayahnya, apakah budi sebagai karyawan dan pak RT mengetahuinya ?
        Tentu saja tau karna mereka adalah 1 orang, lain ceritanya dibible yesus saja tidak tau dan HANYA bapak yg tau.

        Mau pakai logika manapun gk bakal bisa tuh konsep trinitas dijelasin.

        pke konsep air uap ? Atau angka2 ? Atau hewan kepala 3 ? Cuma bisa ngakak

        Yesus tidak pernah mengklaim klo dia tuhan dan sembahlah dia, injil diindonesia terjemahan gk sesuai, lord jdi tuhan, babi jdi babi hutan dll

        Silahkan yg mw nonton debat islam vs kristen tentang kitab sucinya bisa dicek diyoutube, zakir naik vs william campbell, zakir naik vs pastur rukhnudin dll.

        dari situ perwakilan agama, banyak sekali kontrakdiksi ayat di bible, dan banyak pula isi bible yg tidak sesuai dngan sains saat ini, cek aja

        1. Nugroho2014 says:

          Kalau mas Dogma coba mencocokkan ilustrasi di atas untuk menjelaskan semua pertanyaan tentang Allah Tritunggal memang tidak bakal nyambung mas. Saya menuliskan ilustrasi itu untuk menjelaskan satu pertanyaan saja: “Adakah Yesus tidak tahu hari kiamat atau tidak?”

          Pertanyaan yg mas Dogma ajukan sebenarnya sudah mengantarkan kita memahami sifat Allah yang sebenarnya. Sifat ALLAH YANG MEMBATASI DIRI.
          Allah yang kekal dan tidak terbatas, mau menjadi manusia yang serba terbatas. Manusia yang bisa merasakan lapar dan haus. Manusia yang bisa merasakan kasihan dan marah. Manusia yang bisa merasakan penderitaan dan kesakitan. Ya, itulah yang diperbuat Allah. Dia rela meninggalkan semua kemegahan-Nya, dan mau membatasi diri-Nya, menjadi serupa dengan manusia.

          Dengan membatasi diri-Nya, Allah bisa dikenal oleh manusia. Kita bisa mengenali kebaikan dan kemurahan hati, anugerah dan berkat Allah lewat apa yang telah diperbuat Yesus.

          Yesus adalah Allah yang mahatahu, namun Dia telah MEMBATASI DIRI sehingga tidak berwenang mengetahui hari Kiamat. Jika mas mau tahu lebih lanjut bisa baca di artikel ini Allah yang Membatasi Diri

          1. firman says:

            Allah Tindak Pernah Meninggalkan Singgah sanah nya

          2. Ayyub says:

            coba jangan kebanyakan ngeles mas. kalo udah jelas-jelas yesus udah bilang gatahu ya jangan diputer-puter. jangan sudutkan yesus. jangan kotori nama yesus. udah tahu dia hamba, ummatnya disuruh nyyembah kepada tuhan (Allah) malah ngawur, kelak di hari akhir kamu semua penyembah yesus gak bakal diakui sama yesus. coba baca MATIUS 7:22-23
            7:22 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan , bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? 7:23 Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu 3 ! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!

          3. seseorang says:

            hey masa tuhan dibandingin sama sby haduuuhhh. TUHAN itu TIDAK BISA DIBANDINGKAN! SEMUA TIDAK ADA YANG SEMPURNA KECUALI TUHAN.

          4. Daniel Sihombing says:

            Itu analogi Pak, supaya orang bisa mengerti. Dengan analogi yang mudah saja masih banyak yang percaya, apalagi analogi yang sulit. Allah memang tidak bisa dibandingkan, namun Ia mengijinkan kita untuk berusaha mengenalnya

        2. herdi says:

          Syalom dogma saudaraku yg terkasih dalam nama TUHAN YESUS KRISTUS, skg saya mau tny dgn saudara dogmas
          1.terbuat dari apakah manusia..?
          2.terbuat dari bahan/senyawa apakah jantung,hati,ginjal,paru dll organ tubuh manusia.?
          Dan 2 pertanyaan saya itu tolong saudara jawab dan klu bisa saudara buat dan harus saudara buat juga manusia dari bahan bahan senyawa itu, gmn apakh bisa?, tentu saja saudara tidak bisa kan wlu pun saudara tahu bahannya dari senyawa apa..,tp saudara tidak bs memberikan nafas kehidupan iy kan.
          Jadi mksd saya ; sedangkan hasil ciptaan ALLAH aja saudara tidak bisa mengerti dan membuat organ2 tubuh manusia dan membuat itu hidup nah Apa lagi tenteng ALLAH yang begitu serba maha segalanya tidak mungkin kamu bisa mengerti siapakah ALLAH dan Apa TRINITAS itu klu kamu hanya mengharapkan dengan akal dan kemampuan Otak kamu yg sebesar Bakpaw itu ,ngerti kamu kan saudaraku ..Gbu.

      2. Anonymous says:

        Kok ga tau kiamat…bukannya yesus dan bapa satu (yohanes 10:30)…apa bapa didalam tubuh yesus ga tau hari kiamat…trus bapa yg mana lagi yg dimaksud yesus…hihi

        1. Daniel Sihombing says:

          Yesus tahu kapan kiamat. Ia adalah Allah. Namun, dalam posisinya sebagai inkarnasi Allah dalam rupa manusia, Yesus merendahkan/ menyangkal dirinya dan menganggap bahwa Ia tidak BERHAK memberi tahu kapan kiamat. Namun, kedatang-Nya yang kedua kelak akan menunjukkan kepada kita bahwa Ia sesungguhnya adalah hakim agung itu. Dan Ia tahu kapan kiamat itu datang

          1. budi says:

            Maksa banget jawabannya pak.

          2. Daniel Sihombing says:

            Kalau tidak percaya, tidak apa-apa Budi. Saya hanya menjelaskan saja. Tidak ada keharusan bagi bapak atau para pembaca untuk percaya. Salam

          3. Yoss says:

            Bararti dia bohong

      3. rendi says:

        kalo yesus ALLAH harus nya dia tahu,,,, di ayat ini sangat jelas yesus bukan ALLAh

        1. Daniel Sihombing says:

          Wah, memang sepertinya masih susah menjelaskannya. Yesus adalah Allah, namun posisinya adalah sebagai Anak (inkarnasi menjadi wujud manusia).

          Mudahnya saya berikan analogi, Presiden Jokowi sebagai seorang presiden dan sebagai seorang Bapak/ Ayah.
          Jika anaknya bertanya, siapakah calon Kapolri berikutnya? Atau siapa menteri yang akan diganti, apakah Pak Jokowi memberitahukannya? Tentu tidak.

          Ia tidak memberitahu kepada anak-anaknya bukan karena Pak Jokowi tidak tahu siapa calon Kapolri atau menteri yang akan diganti. Jelas ia tahu. Namun, dalam kapasitasnya sebagai seorang ayah, ia tidak boleh memberi tahu anak-anaknya. Jika ia berbicara dalam kapasitas sebagai seorang Presiden, barulah ia berhak memberi tahu semua orang.

          Yesus pun begitu. Yesus jelas tahu kapan hari kiamat. Ia tidak memberitahukannya, karena Ia berada dalam kapasitas sebagai Anak, dan hanya Bapa yang bisa memberitahukan atau mengatakan kapan kiamat akan terjadi.

          Semoga teman-teman bisa mengerti dengan analogi SEDERHANA ini.

          1. Philanthropist says:

            Betapa susahnya menjelaskan sesuatu yang sulit diterima logika. Padahal seharusnya ajaran agama itu sesuai dengan akal.
            Padahal ayat Alkitab sudah eksplisit, tak butuh tafsir lagi.
            Ulangan 6:4 Saudara-saudara, ingatlah! Hanya TUHAN, dan TUHAN saja Allah kita!

          2. Yohana theresia says:

            Sebenarnya penjelasannya sudah di buat sangat sederhana,, supaya kita mengerti . asalkan kita bisa renungkan baik baik maksud dari perumpamaan itu.

          3. Daniel Sihombing says:

            Terima kasih untuk komentarnya Yohana. Semoga semakin diteguhkan imannya di dalam Tuhan.

      4. herdi says:

        Haleluya saya mengerti ,TUHAN YESUS yg membuka hati saya utk mengerti ameeen

      5. true or false says:

        sudah dibilang bapa saja yang tau. harusnya yesus bilang, hanya aku yang tau. jadi bapa dan anak beda gitu maksudnya??? katanya 3 in 1. muter” ga jelas.

    2. Anonymous says:

      Hehe…jawaban paling oot dan tidak berdasar…cb baca yohanes 10:30 yesus bapa satu…MASA SATU TP GA TAU KAN ANEH COOOY…

      1. Daniel Sihombing says:

        Wah, memang sepertinya masih susah menjelaskannya. Yesus adalah Allah, namun posisinya adalah sebagai Anak (inkarnasi menjadi wujud manusia).

        Mudahnya saya berikan analogi, Presiden Jokowi sebagai seorang presiden dan sebagai seorang Bapak/ Ayah.
        Jika anaknya bertanya, siapakah calon Kapolri berikutnya? Atau siapa menteri yang akan diganti, apakah Pak Jokowi memberitahukannya? Tentu tidak.

        Ia tidak memberitahu kepada anak-anaknya bukan karena Pak Jokowi tidak tahu siapa calon Kapolri atau menteri yang akan diganti. Jelas ia tahu. Namun, dalam kapasitasnya sebagai seorang ayah, ia tidak boleh memberi tahu anak-anaknya. Jika ia berbicara dalam kapasitas sebagai seorang Presiden, barulah ia berhak memberi tahu semua orang.

        Yesus pun begitu. Yesus jelas tahu kapan hari kiamat. Ia tidak memberitahukannya, karena Ia berada dalam kapasitas sebagai Anak, dan hanya Bapa yang bisa memberitahukan atau mengatakan kapan kiamat akan terjadi.

        Semoga teman-teman bisa mengerti dengan analogi SEDERHANA ini.

        1. aldo says:

          nah kalau di ilustrasikan jokowi itu sebagai yesus atau bapak yg tidak memberi tahu anak anaknya ?????

          1. Daniel Sihombing says:

            Aldo sepertinya tidak mengerti. Coba saya tanya kembali, apakah sebagai bapak, pak Jokowi boleh/bisa memberi tahu anaknya? tentu bisa.
            Namun, sebagai seorang presiden, apakah boleh/bisa? Silahkan aldo menjawabnya sendiri..

      2. Anonymous says:

        Kalau dikasih tahu nggak mau tahu maka serahkanlah itu kpd iblis.

        1. Daniel Sihombing says:

          Pernyataan yang salah dan kurang tepat. Hidup mengandalkan atau berserah kepada Iblis wujud dari ke-tidak-punyaan iman kepada Allah yang sejati dan Maha Tahu.

  2. blanktrop says:

    Tuhan tidak bisa di ilustrasikan dengan segala bentuk apapun di dunia ini.
    Tuhan tidak sama dengan makhluk ciptaannya.

    Jika anda main logika dan ilustrasi terhadap firman Tuhan maka itu jadi tidak logis, seharusnya anda mencari ayat pendukung untuk statement anda.

    Bapa tidaklah sama dengan Anak >>>> Yesus berkata dalam Yohanes 14:28, ‘Bapa lebih besar daripada Aku’ .

    Yesus adalah UTUSAN >>>> Yohanes 17 : 3 : Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau Utus.

    Yesus tidak menurut kehendaknya sendiri >>>> Yohanes 50:30 :“Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku”.

    hal kesimpulan anda yang dimainkan dengan logika dan ilustrasi tidak mengena diayat2 bible anda.
    karena bertentangan dengan apa yang tertulis dibible.

    Oleh karena itu, jika anda menekankan tidak adanya kata “AKU TUDAK TAHU” dari ayat “Tetapi tentang hari atau saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa saja” (Markus 13:32). bertanyalah pada diri anda, sebagai posisi apa yesus di dunia : Anak atau Bapa.

    Pelarian atas Penekanan kata “AKU” untuk ilustrasi ayat itu bisa dibandingkan dengan KAPAN YESUS MENGAKUI DIRINYA SEBAGAI TUHAN ?! apakah ada kata2 Yesus yang mengatakan “AKU” ADALAH TUHAN ???

    Bisa anda jelaskan ?

    1. Nugroho2014 says:

      Mas blanktrop akan bingung kalau menarik kesimpulan tidak sesuai konteks jaman itu.
      Kata “AKU” yang Yesus pakai adalah kata yang sama yang dipakai ALLAH ketika berfirman pada bangsa Israel di kitab Torah.
      Firman Allah kepada Musa, “AKU ADALAH AKU.” (Keluaran 3:14)
      dalam bahasa aslinya bahasa Ibrani ditulis: ‘EHEYEH ‘ASYER ‘EHEYEH

      Kata Eheyeh ini menurut orang Israel hanya bisa diucapkan oleh Allah, dan tidak boleh sembarangan diucapkan manusia.
      Kalau sembarangan, itu akan menjadi dosa besar dan mesti dihukum mati dengan dilempari batu..

      Namun, ternyata Yesus menggunakan kata ‘EHEYEH = “AKU” (bhs Indonesia) ini dalam banyak ucapannya seperti yang mas kutip.
      Dengan menggunakan kata “AKU”, Yesus sebenarnya telah menyebut dirinya adalah ALLAH.
      Buktinya bisa dilihat di Yohanes 10:31, Orang Yahudi mau melempari Yesus dengan batu.

      Mas blanktrop, sudahlah tidak perlu berdebat dan minya di mana ayat Yesus mengatakan AKU ADALAH TUHAN.
      Orang Yahudi saja sejak 2000 tahun lalu sudah paham bahwa Yesus mengatakan Dia adalah Tuhan.

      Dari pada berdebat hal yg sudah jelas, bagaimana kalau kita berdebat kenapa Yesus mengatakan hal demikian?
      Apakah Dia sesungguhnya adalah Allah itu?

  3. Sukedi Pemalang says:

    Pertanyaan hari kiamat kepada Yesus baru salah satu. Masih ada beberapa, seperti misalnya, ketika disalib dan sakaratul maut, Yesus berucap yg artinya “dari Allah kembali kepada Allah…” (kalau dlm Islam: inna lillah wa inna ilaih). Ini adalah ucapan makhluk tak berdaya (bernama manusia) yang hanya bisa berserah diri kepada Yang Maha Hidup. Kalau Yesus itu Allah, kenapa beliau berucap seperti itu?
    Konsep TUHAN dlm satu agama adalah INTI dari ajaran agama itu sendiri. Lah kalau konsepnya saja masih MULTITAFSIR dan masih banyak hal yg DIPERTANYAKAN, masih yakinkah anda?

    1. Nugroho2014 says:

      Konsep mana yang multi tafsir? Umat Kristen meyakini bahwa Yesus adalah 100% Allah dan 100% manusia.
      Alasannya, kalau Yesus hanya 100% Allah, maka tidak mungkin Dia bisa mati menebus dosa manusia di salib. Sebaliknya, kalau Yesus hanya 100% manusia, bagaimana menjelaskan kebangkitan Yesus?

      Dalam iman Kristen, semua sudah jelas dan rasional, tidak ada yang dipertanyakan lagi.
      Kalau kita cuma percaya setengah-setengah, ya jadinya kayak mas Sukedi, bingung sendiri karena tafsiran sendiri.
      Salam.

      1. Anonymous says:

        syaloom bapak nugroho kasihTUHAN YESUS KRISTUS BESERTA KITA SEMUA AMEEN..PAK NUGROHO bicara kpd org yg blom atw tdk mau menerima YESUS sebagai TUHAN DAN JURUSELAMAT nya pribadi ,maka bapak seperti akan berbicara dengan tembok kd akan sia2, ..jd hendaknya dia HARUS menerima YESUS terlebih dahulu sebagai TUHAN DAN JURUSELAMAT PRIBADINYA baru dia akan mengerti dan dipenuhi oleh ROH KUDUS AMEEN

  4. boboboy says:

    bisa tolong jelaskan kenapa Kalau Yesus 100% Manusia dan 100% Allah, harusnya mempunyai pengetahuan yang mutlak dan tidak bisa hilang walaupun cuma sebentar. harusnya pengetahuannya juga satu. Kemanusiaan Yesus seharusnya hanya menjadi tambahan sifat yang tidak menghilangkan sifat ketuhannya? kalau yesus tahu kenapa dia tidak bilang, Anak tahu tapi tidak boleh memberi tahu? kenapa dia bilang anak tidak tahu “hanya”/”only” Bapak yang tahu. apakah dia bohong padahal sebenarnya dia tahu ?bisa tolong di jelaskan lebih detail karena dari penjelasan diatas tidak ada satu pun yang masuk di akal apalagi mengambil perumpamaan tentang SBY sebagai presiden dan ketua umum demokrat itu kan jabatan tidak ada kaitan nya dengan pengetahuan dia. tapi jika SBY sebagai ketua umum demokrat maupun SBY sebagai presiden ditanya apakah dia tahu siapa teman masa kecil nya, pasti dia jawab tau. karena SBY demokrat maupun SBY presiden adalah satu. kalau Yesus dan Allah adalah satu pastinya dia mengatakan aku tahu karena bapa dan anak adalah satu. dia mengatakan anak tidak tahu hanya bapak yang tahu. karena bapak dan anak bukan lah satu. bisa tolong jelaskan secara nalar ?

    1. Daniel Sihombing says:

      Kepada boboboy,
      Yesus tahu mengenai hari kiamat, namun dalam posisinya sebagai seorang anak, Ia tidak boleh memberi tahu kapan hari kiamat. Karena kiamat hanya diketahui oleh Bapa. Mengenai SBY, sepertinya boboboy masih belum mengerti intisarinya, malah menarik ke pengetahuan dan sebagainya. Mohon dibaca sekali lagi ilustrasinya yah:)

      Baik SBY sebagai presiden dan ketua demokrat, maupun Yesus sebagai Tuhan dan Anak, ada perbedaan fungsi dan jabatan. Bukan soal pengetahuan atau masa kecil, atau “mengapa tidak bilang jika ia tahu?”

      Pernyataan “kalau Yesus dan Allah adalah satu pastinya dia mengatakan aku tahu karena bapa dan anak adalah satu” dari boboboy sudah tepat. Anda berarti mengakui bahwa Yesus adalah Tuhan, dan Ia jelas tahu hari kiamat. Namun, sebagai seorang anak, Ia tidak layak–atau Ia tidak boleh memberi tahu hal tersebut. Saya berikan analogi seperti ini, Boboboy adalah ketua untuk salah satu tender untuk perusahaan tempatnya bekerja. Proses tender sudah diadakan, dan pemenang sudah ditentukan seminggu lagi. Kemudian, tetangga Boboboy bertanya, “Eh, Boboboy, siapa yang menang tender di perusahaanmu?” Apakah Boboboy tahu siapa pemenangnya? Jelas ia tahu karena ia ketuanya. Namun, sebagai seorang tetangga, ia tidak dapat memberitahu pemenang itu kepada tetangganya. Boboboy tidak memberi tahu pemenangnya bukan karena aa tidak tahu, atau bukan karena ia adalah orang yang berbeda dengan ketua tender perusahaannya, melainkan karena ia tidak boleh memberitahu hal tersebut dalam kapasitasnya sebagai tetangga.

      Semoga dapat dimengerti

  5. januar says:

    Kalau menggunakan ilustrasi sby, berarti sby tidak MAHA memecat kan? karena sby hanya bisa memecat disaat tertentu saja.

    Sama saja berarti yesus, dia tidak MAHA tahu, karena hanya sebagian dari dirinya saja yang tahu kapan kiamat. Sedangkan difinisi MAHA itu semuanya atau segalanya

    1. Daniel Sihombing says:

      Saudara januar, siapa yang bilang SBY tidak maha memecat? Ia bisa memecat siapapun? Saudara jangan menganggap suatu kebenaran itu kebenaran berdasar pengalaman saja. SBY berhak memecat siapapun dan kapan pun. Mengapa ia tidak melakukannya pasti karena berbagai perhitungan, entah politik, dsb. Saya rasa Januar pasti lebih tahu soal politik di Indonesia.

      Yesus tahu hari kiamat. Ia Mahatahu karena dia Allah. Namun, dalam posisinya sebagai anak, Ia tidak boleh memberitahunya. Silahkan baca penjelasan saya kepada Boboboy di atas, semoga Januar bisa mengerti ya.

  6. cucucahyati says:

    Kalian ini mengikuti ajaran Kristen Paulus bukan ajaran Kristen Yesus/Nabi Isa AS, Apakah Yesus Disunat?YA Apakah umat kristen disunat?Mayoritas Tidak. Semua Umat Islam disunat. Apakah Yesus Melarang Makan Babi?YA, Apakah umat kriten makan Babi?YA, Umat Islam Tidak Makan Babi. Apakah Yesus Melarang Minum Alkohol?YA, Umat Kristen Minum Alkohol/Wine di rumah ibadahnya. Jadi Kami Umat Islam itu sebenarnya lebih kristen dari umat kristen itu sendiri karena mengikuti Ajaran Yesus/Nabi Isa AS dan Nabi Muhammad adalah utusan terakhir Allah (meneruskan dan meluruskan ajaran atau kitab kitab sebelumnya). Seperti Yesus meneruskan Nabi Musa.
    Jadi hemat saya Coba kalian belajar kitab suci kalian dari bahasa yang dipakai Yesus yaitu Aramaik kalaupun tidak bisa dapat carilah yang terdekat atau versi2 awal yang belum terkontaminasi oleh tangan2 manusia. Karena suatu kitab suci yang sudah banyak dimanipulasi dan banyak di revisi bukanlah firman Allah. Kitab Suci Kalian itu banyak sekali versinya dan satu sama lain banyak yang tidak sama.
    Sebagai pencerahan buat ente boleh liat dan didengar dimanapun dari ujung dunia ke ujung dunia. Kita sebagai umat islam apabila seseorang (entah orang indonesia orang bule orang jerman) membacakan salah satu surat dari Al-Quran dan orang itu salah sedikit saja pasti ada orang lain yang membenarkannya.
    FYI di kitab suci Al-Quran ada satu surat yang khusus mengenai ibunda dari yesus/Nabi Isa AS yaitu Surat Maryam ditulis dengan sangat mengagungkan ibu dari Nabi Isa/Yesus. Apakah di Bible ada? ingat pepatah ada 3 orang yang harus kamu hormati no.1 Ibu No.2 Ibu No.3 Bapak, lah wong kitab sucinya tidak mengaggungkan ibunya sendiri yang melahirkannya. berarti siapa yang lebih menghormati ibu dari Yesus?Siapa yang lebih mencintai Yesus?
    Bagaimana dengan umat kalian ibadah saja hanya seminggu sekali bagaimana bisa memahami kitab suci.BULLSHIT semua pernyataan ente diatas. Jadi kembalilah mas daniel dan nugroho ke ajaran yang benar yaitu ajaran Yesus/Nabi Isa AS bkan ajaran Paulus. Sukur2 ente mau coba Baca Al-Quran yang ada terjemahaannya biar ente kebuka matanya otaknya

    1. Nugroho2014 says:

      Terimakasih rekan cucucahyati atas komentarnya.

      Saya perlu menegaskan bahwa Paulus tidak bertentangan dengan Yesus, Anda jangan membuat pernyataan sembarangan. Bahkan Paulus menyatakan “bukan diri kami yang kami beritakan, tetapi Yesus Kristus sebagai Tuhan..” (2 Korintus 4:5). Atau juga “Dari Paulus, seorang rasul, bukan karena manusia, juga bukan oleh seorang manusia, melainkan oleh Yesus Kristus dan Allah, Bapa, yang telah membangkitkan Dia dari antara orang mati..” (Galatia 1:1).

      Umat Kristen tidak minum alkohol seperti yang Anda bayangkan. Itu hanyalah sebagai simbol peringatan akan perjamuan yang Yesus lakukan. Bisa dibaca dalam 1 Korintus 11:23-27.

      Kalau memang Alkitab berbeda dan telah terkontaminasi, sudah seharusnya kisah memalukan tentang kematian Yesus dihapus dari dulu-dulu bukan? Contohnya saja umat Islam meniadakan kisah Nabi Isa yang mati di salib. Tapi nyatanya kisah Yesus yang mati di kayu salib tetap eksis sampai sekarang. Itulah yang membuat saya yakin Alkitab adalah benar Firman Allah. Lalu, kalau memang Alkitab bukan firman Allah, masakan Allah tidak berkuasa memusnahkannya? Mari berpikir logis!

      Terakhir, hidup Kristen lebih daripada yang Anda bayangkan dan lihat. Lebih daripada ibadah sekali seminggu, lebih esensi daripada soal sunat-tidak disunat, makan babi-tidak makan babi, minum alkohol atau tidak minum. Hidup Kristen itu soal percaya kepada Yesus sebagai juruselamat dan membiarkan hidup dipimpin oleh Roh Allah. Roh yang akan membimbing kepada kebaikan dan kerukunan, saling mengasihi, saling menghormati.

  7. Nugroho Daniel says:

    Sebelum hari kiamat nanti Nabi ISA Alaihis Salaam atau yg selama ini menurut anda Yesus, akan turun ke bumi untuk MELURUSKAN KESALAHPAHAMAN SELAMA INI sebagaimana yg sudah diterangkan baik didalam Al-Quran maupun Injil.

    Matius 7:21 “Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku (Yesus): Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.

    Matius 7:22 “Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?”

    Matius 7:23 “Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!”

    1. Daniel Sihombing says:

      Untuk saudara Nugroho Daniel, sampai kini, tidak ada kesalahpahaman antara Injil dan Al-quran. Memang keduanya berbeda. Memang berbeda mas, kalau sama pasti baik Kristen dan Islam memakai satu kitab suci kan? Untuk ayat-ayat yang mas Daniel Nugroho kutip di atas itu memiliki konteks seperti ini mas:

      Bahwa orang Kristen sekalipun yang melakukan banyak perbuatan baik: seperti bernubuat, mengusir setan, bahkan melakukan banyak mukjizat, itu tidak pasti masuk ke dalam Sorga. Mengapa? Karena yang akan masuk ke sorga adalah orang-orang yang melakukan kehendak Bapa. Melakukan kehendak Bapa menuntut ketaatan yang maksimal. Percaya dan mengaku bahwa Yesus adalah Tuhan hanya langkah awal menjadi Kristen, namun, ketaatan penuh dituntut untuk melakukan kehendak Bapa. Kehendak bapa itu apa saja? Silahkan mas cari tahu sendiri. Salah satunya adalah mengasihi sesame manusia, bahkan mengasihi orang yang membenci kita.”Tetapi kepada kamu, yang mendengarkan Aku, Aku berkata: Kasihilah musuhmu 1 , berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu;” (Mat 6:27)

    2. Bambang says:

      Yesus anak Tuhan apa Tuhan… ???
      saya jadi bingung … klw dia Tuhan bapa itu siapa…. klw dia anak Tuhan berarti dia ngk Tuhan… klw dia Tuhan .. bapa itu siapa…?!! ngk masuk akal nih… maaf… cuma ingin tau ajha… trimakasih

      1. Daniel Sihombing says:

        Memang membingungkan bagi yang baru pertama kali mendengarnya. Memang tidak masuk akal bagi yang tidak mengimaninya karena sampai kapan pun kita tidak akan pernah mungkin mengerti atau memahami Allah. Namun, sebagai pengenalan bagi Bambang, Yesus dan Bapa adalah pribadi yang sama, yang adalah Tuhan. Logika Bambang yang mengatakan bahwa “kalau dia anak Tuhan berarti dia gak Tuhan” rasanya hanya berlandaskan pengertian manusia biasa pada umumnya. Rasanya logika itu tidak pas atau tidak tepat digunakan untuk mengenal Allah.

        Jika Bambang masih tertarik untuk menggali lebih jauh, silahkan membaca artikel berikut ini: Siapakah yesus yang sebenarnya? dan Makna Kata Anak Manusia dalam Injil

        Salam.

      2. Anonymous says:

        syaloom saudaraku bambang yg terkasih dalam YESUS KRISTUS TUHAN KITA SEMUA Ameeen, saudara bambang hendaknya dibimbing oleh pendeta agar lbh mengerti dan mengenal YESUS KRISTUS SEBAGAI TUHAN DAN JURUSELAMAT dan saudara bambang harus mengikhlaskan hati ,pikiran ,tubuh dan jiwa agar ROH UDUS yang memimpin saudara bambang agar lbh mengerti ameen gbu,.

  8. Bambang Pamungkas says:

    Sebelum hari kiamat nanti Nabi ISA Alaihis Salaam atau yg menurut anda Yesus, akan turun ke bumi untuk MELURUSKAN KESALAHPAHAMAN SELAMA INI sebagaimana yg sudah diterangkan baik didalam Al-Quran maupun Injil.

    Matius 7:21 “Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku (Yesus): Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.

    Matius 7:22 “Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?”

    Matius 7:23 “Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!”

    1. Daniel Sihombing says:

      Wah, seperti mas Nugroho Daniel dan mas Bambang Pamungkas orang yang sama.

      TIdak ada kesalahpahaman antara Injil dan Alquran. Memang keduanya berbeda mas. Makanya digunakannya juga berbeda kan. Dan rasanya Yesus datang kelak bukan untuk meluruskan perbedaan/ kesalahpahaman. Ia datang untuk menghakimi.

      Konteks ayat yang mas kutip itu bahwa orang-orang yang berseru kepada Yesus, yang bernubuat, mengusir setan, dan melakukan banyak mukjizat belum tentu masuk ke sorga. Ayat itu cukup jelas. SIapa yang akan masuk ke sorga? Orang yang melakukan kehendak Bapa. Melakukan kehendak bapa itu membutuhkan ketaatan. Salah satu kehendak bapa itu mengasihi semua orang, termasuk orang yang membenci kita. “Tetapi kepada kamu, yang mendengarkan Aku, Aku berkata: Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu;” (Matius 6:27)

      Tetapi kepada kamu, yang mendengarkan Aku, Aku berkata: Kasihilah musuhmu 1 , berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu;

  9. agung says:

    Di komentar anda mengatakan bahwa:
    “Bahwa orang Kristen sekalipun yang melakukan banyak perbuatan baik: seperti bernubuat, mengusir setan, bahkan melakukan banyak mukjizat, itu TIDAK PASTI masuk ke dalam Sorga”
    bukankan disebutkan bahwa setiap orang kristen yang percaya bahwa yesus sebagai sang juru selamat dan penebus dosa pasti akan masuk sorga? lalu apa artinya penyaliban sebagai penebusan dosa manusia jika masih TIDAK PASTI masuk sorga? bukankah kalau sudah ditebus dosanya semua dosa otomatis hilang dan PASTI masuk sorga?

    Analogi SBY sebagai presiden dan ketua demokrat tidak relevan sebagai pembanding antara ANAK dan BAPA:
    jika harga BBM mau naik (dan presiden telah setuju) apakah SBY sebagai ketua demokrat tidak tahu kapan BBM akan naik?
    apakah dia akan berkata saat ditanya pers:
    “Tetapi tentang hari kenaikan bbm atau saat itu tidak seorangpun yang tahu, dan Anakpun tidak (sebagai ketua demokrat), hanya Bapa saja (sebagai presiden)”
    karena SBY sebagai 1 individu memiliki berbagai fungsi (sebagai presiden, ketua demokrat,kepala rumah tangga,dll) tentu apapun informasi yang diberikan oleh orang kepada presiden sby, dia pasti bakal tahu. apakah mungkin sby bilang kepada menterinya “waduh, saya ngak tahu karena saat ini saya sedang menjalankan fungsi jadi ketua demokrat”?
    atau misal ditanya sama istrinya saat dirumah “kapan bbm naik?” apakah mungkin dijawab sby “saya tidak tahu, hanya pak presiden yang tahu”…apakah jawaban itu logis?walaupun sby saat itu sedang menjalankan fungsi sebagai suami.

    Analogi tentang seorang tetangga dan ketua lelang juga lemah karena
    – orang tersebut memang TAHU tapi tidak mau memberi tahu.
    sedang pada kalimat diatas jelas bahwa:
    Markus 13:32: “Tetapi tentang hari atau saat itu TIDAK SEORANGPUN yang tahu, malaikat-malaikat di surga TIDAK, dan Anakpun TIDAK, HANYA Bapa saja.”
    menunjukan tentang kiamat kalau tidak ada manusia atau bahkan malaikat atau bahkan nabi yang mengetahui kapan akan terjadi, tetapi HANYA Tuhan yang tahu saja.

  10. Injilku Yang Ternoda says:

    NABI ISA BERPEGANG PADA HUKUM TAURAT

    Orang Kristen boleh saja berdalih, semua dalil yang ada dalam perjanjian lama sudah tidak relevan dengan apa yang orang Kristen imani saat ini, karena orang Kristen hanya menggunakan perjanjian Baru. Dengan kata lain semua hukum dalam perjanjian lama adalah Hukum Taurat Musa , sedang sekarang yang dipakai oleh orang Kristen adalah Hukum Paulus.

    Namun perlu diingat, bahwa Yesus datang ke dunia bukan untuk mengganti hukum Taurat dengan hukum yang baru, melainkan untuk menyempurnakannya. Berikut kita simak perkataan Yesus tentang hukum Taurat.

    Matius 5 : 17
    Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.

    Mazmur 19 : 8
    Taurat Tuhan itu sempurna, menyegarkan jiwa; Peraturan TUHAN itu teguh, memberikan hikmat kepada orang yang tak berpengalaman.

    Ibrani 10 : 28
    Jika ada orang yang menolak hukum Musa, ia dihukum mati tanpa belas kasihan atas keterangan dua atau tiga orang saksi.

    BANDINGKAN PAULUS MENOLAK HUKUM TAURAT

    ROMA 3 : 20
    Sebab tidak seorangpun yang dapat dibenarkan di hadapan Allah oleh karena melakukan hukum Taurat, karena justru oleh hukum Taurat orang mengenal dosa.

    ROMA 4 : 15
    Karena hukum Taurat membangkitkan murka, tetapi di mana tidak ada hukum Taurat, di situ tidak ada juga pelanggaran.

    ROMA 7 : 6
    Tetapi sekarang kita telah dibebaskan dari hukum Taurat, sebab kita telah mati bagi dia, yang mengurung kita, sehingga kita sekarang melayani dalam keadaan baru menurut Roh dan bukan dalam keadaan lama menurut huruf hukum Taurat.

    ROMA 5 : 20
    Tetapi hukum Taurat ditambahkan, supaya pelanggaran menjadi semakin banyak; dan di mana dosa bertambah banyak, di sana kasih karunia menjadi berlimpah-limpah,

    Komentar :
    Dari penjelasan dalil di atas, Nampak sekali Paulus begitu berani menentang apa yang difirmankan oleh Tuhan. Kenapa ? karena itu memang sudah menjadi wataknya. Salah satu watak Paulus yang kemudian diwariskan kepada semua pengikutnya adalah suka berbohong. Coba perhatikan pekataan Paulus yang membolehkan berbohong demi kemuliaann Tuhan versinya sendiri.

    Roma 3 : 7
    Tetapi jika kebenaran Allah oleh dustaku semakin melimpah bagi kemuliaan-Nya, mengapa aku masih dihakimi lagi sebagai orang berdosa?

    NAH SEMUA DALIL TENTANG PEMBATALAN HUKUM TAURAT BERSUMBER DARI PAULUS DALAM SURATNYA YANG DIKIRIM KEPADA JEMAAT DI ROMA, PADAHAL YESUS MENGATAKAN ORANG YANG MENOLAK HUKUM TAURAT SEHARUSNYA DIHUKUM MATI.

    MENGAPA PAULUS MENOLAK HUKUM TAURAT MUSA?

    KARENA BANYAK SEKALI SYARI’AT DARI TAURAT MUSA YANG MEMBERATKAN PAULUS, DAN TIDAK SEJALAN DENGAN AJARAN BARUNYA. MISALNYA : DALAM TAURAT DIHARAMKAN BABI, DIWAJIBKAN SUNAT, MATI PAKAI KAIN KAFAN DSB. KITA LIHAT DALAM PEMBAHASAN LALU, AJARAN PAULUS MENENTANG APA YANG ADA DALAM TAURAT MUSA.

    TAMBAHAN
    Baca lagi ayat ayat injil di bawah ini :
    ROMA 3 : 20
    ROMA 4 : 15
    ROMA 5 : 20

    Dalam ayat –ayat itu, jelaskan sekali penolakan Paulus terhadap aturan-aturan (Taurat).
    Paulus mengatakan adanya Taurat menyebabkan orang mengenal dosa.

    Kalau ada aturan pasti ada ketaatan dan pelanggaran. Yang taat dapat pahala. Yang melanggar dapat dosa. Adanya peraturan bukan untuk memunculkan pelanggaran. Tapi untuk mengatur kehidupan agar jadi lebih baik. Apakah adanya peraturan lalu lintas, bertujuan untuk memunculkan ada pelanggaran? Atau kecelakaan? Apakah adanya undang-undang korupsi bertujuan untuk memunculkan koruptor? Bagaimana jika tidak ada undang-undang itu????

    1. Daniel Sihombing says:

      Untuk Mas Muh Ikhwan,

      Saya pikir asumsi mas bahwa orang Kristen berdalih (Perjanjian Lama tidak relevan) tidak berdasar. Perjanjian lama tetap menjadi pegangan umat kristiani. Namun, hukuman akibat dosa dan cara menebus/ penebusan dosa yang berubah. Kini, hukuman akibat dosa sudah digantikan oleh Yesus dengan kematian-Nya di kayu salib. Umat kristiani tidak lagi mengimani jika berbuat salah, kita harus mengurbankan kambing/domba seperti yang dituliskan oleh Musa di Perjanjian Lama. Pegangan hidup umat kristiani adalah pengorbanan Kristus di kayu salib yang menyelamatkan manusia dari hukuman yang pantas diterimanya karena telah berdosa.

      Ijinkan saya melengkapi ayat-ayat yang dikutip oleh Mas Muh. Ikhwan (saya berharap mas mampu melihat konteks ayat tersebut, dan bukan hanya mencomot atau mengutip ayat-ayat sembarangan):

      Roma 3:20-24:
      20 Sebab tidak seorangpun yang dapat dibenarkan di hadapan Allah oleh karena melakukan hukum Taurat, karena justru oleh hukum Taurat orang mengenal dosa.

      21 Tetapi sekarang, tanpa hukum Taurat kebenaran Allah telah dinyatakan, seperti yang disaksikan dalam Kitab Taurat dan Kitab-kitab para nabi,

      22 yaitu kebenaran Allah karena iman dalam Yesus Kristus bagi semua orang yang percaya. Sebab tidak ada perbedaan.

      23 Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,

      24 dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus.

      Roma 4:15-16
      15 Karena hukum Taurat membangkitkan murka, tetapi di mana tidak ada hukum Taurat, di situ tidak ada juga pelanggaran.

      16 Karena itulah kebenaran berdasarkan iman supaya merupakan kasih karunia, sehingga janji itu berlaku bagi semua keturunan Abraham, bukan hanya bagi mereka yang hidup dari hukum Taurat, tetapi juga bagi mereka yang hidup dari iman Abraham. Sebab Abraham adalah bapa kita semua,

      Roma 7:4-7
      4 Sebab itu, saudara-saudaraku, kamu juga telah mati bagi hukum Taurat oleh tubuh Kristus, supaya kamu menjadi milik orang lain, yaitu milik Dia, yang telah dibangkitkan dari antara orang mati, agar kita berbuah bagi Allah.

      5 Sebab waktu kita masih hidup di dalam daging, hawa nafsu dosa, yang dirangsang oleh hukum Taurat, bekerja dalam anggota-anggota tubuh kita, agar kita berbuah bagi maut.

      6 Tetapi sekarang kita telah dibebaskan dari hukum Taurat, sebab kita telah mati bagi dia, yang mengurung kita, sehingga kita sekarang melayani dalam keadaan baru menurut Roh dan bukan dalam keadaan lama menurut huruf hukum Taurat.

      7 Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Apakah hukum Taurat itu dosa? Sekali-kali tidak! Sebaliknya, justru oleh hukum Taurat aku telah mengenal dosa. Karena aku juga tidak tahu apa itu keinginan, kalau hukum Taurat tidak mengatakan: “Jangan mengingini!”

      Roma 5:17-21
      17 Sebab, jika oleh dosa satu orang, maut telah berkuasa oleh satu orang itu, maka lebih benar lagi mereka, yang telah menerima kelimpahan kasih karunia dan anugerah kebenaran, akan hidup dan berkuasa oleh karena satu orang itu, yaitu Yesus Kristus.

      18 Sebab itu, sama seperti oleh satu pelanggaran semua orang beroleh penghukuman, demikian pula oleh satu perbuatan kebenaran semua orang beroleh pembenaran untuk hidup.

      19 Jadi sama seperti oleh ketidaktaatan satu orang semua orang telah menjadi orang berdosa, demikian pula oleh ketaatan satu orang semua orang menjadi orang benar.

      20 Tetapi hukum Taurat ditambahkan, supaya pelanggaran menjadi semakin banyak; dan di mana dosa bertambah banyak, di sana kasih karunia menjadi berlimpah-limpah,

      21 supaya, sama seperti dosa berkuasa dalam alam maut, demikian kasih karunia akan berkuasa oleh kebenaran untuk hidup yang kekal, oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.

      Dari konteks ayat yang saya kutipkan di atas, Paulus ingin membandingkan hidup di bawah hokum taurat (larangan, perintah, dsb) untuk hidup benar dan tidak berdosa itu tidak dapat/ mustahil kita lakukan. Artinya, kita pasti berdosa. Dan hukuman dosa adalah maut atau kematian, atau bahasa umumnya neraka. Namun, karunia Allah melalui pengorbanan Yesus dan kebangkitan-Nya telah menebus seluruh hukuman itu. Memang kita berdosa, namun dengan beriman kepad Yesus, maka semua dosa-dosa kita sudah ditebus.

  11. Injilku Yang Ternoda says:

    dan semakin sering orang kristen membantah, maka semakin jelas saja bahwa dasar pijakan mereka sukar diterima logika. bagaimana mungkin orang kristen mengimani sesuatu yang sukar diterima oleh logika dan kemudian dijadikan sebagai sumber kebenaran??? banyak ayat2 dalam bibel yang saling kontradiksi, dan bertentangan dengan ilmu pengetahuan. lantas kenapa kalian tetap keukeh dengan kebenarannya??? bukankah kalian meyakini bahwa bibel adalah wahyu/perkataan Tuhan??? sekiranya bibel adalah firman Tuhan, maka takkan ada ayat yang berlawanan dengan ilmu pengetahuan karena Tuhan Maha Tau, dan jika bibel adalah Firmah/Wahyu Tuhan, maka takkan ada juga ayat yang saling bentrok atau menganulir ayat yang lain, karena suatu hal yang mustahi bila Tuhan berlaku tidak konsisten….

    1. Anonymous says:

      Syaloom saudaraku #injil yg ternoda, agar lebih terbuka dan dewasa iman kau saudaraku hendaknya lihat dan tontonlah video youtube kesaksian SAIFUDIN IBRAHIM ok disitu akan diterangkan semuanya ttg alquran dan ALKITAB

    2. herdi says:

      Syaloom saudaraku #injil yg ternoda, agar lebih terbuka dan dewasa iman kau saudaraku hendaknya lihat dan tontonlah video youtube kesaksian SAIFUDIN IBRAHIM ok disitu akan diterangkan semuanya ttg alquran dan ALKITAB

  12. Budi Darmansyah says:

    Markus 13:32: “Tetapi tentang hari atau saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di surga tidak, dan Anakpun tidak, HANYA BAPA SAJA.”

    Cari dan bantahlah ayat ini dengan ayat pendukung lain dari kitab suci anda (injil)… bukan dengan logika dan berandai-andai, karena setiap orang akan sangat mungkin memiliki jawaban yang berbeda atas hal tsb dan itu akan sangat tidak memuaskan…
    Bandingkan jika Islam menjawab pertanyaaan2 kristen, mereka akan mengutip minimal satu ayat dalam Al Qur’an dalam menjawab pertanyaan. Bahkan orang awampun dapat dengan mudah copas ayat itu, karena dimanapun dan sampai kapanpun ayat2 Al Qur’an adalah sama.

    Jika tidak ada ayat lain yg mampu menerangkan & menegaskan ayat diatas, silahkan gunakan logika anda tentang siapa yesus sebenarnya…

    1. marcelwalukow says:

      Filipi 2:5-11 (TB) Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,
      yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,
      melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.
      Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
      Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,
      supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi,
      dan segala lidah mengaku: “Yesus Kristus adalah Tuhan,” bagi kemuliaan Allah, Bapa!

      http://www.bibleforandroid.com/v/8819b282d98f

  13. Love Allah says:

    kenapa Alqur’an diturunkan dan dijelaskan dalam Alquran Allah SWT yang menjaganya? Karena Kenapa Karena Kitab-kitab terdahulu sebelum Alquran semuanya sudah ada campur tangan manusia, dengan kata lain sebagian ayat-ayatx tuh palsu

  14. amin ahmad says:

    Wallamiyaqullahuqufuwanahad
    ( IYA TIDAK BERANAK DAN TIDAK PULA DIPERANAKAN)

    1. Daniel Sihombing says:

      Halo amin ahmad,

      Fakta bahwa Allah dapat “dilahirkan” atau “melahirkan”, “diperanakkan oleh seorang anak manusia” inilah yang menjadi alasan utama bagi orang-orang di luar kepercayaan kristiani menolak mengakui bahwa Yesus adalah Tuhan. Bagi mereka, tidak mungkin Allah beranak. Atau seorang manusia dapat dianggap sebagai Tuhan. Mengapa? Ya, karena tidak sesuai dengan logika pikiran mereka. Tidak dapat dicerna oleh pikiran manusia.

      Lalu, jika kita ingin menggali lebih jauh mengenai kelahiran Yesus dari Alkitab, saya yakin Anda akan kecewa. Sebab, di seluruh Alkitab, tidak ada penjelasan mengenai bagaimana Maria dapat hamil. Atau bagaimana proses biologis mengenai asal usul Yesus. Bagaimana bayi Yesus tiba-tiba ada di rahim Maria? Atau apakah mungkin Allah beranak atau melahirkan. Tidak ada sama sekali.

      Yang ada di dalam Matius 1 dan Lukas 1 (Injil yang mengisahkan kelahiran Yesus) adalah pemberitaan mengenai Allah yang menjelma menjadi manusia, melalui Yesus. Dan untuk maksud itu, Allah memakai seorang wanita muda biasa di kota Nazaret untuk mewujudkan atau menggenapi rencana itu. Tentang bagaimana hal itu bias terlaksana atau bagaimana proses atau caranya, tidak dijelaskan kepada kita. Peristiwa penjelmaan Allah menjadi manusia adalah misteri. Misteri kelahiran Yesus yang sampai hari ini akan terus menjadi tanda tanya.

      Lantas, apa yang harus kita lakukan dengan misteri ini? Dibiarkan atau didiamkan saja? Diabaikan dan diangggap tidak ada karena itu tidak dapat kita cerna? Atau disangkal? Tidak. Misteri itu ternyata diterima dan diakui oleh Gereja melakukan Pengakuan Iman Rasuli atau ucapan Aku Percaya. Tiap minggu, kita mengucapkannya, “Aku percaya kepada Yesus Kristus, anak-Nya yang tunggal, Tuhan kita, yang dikandung daripada Roh Kudus, lahir dari anak dara Maria…”

      Lantas mengapa harus Yesus? Mengapa Allah [harus] menjadi manusia? silahkan baca di http://128.199.241.187/church/ilustrasi-natal-allah-menjadi-manusia

      1. hamba allah says:

        untuk bpk daniel.

        mengenai kelahiran yesus ya? bagaimana bisa Dia berada dirahim seorang perawan bernama maria?
        coba difikir bagai mana adam bisa ada? dia tidak ber-ayah dan tidak ber-ibu.

        dan kalau maria melahirkan tuhan, maria bakal jadi hamba nya? sedangkan anak harus taat kepada ibunya. dan kalau anak maria adalah tuhan jadi maria harus bagaimana ?

        1. Daniel Sihombing says:

          Dear bapak Panji Nugroho, ijinkan saya bertanya dahulu:
          Pernah saya bertanya kepada seorang teman saya yang muslim semasa berkuliah di Bandung dahulu. Apakah Allah ada di dalam ruangan kuliah ini? Ia menjawab, ya tentu. Lalu, apakah Allah bisa masuk ke dalam rumah kita? Tentu bisa, Allah Mahakuasa. Ia bisa melakukan apa saja. Masuk ke dalam hati kita? Bisa saja. Kan Allah Mahakuasa. Masuk ke dalam rahim seorang wanita? Ia kemudian terdiam. Kalau Allah mau masuk ke ruangan kuliah, ke rumah kita, ke hati kita, atau bahkan ke rahim seorang wanita, Ia tentu saja bisa melakukan semuanya itu. Lantas, yang jadi pertanyaan, Jika Allah tidak dilahirkan, bagaimana Ia datang ke dunia? Apakah ada yang bisa menjawabnya?

          Bagaimana pendapat bapak?
          Salam.

          1. Anon says:

            Maaf nih pak daniel saya hanya mau mengingatkan kalau pertanyaan dari hamba Allah diatas belum terjawab tetapi bapak malah balik bertanya?

            Kalau mau nanya lagi toh dijawab dulu pertanyaan sebelumnya pak

          2. herdi says:

            syaloom bapak nugroho kasihTUHAN YESUS KRISTUS BESERTA KITA SEMUA AMEEN..PAK NUGROHO bicara kpd org yg blom atw tdk mau menerima YESUS sebagai TUHAN DAN JURUSELAMAT nya pribadi ,maka bapak seperti akan berbicara dengan tembok kd akan sia2, ..jd hendaknya dia HARUS menerima YESUS terlebih dahulu sebagai TUHAN DAN JURUSELAMAT PRIBADINYA baru dia akan mengerti dan dipenuhi oleh ROH KUDUS AMEEN

  15. savana khonabdulmalikaladzmat says:

    kalau yesus itu ALLAH yg turun kebumi tp sbagai anak walau tdk boleh kasih tau hari kiamat…harusnya jgn bilang nggak tau walaupun padahal tahu karna akan di kira berbohong,tau bilang nggak tau….knp ga bilang itu urusan tuhan….bukti yesus memang tdk tahu karna yesus bkn tuhan…..tuhan tdk akan pernah berbohong..krn bohong itu sifat tercela dan cacat sendgkan ALLAH maha sempurna,maha suci dr sifat yg tdk baik…..

    1. Daniel Sihombing says:

      Hi savana, sampai dua kali mengirimkan komentar. Saya hanya ingin menyampaikan satu hal saja, bukan karena seseorang tidak tahu sesuatu hal atau ia tidak mau memberitahu/ mengatakannya, kita mengatakan dia berbohong. Berbohong itu dari satu sisi saja–sisi manusia (yang ingin tahu hari kiamat kapan). Sesungguhnya, Yesus dan Allah sendiri pun tahu hari kiamat kapan akan datang, tapi Ia tidak memberi tahunya. Apalagi kepada Anda dan saya, kepada manusia. Jadi, seperti Allah yang tidak ingin memberi tahu kapan kiamat akan datang, seperti itulah Yesus, ia tidak akan memberi tahu kapan kiamat itu datang. Sampai di tahap ini, apakah Anda tetap menganggap bahwa Yesus itu berbohong? Atau Allah yang berbohong?

  16. savana khonabdulmalikaladzmat says:

    kalau yesus itu ALLAH yg maha mengetahui yg sdg turun ke bumi knp yesus berkata tdk tahu kapan hari kiamat? kalau tau bilang tdk tau apakah bkn bohong namanya,,,knp tdk bilang kiamat iti urusan tuhan….biar gak dibilang bohong..maha suci ALLAH dr sifat tercela/sifat bohong….

    1. Daniel Sihombing says:

      Hi savana, sampai dua kali mengirimkan komentar. Saya hanya ingin menyampaikan satu hal saja, bukan karena seseorang tidak tahu sesuatu hal atau ia tidak mau memberitahu/ mengatakannya, kita mengatakan dia berbohong. Berbohong itu dari satu sisi saja–sisi manusia (yang ingin tahu hari kiamat kapan). Sesungguhnya, Yesus dan Allah sendiri pun tahu hari kiamat kapan akan datang, tapi Ia tidak memberi tahunya. Apalagi kepada Anda dan saya, kepada manusia. Jadi, seperti Allah yang tidak ingin memberi tahu kapan kiamat akan datang, seperti itulah Yesus, ia tidak akan memberi tahu kapan kiamat itu datang. Sampai di tahap ini, apakah Anda tetap menganggap bahwa Yesus itu berbohong? Atau Allah yang berbohong?

  17. Penasaran says:

    Udah jelas dikatakan yg tahu hanya bapak. Bukan anak.tuh lihat pake hanya. Anak pun tidak. Yg tahu hanya bapak. Konteks awalnya itu kiamat itu tidak seorang pun tahu. Bukan kimat itu tidak seorangpun dikasi tahu.coba bdakan antara mengetahui dan tidak dikasi tahu.konteks awalnya lihat coba. Tidak sesorangpun mengetahui kapan kiamat terjadi. Bukan tidak seorangpun dikasi tahu kapan kiamat terjadi.

    1. Daniel Sihombing says:

      Allah mengetahui kapan kiamat terjadi. Begitu pula dengan Yesus, karena Yesus adalah Allah.

  18. yadislorok says:

    manusia tidaklah akan bisa memberi ilham atau hidayah…kita hanya bisa memberitahukan dan mengajak kepada yang benar…tapi hanya Allah SWT lah yg dapat membuka mata hati manusia yang tersesat….semoga kita semua mendapat rahmatnya….amin

    1. Daniel Sihombing says:

      Amin pak. Tulisan di dalam website ini tidak akan memaksa atau mengajak orang untuk berubah kepercayaan. Kami hanya menuliskan kisah dan kepercayaan kami. Hanya ingin berbagi

  19. parulian says:

    SIAP-SIAP MENINGGALKAN ISLAM.

    BATU HAJAR ASWAD DAN BATU RUKUN YAMANI.
    Siapakah sebenarnya batu-batu ini?
    Apakah batu-batu ini adalah alloh?
    Apakah tujuan naik haji hanya untuk mengusap batu-batu ini?
    Apakah batu-batu ini yang disembah waktu sholat?

    INI BUKTI MENGENAI AJARAN BATU WASIAT SEPERTI LAMPU ALADIN
    sabda Nabi shallallahu alaihi wa sallam, “Sesungguhnya, mengusap Hajar Aswad dan Rukun Yamani dapat menghapuskan dosa-dosa.” (HR. Ahmad dari Ibnu Umar, dinyatakan shahih oleh Al-Albany dalam Shahih Al-Jami, no. 2194)

    1. Daniel Sihombing says:

      Tidak perlu menghasut atau marah-marah Pak Luhut. Website ini tidak untuk mengajak atau meminta orang menjadi percaya atau mengikut Kristus.
      Terima kasih buat komentarnya.

      Salam

  20. parulian says:

    KESAKSIAN YESUS TENTANG DIRINYA.
    Yohanes 5:19-47 (TB) Maka Yesus menjawab mereka, kata-Nya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Anak tidak dapat mengerjakan sesuatu dari diri-Nya sendiri, jikalau tidak Ia melihat Bapa mengerjakannya; sebab apa yang dikerjakan Bapa, itu juga yang dikerjakan Anak.
    Sebab Bapa mengasihi Anak dan Ia menunjukkan kepada-Nya segala sesuatu yang dikerjakan-Nya sendiri, bahkan Ia akan menunjukkan kepada-Nya pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar lagi dari pada pekerjaan-pekerjaan itu, sehingga kamu menjadi heran.
    Sebab sama seperti Bapa membangkitkan orang-orang mati dan menghidupkannya, demikian juga Anak menghidupkan barangsiapa yang dikehendaki-Nya.
    Bapa tidak menghakimi siapa pun, melainkan telah menyerahkan penghakiman itu seluruhnya kepada Anak,
    supaya semua orang menghormati Anak sama seperti mereka menghormati Bapa. Barangsiapa tidak menghormati Anak, ia juga tidak menghormati Bapa, yang mengutus Dia.
    Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup.
    Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya saatnya akan tiba dan sudah tiba, bahwa orang-orang mati akan mendengar suara Anak Allah, dan mereka yang mendengarnya, akan hidup.
    Sebab sama seperti Bapa mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri, demikian juga diberikan-Nya Anak mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri.
    Dan Ia telah memberikan kuasa kepada-Nya untuk menghakimi, karena Ia adalah Anak Manusia.
    Janganlah kamu heran akan hal itu, sebab saatnya akan tiba, bahwa semua orang yang di dalam kuburan akan mendengar suara-Nya,
    dan mereka yang telah berbuat baik akan keluar dan bangkit untuk hidup yang kekal, tetapi mereka yang telah berbuat jahat akan bangkit untuk dihukum.
    Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku.
    Kalau Aku bersaksi tentang diri-Ku sendiri, maka kesaksian-Ku itu tidak benar;
    ada yang lain yang bersaksi tentang Aku dan Aku tahu, bahwa kesaksian yang diberikan-Nya tentang Aku adalah benar.
    Kamu telah mengirim utusan kepada Yohanes dan ia telah bersaksi tentang kebenaran;
    tetapi Aku tidak memerlukan kesaksian dari manusia, namun Aku mengatakan hal ini, supaya kamu diselamatkan.
    Ia adalah pelita yang menyala dan yang bercahaya dan kamu hanya mau menikmati seketika saja cahayanya itu.
    Tetapi Aku mempunyai suatu kesaksian yang lebih penting dari pada kesaksian Yohanes, yaitu segala pekerjaan yang diserahkan Bapa kepada-Ku, supaya Aku melaksanakannya. Pekerjaan itu juga yang Kukerjakan sekarang, dan itulah yang memberi kesaksian tentang Aku, bahwa Bapa yang mengutus Aku.
    Bapa yang mengutus Aku, Dialah yang bersaksi tentang Aku. Kamu tidak pernah mendengar suara-Nya, rupa-Nya pun tidak pernah kamu lihat,
    dan firman-Nya tidak menetap di dalam dirimu, sebab kamu tidak percaya kepada Dia yang diutus-Nya.
    Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa oleh-Nya kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku,
    namun kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu.
    Aku tidak memerlukan hormat dari manusia.
    Tetapi tentang kamu, memang Aku tahu bahwa di dalam hatimu kamu tidak mempunyai kasih akan Allah.
    Aku datang dalam nama Bapa-Ku dan kamu tidak menerima Aku; jikalau orang lain datang atas namanya sendiri, kamu akan menerima dia.
    Bagaimanakah kamu dapat percaya, kamu yang menerima hormat seorang dari yang lain dan yang tidak mencari hormat yang datang dari Allah yang Esa?
    Jangan kamu menyangka, bahwa Aku akan mendakwa kamu di hadapan Bapa; yang mendakwa kamu adalah Musa, yaitu Musa, yang kepadanya kamu menaruh pengharapanmu.
    Sebab jikalau kamu percaya kepada Musa, tentu kamu akan percaya juga kepada-Ku, sebab ia telah menulis tentang Aku.

    1. Daniel Sihombing says:

      Terima kasih untuk komentarnya bapak/ bang Parulian.

      Ketika Yesus ditanya kapan hari kiamat itu terjadi, Dia menjawab, “Tetapi tentang hari atau saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa saja” (Markus 13:32).

      Jawaban:

      Ayat ini paling sering dipergunakan orang-orang untuk menyerang sifat ke-Allah-an Yesus. Mereka beralasan, karena Yesus berkata Anak tidak tahu, maka Yesus tidak Mahatahu. Dan mereka sampai pada kesimpulan Yesus bukan Allah, sebab Allah Mahatahu. Karena Yesus tidak tahu hari kiamat, maka Yesus bukan Allah.

      Yesus adalah Allah, dan Ia mengetahui kapan kiamat akan terjadi.
      Namun, Yesus juga adalah Anak, dan Anak tiba memiliki kapasitas untuk mengatakan kapan kiamat itu terjadi.
      Jadi, percayakah kita bahwa Yesus adalah Allah?

      Salam kasih

      1. abideni says:

        apakah ada di alkitab menyebutkan aku adalah allah, allah adalah aku mohon pencerahannya bapak

  21. parulian says:

    Yesus berkata
    Matius 12:6, 8 (TB) Aku berkata kepadamu: Di sini ada yang melebihi Bait Allah.
    Karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.”

    http://www.bibleforandroid.com/v/8de75144b1de

  22. debater says:

    yesus sebagai manusia tidak tau kapan hari kiamat.

    yesus sebagai allah tau kapan hari kiamat.

    jasad manusia menghalangi yesus ilahi untuk tau kapan hari kiamat. dengan kata lain, ruh ilahi atau kita sebut tuhan dapat dihalangi oleh sesuatu? bukankah itu artinya tuhan terbatas?

    oke. anggaplah memang demikian. lalu ini paralel dengan cerita lain ketika yesus lapar. ketika tidak mengetahui sesuatu disamakan dengan lapar. yaitu bersifat kemanusiaan. tapi lapar dan tidak berpengetahuan itu berbeda. lapar bersifat fisik. sedangkan pengetahuan itu non fisik. dalam hal ini, bersifat roh. saya sebagai manusia biasa wajar kalau tidak tau segala hal, karena roh saya roh biasa. tapi yesus bukankah memiliki roh ilahi? seharusnya dia maha tau.

    1. Daniel Sihombing says:

      Halo debater.
      Yesus jelas tahu. Yang mengatakan Yesus tidak tahu hari kiamat kan penafsiran manusia sekarang. Sudah saya jelaskan dalam tulisan di atas, bahwa Yesus tahu hari kiamat. Namun, dalam rupa manusia, Ia tidak berhak untuk mengatakannya. Hanya Bapa yang boleh mengatakannya.

  23. Hutapea says:

    Terpujilah Tuhan.
    Allah yang rela menjadi manusia untuk menyelamatkan umat manusia.

  24. Yusri Triadi says:

    Analogi macam apa ini. Sudah jelas ada kalimat “Anak pun tidak” dan “HANYA BAPA”. Kalau udah jelas yesus bukan tuhan jangan dipaksakan mas. Toh yesus jugak gak pernah ngaku tuhan. Bener gak? Kalau sudah tertera ayat di Alkitab 1 ya 1 mas. Jgn kita berusaha menjelaskan dgn analogi. Kalau di Alkitab mas tertera pernyataan “1”, mas tdk perlu menjelaskan kalau 1 itu datang dari 2-1 atau 3-2 atau 55-54. Kalau satu ya satu, kalau “Anak” tdk tahu ya sudah kenapa repot. Mungkin ketuhanan yesus juga hasil analogi kali yak. Wkwkwk. Semoga Allah beri hidayah kepada mas agar masuk Islam

    1. Daniel Sihombing says:

      Terima kasih Mas Yusri. Itulah iman kristen mas. Kita tidak menerimanya mentah-mentah, melainkan kita diberikan hikmat dari Tuhan untuk belajar dan mengerti. Tujuannya? Ya supaya makin diteguhkan dalam iman. Anak tidak tahu. Tapi Yesus adalah Anak dan Allah sendiri. Sudah ada banyak tulisan lain yang memberikan bukti bahwa Yesus adalah Allah. Silahkan membacanya di website ini atau mencari tahu sendiri.

      Setahu saya, Alquran juga memiliki tafsirannya bukan? (mufassir) Seperti itulah kira-kira pendekatan logika yang saya gunakan untuk menjelaskan ayat-ayat Alkitab. Dengan begitu kita tahu konteks ayat dan maknanya. Sederhana kan?

  25. anonim says:

    Kerjaanmu ngeles aj pak pendeta,mending diam semakin bnyak kau bicara semakin nampak cacat bibelmu.smakin bnyak kau buat analogi,kmu makin mirip maling jemuran yg ketangkap basah,toh cuma nyapek2in bibirmu,knp bukan adam yg kau jdi kan tuhan,dia lebih hebat gk pnya ayah dan ibu,hihihiii,bobok sana mnum vitamin biar pintar

    1. Firman yang hilang says:

      Iyakan saja mas bro.. toh domba secerdas apapun kalo di ajak bicara sama manusia tetap saja ia domba, dan ga’ bakal jadi manusia. Manusia itu sendiri yang bakal kaya’ domba.
      Bayangkan kalo manusia ngembee’ di balik pohon, pasti dikirain domba beneran. Nah apa domba bisa nyanyi dibalik pohon?

    2. Daniel Sihombing says:

      Memang harus diakui, bahwa iman kepercayaan Kristiani yang paling mendasar (bahwa Yesus adalah Allah sendiri yang menjadi manusia) adalah ajaran agama paling tidak LOGIS dan kontroversial. Sudah banyak para pembaca mengirim melalui email atau komentar langsung, “Tidak mungkin Yesus bisa menjadi Tuhan sekaligus manusia”

      Wah, kalau kepercayaan seperti itu cuma bergantung pada kemampuan saya, maka saya pun terus terang mungkin sulit mempercayainya. Saya mempercayainya bukan karena logika saya setuju atau berkata “YA”, melainkan karena Tuhan sendiri yang menyatakannya. Bagi saya, itulah inti IMAN yang sebenarnya. Bukan saya mengerti, karena itu saya percaya, melainkan saya percaya, karena itu saya mengerti.

      Karena saya percaya bahwa Allah itu tanpa batas, maka saya bisa mengerti mengapa Dia melakukan apa yang telah Dia lakukan itu. Betapa celakanya manusia, sekiranya Allah tidak mau menjadi manusia. Betapa mengerikan kalau Allah cuma mau melakukan apa yang sesuai dengan logika atau nalar manusia.

      Saya bersyukur Dia bersedia melakukan hal-hal yang melampaui nalar sehat manusia dengan resiko, ya manusia TIDAK DAPAT MEMPERCAYAI-NYA. Misalnya, siapa–yang berdasarkan akal sehatnya–bisa percaya bahwa Allah menjadi manusia? Bisa mengasihi orang yang tidak pantas dikasihi? Bisa mengorbankan diri bagi kita yang sama sekali tidak pantas menerima pengorbanan?

      Saya tidak dapat membayangkan bagaimana nasib saya sendiri–sesuai logika–saya diharuskan membayar semua utang dosa saya. Seberapa banyak emas? Atau kambing dan sapi? Apakah cukup 1 ekor sapi atau kambing setiap tahunnya?

      Saya bersyukur, karena bukan yang masuk akal itu yang terjadi, tetapi yang melampaui akal. Allah rela menjadi manusia, menjadi sepenuhnya manusia seperti saya. Ibarat kita yang terperosok ke dalam jurang yang begitu dalam dan tidak berdaya lagi, Ia mau turun ke jurang itu, meraih kita, menggendong kita di bahu-Nya, dan mengangkat kita keluar. Ia tidak berteriak dari atas jurang menyuruh saya berbuat ini dan itu supaya saya selamat.

      Saya tidak meminta teman-teman atau para pembaca mengerti dan percaya. Tidak akan mungkin bisa. Dan tidak akan pernah mungkin terjadi. Percayalah dan terimalah Yesus dalam hatimu. Maka Ia akan membuat kita mengerti.

  26. Firman yang hilang says:

    Dari hasil argumen di atas, saya menarik sebuah kesimpulan
    – dengan menyudutkan kebenaran alkitab dan kebenaran yesus maka posisi yesus semakin tinggi dan semakin mulia.

    Sebagai bahan referensi logika, mungkin bgni crtanya
    Seandainya saya berbohong kepada seorang pembohong maka saya harus lebih pinTar berbohong dari orang itu, supaya saya tidak di bohongi

    KALO SAYA KATAKAN AYAH SAYA SEORANG YANG TIDAK BISA MATI, MAKA ORANG YANG MENDENGARKAN HARUS PERCAYA 100%, BAHKAN KALAU DIA MASIH BELUM PERCAYA, SAYA AKAN MENAMBAH KEBOHONGANKU…

    “AKHIR KATA SAYA HANYA BISA BILANG KALAU SEBENARNYA SAYA ADALAH tuhan, karena teman2ku menyebutku begitu”

  27. Muhammad Ali says:

    So. Kesimpulannya yesus tak sederajat sma Allah. karna dia tak tau kapan datangnya kiamat. pertanyaan sya Kenapa yesus yg derajatnya lebih rendah dari Allah malah disembah?

    1. Daniel Sihombing says:

      Kesimpulan bapak tidak berdasar sama sekali. Apa alasannya ya pak? Yesus disembah karena Dia adalah Allah, Tuhan, dan Juruselamat yang saya percaya. Ia menebus dosa-dosa saya.

    2. Daniel Sihombing says:

      Bapak belum membaca sampai kesimpulan. Silahkan membacanya kembali. “Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia [Yesus], sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.” (Kisah Para Rasul 4:12).

      Salam.

  28. pengamatsederhana says:

    kita mencari shabat bukan musuh.
    “Yesus adalah Allah, namun posisinya adalah sebagai Anak (inkarnasi menjadi wujud manusia).”
    (bila dianalogikan anak itu penerus bukan perwujudan bapa).
    kalau menjelaskan? Yesus adalah Allah, namun posisinya adalah sebagai Anak (inkarnasi menjadi wujud manusia). “ini sungguh tidak masuk akal”

    analogi setiap baru mau barang atau alat pasti ada manual book?
    sama halnya manusia mempunyai buku panduan? “bila buku panduan itu ditinggalkan dan diganti dngan sekedar percaya, bgaimana alat itu bisa berjalan/bgaimana manusia bisa paham” ?

    analogi buku yg kitasukai pasti akan kita beli bila ada edisi terbaru, bahkan misalnya buku itu menceritakan seorang hero dan di edisi terbaru hero itu diganti diteruskan anaknya atau yg lain.

    bila mau beranalogi lagi tentang tuhan yg menjelma ingin merasakan menjadi manusia berbahagia ingin dekat dngan hambnya (itu sungguh salah besar, karna penciptaan manusia adalah tangan tuhan kadarnya sudah diatur sdemikian rupa oleh tuhan, tuhan bisa melihat, mendengar, tuhan maha penyayang hingga menurunkan para nabi utk meluruskan yg tersesat)
    atas dasar apa tuhan menjelma? sdangkan dia berkuasa atas apa yg diciptakannya? sama halnya komunikasi tuhan dngan hambanya lewat para nabi.

    atas dasar apa tuhan rela disiksa oleh ciptaannya sedangkan dia yg menciptakannya?
    ini semua keliru kawan, andaisaja anda dilahirkan dari keturunan agama selain kristen anda bkalan membela habis2an agamamu. tapi kami gk , kami bukan ajaran yg turun temurun tapi kita mengkaji, membahas kitab kami dngan para ahlinya n kami tidak diajarkan utk sekedar percaya karena dunia ini fana. salam persaudaraan

    1. Daniel Sihombing says:

      salam persaudaraan juga! Saya sudah menyampaikan mengenai ke-tidak-masuk-akal-an inkarnasi Yesus sebagai Allah dan Anak dalam tulisan berjudul Tanggapan atas Keraguan Yesus Bukanlah Allah.
      Analogi buku dan hero rasanya tidak berhubungan dengan analogi yang saya sampaikan. Nabi memang hanya bisa meluruskan. Tapi apakah dia bisa menyelamatkan atau menghapuskan dosa? Yesus bisa!

  29. Joker says:

    Wkwkwk….agama kristen kocak bro, patung disembah….tolol banget…udh gitu gak tau hari kiamat lagi? Wkwkwk….tuhan apaan tu? Tuhan kw ye? Kw super atau grade ori? Wkwkwkwk…..gw ancurin patung yesus kagak kenapa napa, abis gw ancurin dikencingin ama kucing lagi…wkwkwkwk, tahu knapa gak terjadi apa2 ama gw, karena itu patung goblok, bukan tuhan….terus si patung juga yg menanggung dosa manusia? Wkwkwk….si patung udh mati ? Masa tuhan mati, yang benar bah? Lupa pake gameshark/cheat kali si patung ye ? Atau mungkin gak ada uang buat beli? Wkwkwk…..miskin amat lo jadi tuhan.
    Yg jelas bro sihombing ye, terserah lo mau pilih agama mane, pilihan masing2…. tapi gw cuma mau bilang pas tsunami di aceh maren semua ancur termasuk gereja kecuali mesjid…kasian gw ama lo bro sihombing, lo orang baik cuma salah jalan….

    1. Daniel Sihombing says:

      Umat Kristen tidak pernah menyembah patung. Coba om Joker bandingkan dengan jutaan umat islam yang mengelilingi sebuah monumen atau benda setiap tahunnya.
      Satu lagi, terima kasih sudah bilang saya orang baik. Salam kenal.

  30. Numpang Lewat says:

    Wkwkwk….agama kristen kocak bro, patung disembah….tolol banget…udh gitu gak tau hari kiamat lagi? Wkwkwk….tuhan apaan tu? Tuhan kw ye? Kw super atau grade ori? Wkwkwkwk…..gw ancurin patung yesus kagak kenapa napa, abis gw ancurin dikencingin ama kucing lagi…wkwkwkwk, tahu knapa gak terjadi apa2 ama gw, karena itu patung goblok, bukan tuhan….terus si patung juga yg menanggung dosa manusia? Wkwkwk….si patung udh mati ? Masa tuhan mati, yang benar bah? Lupa pake gameshark/cheat kali si patung ye ? Atau mungkin gak ada uang buat beli? Wkwkwk…..miskin amat lo jadi tuhan.
    Yg jelas bro sihombing ye, terserah lo mau pilih agama mane, pilihan masing2…. tapi gw cuma mau bilang pas tsunami di aceh maren semua ancur termasuk gereja kecuali mesjid…kasian gw ama lo bro sihombing, lo orang baik cuma salah jalan….

  31. herdi says:

    Syalom mas numpang lewat,saya liat dari bahasa tutur kata mas numpang lewat pasti bukan pengikut TUHAN YESUS KRISTUS. krn klu pengikut TUHAN YESUS KRISTUS pasti bahasa tutur katanya baik dan sopan dan tidak ada unsur penghinaan,.karena di dalam TUHAN YESUS KRISTUS itu ada KASIH dan KESELAMATAN ITU PASTI. Mas DANIEL hny menyampaikan KESELAMATAN Untuk mas semua yg belum menerima YESUS sebagai TUHAN dan JURUSELAMAT untuk ke SORGA PASTI

  32. herdi says:

    SYALOOM saudaraku coba buka di youtube ttg pak syafudin ibrahim dan kesaksiannya pak syfudin ibrahim telah DISELAMATKAN dan telah HIDUP BARU AMEEN GBU

  33. herdi says:

    Syaloom saudaraku,coba lihat di youtube ttg PAK SYAFUDIN IBRAHIM salah satu ahli tafsir dan mantan humas disalah satu pesantren terbesar diindramayu. Gbu

    1. Daniel Sihombing says:

      Terima kasih untuk Herdi, sungguh menguatkan dan mencerahkan.
      Salam

      1. herdi says:

        Sama2 pak daniel sihombing,teruslah ttp kabarkan berita keselamatan agar seluruh dunia menerima YESUS sebagai TUHAN DAN JURUSELAMAT MANUSIA khususnya INDONESIA krn BAGI TUHAN YESUS KRISTUS tidak ada yg mustahil AMEEEN GBU.

  34. Algojali Pane says:

    hahahaha…..kasian lihat muslim2 disini, senang sekali kalau Yesus bukan Tuhan !, hahahahaha……..,(sebelumnya salut buat Lae hombing …lanjutkan lae !) Alkitab itu Terdapat 39 kitab Perjanjian Lama dan 27 kitab Perjanjian Baru, buat muslim sukup satu ayat Matius 13:23 saja. inipun difahami dengan cara yang gampang dan mudah, seperngetahuannya.
    saran saya buat teman-teman muslim pelajari dulu !sebelum komentar biar kelihatan cerdas !, sekarang saya mau bertanya kepda muslim disini ! siapa ANAK yang dimaksud dalam ayat itu ? pasti jawaban anda ngaur ! karena anda tidak faham.

    1. Daniel Sihombing says:

      Amin, terima kasih untuk komentarnya Pak Pane. Memang susah pak untuk mereka mengerti karena mereka tidak terbiasa untuk mempelajari maksud dari ayat-ayat yang ada di kitab suci. Terpujilah nama Tuhan untuk selama-lamanya.

  35. cristian emanuel says:

    Kapan yesus ber agama kirsten..dan adaka h yesus bilang kalau diri nya orang kristen..saya pingin tau…

  36. cristian emanuel says:

    Saya lebih percaya bersama ajaran yesus. Tapi bukan ajaran kristen… Yesus tidak penah bilang bahwa agamanya kristen… Dan saya pun binggung yang memberi yeus itu agama kristen siapa…..

    1. Daniel Sihombing says:

      Itu pilihan bebas Christian. Yesus memang tidak membawa agama Kristen. Tidak perlu bingung, awal mula munculnya istilah “Kristen” atau “orang Kristen”, adalah sebutan para pemimpin Romawi kepada orang-orang yang mengikuti ajaran “Kristus” saat itu. Seiring berjalannya waktu, agama Kristen identik dengan orang yang percaya dan mengikuti ajaran Yesus Kristus.

  37. cristian emanuel says:

    Tuhan tidak perna berbohong kepada umat nya. Kalau yesus itu tuhan dia tidak mungkin bohong tidak tahu hari kiamat
    2. Dan yesus mati di salib oleh orang yahudi. Dan yesus mati penembus dosa manusia. Jadi kesmpulan nya kita ini pada masuk surga semua termasuk yg membunuh yesus..
    Pertanyaan saya: JIKA SAYA MEMEMPERKOSA MEMEMBUNUH DAN DLL.. Apaa saya masuk sorga. Kalau memang yeus mati di salib untuk menembus dosa manusia… Tlng jwaban trims

    1. Daniel Sihombing says:

      Apa kamu sudah percaya Yesus dengan semua ajarannya? Pertanyaan yang begitu kekanak-kanakan dan aneh sekali. Kalau kamu percaya Yesus, apa tega dan sampai hati amu untuk membunuh, memperkosa, atau melanggar pentindah dan ajarannya? Tidak perlu percaya Yesus pun, kamu seharusnya tidak melakukan hal itu.

    2. Anonymous says:

      Syaloom saudaraku christian TUHAN YESUS harus kamu akui dengan segenap hati dan untuk kamu agar mengerti apa dan siapakah TUHAN YESUS itu harus dengan iman mu dan dengan roh kamu harus menyembah dan bersekutu dengan TUHAN YESUS maka kamu akan mengerti siapakah TUHAN YESUS itu, tp klu kamu hanya mengandalkan pikiran dan otak kamu yg secuil n terbatas itu maka kamu tidak akan pernah bisa dan bahkan mustahil kamu akan mengerti siapa itu TUHAN YESUS KRISTUS Sebenarnya.Ameen. Gbu

      1. Daniel Sihombing says:

        Terima kasih untuk komentarnya. Salam dan Tuhan Yesus memberkati

  38. cristian emanuel says:

    Saya percaya yesus juru selamat..TAPI’ jika pak daniel menyinpang dari ajaran yesus tak ada harapan. Kecuali masuk neraka. ..

    Knapa saya islam dan tidak masuk ktisten .. Karna yesus islam dan saya pun islam.
    Knapa yyesus islam?
    Esensi dari islam kalimat LA ILAH ILLAH ALLAH!!
    Tiada tuhan yang berhak disebah kecuali allah.
    Maka yyesus itu nabi bukan tuhan.
    Bukti:
    Buka surat markus. 12:29 atau samuel 7:22 dan itu yesus sendri yang bilang..

    Saya senang punyteman seprti pak daneil… Dan agam a bukan untuk berdebat

    1. Daniel Sihombing says:

      Benar, agama bukan untuk diperdebatkan. Buat apa buang-buang waktu. Kalau menurut Saudara Cristian, Yesus hanya nabi dan bukan Tuhan, ya silahkan saja. Saya pun tidak ingin memaksa atau mempengaruhi saudara untuk percaya kepada Yesus. Percaya kepada Yesus adalah sebuah pengalaman pribadi, saat Cristian bisa merasakan sendiri kasih Yesus yang rela disalibkan untuk menanggung semua dosa-dosa kita. Itulah kasih yang sesungguhnya.

      1. Anonymous says:

        bukan mencari siapa yg menang dan siapa yg kalah, tp mencari kebenaran
        Pak Daniel…
        anda org terpelajar mari bicara pke logika…sya dgn anda sama2 punya akal (deal kan…??)
        klo cuma yesus yg dianggap tuhan oleh anda hnya karena beliau memiliki Ibu tanpa bapak (ortu)…
        knpa bukan Nabi Adam yg anda jadikan tuhan krna Nabi Adam tidak memiliki ibu dan bapak…???
        itu berdasarkan logika

        skarng berdasarkan ayat
        coba berikan kpda saya satu ayat saja yg menjelaskan bahwa yesus itu tuhan…. semisal yesus berkata “aku ini tuhan” dan “sembahlah aku” ada gk…???
        jika ada ayat yg menjelaskan sprti itu detik ini pun sya akan pindah agama…trims

  39. iwa says:

    Ulangan 6:4
    Dengarlah orang israel Tuhan itu Allah kita,, Tuhan itu Esa

    ”jadi yesus merintah bangsa israel Tuhan itu Allah,, dan dia Esa

  40. Anonymous says:

    Ulangan 6:4
    Dengarlah hai orang israel Tuhan itu Allah kita,, Tuhan itu Esa

    Berarti Tuhan itu satu Allah tidak 3

  41. Anonymous says:

    entah disadari atau tidak, semakin diberikan analogi, semakin nampak mana yang lebih superior/inferior antara Allah dan Yesus.

Leave a Reply

Your email address will not be published.