Browse By

Mengapa Umat Islam Tidak Menerima Yesus Adalah Allah?

Lalu lalang di forum-forum diskusi antar agama, saya mendapatkan satu fakta yang menjadi hambatan diskusi antara umat Islam dan Kristen. Hambatan yang paling utama adalah umat Islam tidak menerima Yesus adalah Allah seperti yang dinyatakan iman Kristen. Bagaimana pun bukti dan penjelasan yang diberikan, seakan-akan mental keluar bahkan sebelum direnungkan dalam pikiran. Apa sebenarnya yang menyebabkan umat Islam tidak menerima Yesus adalah Allah? Kita akan sama-sama merenungkannya bersama dalam artikel ini.

Catatan Penulis

Artikel ini diterjemahkan dari tulisan Nabeel Quareshi di christianity.com. Nabeel Qureshi adalah pembicara dari Ravi Zacharias International Ministry, dan penulis buku Seeking Allah, Finding Jesus: A Devout Muslim Encounters Christianity. Semoga artikel ini bisa membawa pencerahan pikiran baru bagi teman-teman umat Islam dan umat Kristen.

Mengapa Umat Islam Tidak Menerima Yesus Adalah Allah?

Dari setiap surat dalam Alquran yang dihafal oleh anak-anak, ada satu bagian yang lebih sering dilafalkan daripada bagian lainnya. Tidak panjang, hanya 3 ayat, tapi Muhammad mengajarkan bahwa bagian ini menjadi inti pengajaran Islam dan menjadikannya ayat terberat dalam Alquran. Ayat itu ialah ayat dari Surat Al-Ikhlas 112, dan berisi demikian: Katakanlah: “Dialah Allah…Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan…”

Dari seluruh pengajaran yang saya dapatkan, ajaran tentang “Tawhid”, keesaan Allah dan Allah tidak beranak dan tidak diperanakkan adalah yang paling masuk dalam kepala saya. Jadi ketika mendengar tentang Allah Tritunggal dalam Kristen, saya menolaknya mentah-mentah. Saya melihatnya sebagai ajaran tak beralasan dan menghina Allah yang Esa. Saya tak habis pikir bagaimana bisa Allah Tritunggal, Allah ada tiga namun tunggal? Itu kedengarannya mustahil dan terkesan memaksa.

Yang membuat persepsi terhadap Allah Tritunggal memburuk adalah tidak ada yang menjelaskan apa artinya Yesus adalah Anak Allah. Baik saya dan umat Islam di sekeliling saya cenderung berpikir Yesus ialah anak biologis dari Allah. Waktu itu saya berpikir seperti ini: Allah memutuskan untuk menciptakan allah lain, yakni Yesus. Itu berarti Yesus adalah allah bikinan. Dan nampaknya Alkitab mendukung pemikiran ini karena Yesus berkata dalam Yohanes 14:28, “sebab Bapa lebih besar dari pada Aku.” Ketika membuka Alkitab pun saya tidak bisa menemukan ajaran Tritunggal di dalamnya, dan pada akhirnya saya menyimpukan bahwa itu adalah ajaran yang menghina Allah yang Esa.

Sama seperti Nabeel Quareshi, inilah yang mungkin menjadi alasan umat Islam tidak menerima Yesus adalah Allah. Dan hampir seluruh umat Muslim percaya bahwa Tuhan yang disembah oleh orang Kristen adalah Tuhan yang mempunyai anak, yaitu Isa Al-Masih. Bahkan Alquran mengutuk orang yang mengatakan bahwa Isa Al-Masih adalah Anak Allah.

Lantas apa yang membuat Nabeel Quareshi berubah pikiran dan menerima Yesus adalah Allah?

Perubahan Pikiran

Segalanya berubah sejak saya mulai belajar sains dan Alkitab secara mendalam. Sains menunjukkan pada saya bahwa ada objek yang sangat kecil sehingga kita hanya bisa melihatnya lewat mikroskop. Dalam lingkup mikroskopik pun, ada banyak rahasia tersembunyi di dalamnya. Seperti hubungan atom dengan kuantum mekanik dan juga hubungannya dengan cahaya. Pemikiran para ilmuwan selama ini mengenai cahaya rupanya keliru, sebab cahaya adalah gelombang dan partikel secara bersamaan.

Jika objek di dunia ini saya membingungkan kita, bagaimana dengan Dia yang menciptakan dunia ini? Dengan Dia yang menciptakan pikiran kita? Sejak itulah saya berpikir Allah itu harusnya jauh lebih besar dan rumit daripada yang bisa dibayangkan. Jika saya bisa mengenalnya dan memahaminya dengan mudah, itu bukan Allah yang sebenarnya. Itu hanyalah allah dalam pikiran saya yang secuil ini.

Di jalan buntu itulah dengan angkuh saya coba membuka Alkitab dan melihat apa yang diajarkan di dalamnya. Meskipun tidak menggunakan istilah “Tritunggal”, ajaran Alkitab mutlak. “..bahwa Tuhanlah Allah, tidak ada yang lain kecuali Dia” (Ulangan 4:35) dan “TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!” (Ulangan 6:4). Meskipun demikian, ada saat di mana Allah terkesan jamak, “Baiklah Kita menjadikan manusia… (Kejadian 1:26) dan dalam Yohanes 1:1. Ada juga Allah Bapa, Allah Anak, dan Allah Roh Kudus yang ketiganya menggunakan nama YAHWEH (Matius 28:19, Filipi 2:11, Yesaya 45:22-23).

Jadi Alkitab mengajarkan Allah yang adalah Tritunggal, tiga pribadi dalam satu hakekat. Tentu ini bukanlah kontradiksi, sebab pribadi dan hakekat adalah hal yang berbeda. Hakekat Anda adalah apakah Anda, sedang pribadi Anda adalah siapa Anda. Contohnya hakekat saya satu yakni manusia, dan satu pribadi yaitu Nabeel Quareshi. Hakekat Allah satu yakni Allah dengan tiga pribadi Allah Bapa, Allah Anak, dan Allah Roh Kudus. Rumit? Tentu. Unik? Tentu.

Menerima Yesus adalah Allah

Menerima Yesus adalah Allah

Jadi Yesus adalah Anak Allah TIDAK menyatakan hubungan fisik, namun peran. Ini menjelaskan juga mengapa Bapa lebih besar daripada Yesus, namun di saat bersamaan adalah Allah. Sebagai ilustrasi, ijinkan saya menggunakan kisah saya sendiri. Ayah saya lebih besar daripada saya dalam perannya di rumah, tapi baik ayah dan saya punya hakekat sama yakni manusia. Saya lebih rendah dalam peran dan pribadi, namun sama dalam hakekat sebagai manusia. Jadi Bapa lebih besar dari Yesus dalam peran, namun secara hakekat adalah satu.

Merasa menemukan apa makna Allah Tritunggal yang sebenarnya, saya merasa bahwa inilah pribadi Allah yang sesungguhnya. Awalnya saya tidak mempercayainya sampai akhirnya saya percaya Injil dan segala hal ajaib yang Yesus lakukan. Saya mendapatkan bukti bahwa Yesus adalah Allah, Yesus tidak berbuat dosa dan Yesus bangkit dari kematian.

Semakin kita mengenal Allah dan memahami hakekatnya, hidup kita makin dipenuhi sukacita. Sukacita dan kasih Allah inilah yang ingin saya bagikan bagi orang-orang sekitar.

Sekian kisah dari Nabeel Quareshi. Semoga artikel di atas bisa menjadi pencerahaan bagi teman-teman yang masih bingung apa makna Tritunggal itu? Atau mengapa umat Kristen mempercayai Yesus sebagai Anak Allah. Buat teman-teman yang lain, semoga artikel ini bermanfaat untuk memahami latar belakang umat Islam dan menemukan cara yang baik menyampaikan kebenaran sesungguhnya mengenai Allah Tritunggal. Terimakasih.

Informasi :mengenai Nabeel Quareshi dan buku Seeking Allah, Finding Jesus: A Devout Muslim Encounters Christianity
Sumber gambar : reachingthenationsamongus.org

Recommended for you

82 thoughts on “Mengapa Umat Islam Tidak Menerima Yesus Adalah Allah?”

  1. antoni says:

    Komentar dikit ya.

    Dalam perjanjian lama, Allah pencipta menampakan pribadi tunggal sebagai YAHWE kepada bangsa Israel, tidak ada pribadi lain, satu pribadi dan satu hakekat. Oleh karena itulah sampai sekarang orang yahudi hanya mengakui satu Allah yaitu Yahwe. Allah itu esa dalam pengertian tunggal versi pikiran simple kita. Yang menarik sebenarnya isyarat bahwa hakekat Allah bukanlah satu pribadi seperti pengertian simple manusia sudah ada tanda2nya di perjanjian lama. Kata Elohim untuk menyebut Allah sendiri berarti jamak. Walapun tafsirnya cukup beragam. Nubuatan mengenai juru selamat yang punya kedekatan spesial dengan Allah Yahwe dan bahkan menggariskan kehidupannya secara detil ada di banyak kitab seperti yesaya, yeremia,Mazmur dll. Kalo bertumpu pada perjanjian lama saja cukup sulit untuk memetakan sesungguhnya bagaimana hakekat dari Allah Yahwe itu. Tapi begitu kita lihat perjanjian baru kita bisa lihat ada gambaran baru mengenai hakekat Allah. Memang tidak ada kata trinitas atau tritunggal dalam perjanjian baru, tapi pengertian trinitas ada. Yang memulai Yesus sendiri. Yesus yang mengajarkan mengenai hakekat Allah sebagai pribadi Bapa, Anak dan Roh Kudus. Kata Trinitas memang tidak ada, tapi kata Bapa, Anak dan Roh kudus jelas terlihat. Orang kristen tidak menciptakan trinitias tapi Yesus sendiri yang mengajarkan hakekat trinitas kepada kita.

    Bagaimana kita tahu bahwa Yesus menyebut diri-Nya sehakekat dengan Bapa. DIa menyebut aku berasal dari Bapa, Bapa dan Aku adalah satu. Pernyataan ini sudah membuat keheboban luar biasa karena menyamakan diri Yesus dengan Allah. Buktinya orang Yahudi sangat marah atas pernyataan Yesus. Apalagi dia menyebut bahwa anak manusia yaitu yesus sendiri berkuasa mengampuni dosa manusia. Mana ada manusia yang bisa mengampun dosa selain Allah. Kalo maksud yesus bukanlah menyamakan DIa dengan Allah pastilah orang yahudi tidak semarah itu dan tidak bernafsu sekali untuk membunuh Yesus. Seorang manusia menyamakan dirinya dengan Allah artinya menghujat Allah, DI hukum taurat jelas yang menghujat Allah hukumnya mati. Jadi yang mulai membingungkan definisi Allah adalah Yesus sendiri. Bukan paulus (banyak orang bilang biang kerok trinitas adalah paulus) , bukan murid2Nya dan tentu saja bukan orang kristen.

    Nah yang harus dicermati Yesus tidak menyebut dia adalah Allah loh tapi Anak yang punya kuasa atas manusia. Jadi pengertian anak disini bukan anak biologis seperti hubungan manusia tapi menunjukkan sehakekat. Contoh gampangnya Anak kunci, masak kunci punya anak. Tidak ada bapak kunci kan. Yesus menyebut Anak karena DIa keluar dari Bapa sehingga Bapa lebih besar dari DIa. Bukan mencipta loh, tapi keluar dari Bapa. ROh kudus juga disebut keluar dari Bapa. Akal kita mulai berpikit bahwa ternyata Allah itu adalah esa dalam arti satu kelembagaan. Satu hakekat dalam lembaga KeAllahan, Esa bukan lagi pengertian tunggal dalam segala aspek keAllahan. Pribadi dalam Allah ini tetap tunggal dalam menyatakan kehendakNya. Tidak mungkin ada perbedaan kehendak dalam menyatakan diri sebagai Allah.

    Kekristenan menyebut Yesus lebih tepat sebagai Tuhan atau kurios yang artinya penguasa atau dalam bahasa jawa biasa disebut gusti pangeran , utk menyebut raja jawa yang memerintah. Tidak tepat dikatakan Allah sebagai lembaga atau hakekat. Allah adalah sebutan kita menyebut pribadi Bapa, Anak dan Roh Kudus. Yesus adalah Tuhan kita artinya lembaga Allah menyatakan kepada manusia bahwa yang menjadi penguasa hidup manusia baik di bumi maupun di surga adalah Yesus. Bapa sudah menyerahkan kuasa pada Yesus. Pribadi Bapa tidak bisa dijangkau oleh manusia hanya oleh Yesus kita bisa punya kedekatan dengan Allah.
    Bagi saya sih tetap masuk akal loh yang namanya tritunggal itu, malah menunjukkan bahwa ooh ternyata Allah itu lebih rumit dari yang kita bayangkan…kelihatan tidak masuk akal tapi itulah faktanya…
    Jadi inget Hukum ketidakpastian Heisenberg, yang menyatakan bahwa kita tidak mennetukan secara bersamaan posis dan sekaligus jarak partikel. Sesuatu yang sangat aneh, bahwa partikel berperilaku bergantung pada mata pengamatnya. Hmmm aneh banget. Apalah soal teori relativitas, bagaimana waktu bisa melengkung coba, jadi bagaimana melogikakan bahwa ruang dan waktu itu adalah satu hakekat dimensi alam semesta kita. Hukum kuantum juga menyatakan bahwa ada dimensi lain dibalik lubang hitam…hmm aneh tapi itulah faktanya….

    sekian dulu deh, kepanjangan lagi…ntar disambung lagi ya

    1. David Moshe Rattu (@davemosherattu) says:

      Saya cuma ingin berkomentar saja bahwa anda sepemikiran dengan saya. Jadi ingin rasanya selalu bersama dalam hadirat Tuhan.

    2. charlie says:

      sebuah penjelasan yg sangat baik…

    3. Joyo says:

      Klw kalian benar2 mengikuti yesus tentu kalian semua.di khitan,tdk makan babi,dan juga tdk minum alkohol.

      1. Anonymous says:

        Justru karna kami mengikut Yesus, maka kami meninggalkan ajaran lama yang dari perjanjian lama menuju perjanjian baru.

        1. Khalifah says:

          Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi. Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perinJanganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi. Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga.” (Matius 5:17-20)tah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga.” (Matius 5:17-20)

      2. Melisa says:

        Matius 15:17-18
        (17) Tidak tahukah kamu bahwa segala sesuatu yang masuk ke dalam mulut turun ke dalam perut lalu dibuang di jamban? (18) Tetapi apa yang keluar dari mulut berasal dari hati dan itulah yang menajiskan orang

      3. Ivan says:

        Memangnya kalau dikhitan, tidak makan babi dan tidak minum alkohol artinya mengikuti Yesus ? Memangnya kalau melakukan yang kau sebutkan Yesus mengakui anda ?

    4. Mas Kuntadi says:

      Suka berputar-putar ya rupanya, Sebelum kalian mengatakan hal tersebut. Adapula orang Yahudi mengatakan Ezra itu anak Tuhan. Tetapi satu sama lain tidak mengakui saudara. Sebenarnya yang mengklaim itu orang-rang diluar nabi kan??

      Lalu bukankah agama itu sesuatu yang jelas tidak berputar-putar seperti itu?

  2. Ozy says:

    Bagaimana dengan :
    “Maka berkatalah Yesus kepadanya :”Enyahlah Iblis! Sebab ada tertulis : Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya Dia sajalah engkau berbakti!”. (Matius 4:10).

    Di akhir ayat tertulis “…dan hanya Dia sajalah engkau berbakti”. Jika Yesus adalah Tuhan mengapa mengapa tidak tertulis “…dan hanya Aku sajalah engkau berbakti”?

    1. hendra says:

      semua khotbah didalam perjalanan Yesus kebanyakan adalah perumpamaan, pada saat Ia dicobai Iblis Ia adalah sebagai manusia (anak domba Allah), hal itu dikatakan Yesus untuk menunjukan manusia hal-hal yang benar tentang apa yang harus dilakukan…

      1. roqimuqorrobin says:

        Iblis membawa Yesus

        “Kemudian Iblis membawa-Nya ke kota Suci dan menempatkan Dia di bubungan Bait Allah.” (Matius 4:5)

        Jika Yesus itu Tuhan, tidak mungkin Tuhan bisa dibawa-bawa oleh Iblis, apalagi ditempatkan oleh iblis di atas bubungan Bait Allah. Jika dia Tuhan, mana kekuasaannya sampai dia bisa dbawa-bawa oleh iblis? Hal ini terkesan seperti main-main saja, apalagi iblis memerintahkan agar Yesus meloncat dari bubungan Bait Allah.

        Setiap yang ditempatkan iblis ke atas bubungan Bait Allah, pasti dia bukan Tuhan.

        Yesus ditempatkan oleh iblis ke atas bubungan Bait Allah, berarti Yesus bukan Tuhan.
        Yesus dibawa iblis ke atas gunung

        “Dan Iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya.” (Matius 4:8).

        Seandainya Yesus itu Tuhan, tidak mungkin dia bisa dibawa-bawa oleh iblis, apalagi sampai ditempatkan oleh iblis di atas gunung yang sangat tinggi.

        Setiap yang dibawa-bawa oleh iblis ke atas gunung, pasti bukan Tuhan.

        Yesus dibawa-bawa oleh iblis ke atas gunung, berarti Yesus bukan Tuhan.

        1. Anonymous says:

          Karena iblis tau Yesus adalah Tuhan makanya dia merasa dapat kesempatan mempermainkan dan mencobai Tuhan saat Tuhan ber inkarnasi jadi manusia

    2. Ivan says:

      Itu namanya perumpamaan

  3. Anonymous says:

    kenapa kami umat islam tidak menerima yesus, karena yesus adalah manusia yang bisa dilihat sedangkan dlm kepercayaan kami Allah SWT itu gak bisa dilihat tetapi selalu dihati kami.. kami selalu dekat ama Allah SWT dmn pun kami berada, yesus itu manusia biasa yg dikorbankan oleh oran khafir quraisy..

    1. Daniel Sihombing says:

      Yesus benar adalah manusia. Namun Yesus juga adalah Allah. Yesus dikorbankan untuk menebus semua dosa dan kesalahan kita. Kita yang harusnya dihukum kini bebas dari hukuman.

      1. innaddiinaindallahilislam says:

        Sungguh Kristen menjadi agama yang paling mudah jika anda berkata seperti itu. Lalu siapa yang akan mengisi neraka?

        1. Daniel Sihombing says:

          Memang mudah. Sayapun bingung mengapa masih banyak yang menolak Yesus Kristus. Soal neraka, harusnya tidak ada yang mengisi neraka. Mengapa Anda mempermasalahkan neraka? Dan bukan berfokus pada sorga?

        2. hendra says:

          nerak diciptakan bukan untuk menghukum manusia, namun untuk lucifer/iblis, namun iblis menghasut manusia untuk melawan Allah dan manusia itu akan ikut bersamanya dineraka…
          namun karena manusia adalah ciptaan Alah yang penuh kasih, maka ia mengaruniakan keselamatan untuk kita..\
          salam damai kristus besertamu

        3. Ivan says:

          Yang mengisi neraka adalah baransiapa yang tidak menerima NamaNya dan kasih karunianya. Serta menolak kabar baik Nya

      2. Heri says:

        Brarti umat kristen pasti masuk syurga y…enek amat y bs berbuat dosa sesuka hati…sudah ada yg jamin masuk syurga

        1. Daniel Sihombing says:

          Pemikiran yang salah pak Heri. Menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat berarti “beralih” dari kehidupan yang seenaknya (berbuat dosa dan hidup asal-asalan) menjadi percaya dan melakukan perintah Tuhan. Jika masih berbuat dosa sesuka hati, mungkin perlu dipertanyakan, apakah mereka telah sungguh-sungguh percaya dan mengimani bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juruselamat?

          1. Anak SD says:

            Karena sudah ada yg menebusnya. Terusin aja dosanya

          2. ricky says:

            Yakobus 2 ayat 17 Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati.
            apalah arti kamu dapat menghafal ayat-ayat kitab suci tapi terus menipu, memfitnah bahkan membunuh sesama manusia? (kejadian ini terbukti ketika ahli taurat dan pengikutnya justru mendesak pengadilan untuk menghukum Yesus, bahkan bersedia menukar hukuman Yesus dengan penjahat lain yang benar benar pembunuh. sedangkan Yesus sendiri tidak melakukan tindakan yang menyebabkan kerugian)

          3. arifin says:

            oleh karena sudah ditebus dosanya makanya boleh makan babi yg awalnya haram,boleh minum anggur yg asalnya dilarang,dalam perjanjian lama,kan hukum dari perjanjian lama taurat sudah dianggap hilang

        2. Melisa says:

          Tidak pak. Itu suatu pemikiran yg salah. Dalam Efesus 2:8-10 dikatakan (8) Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, (9) itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri. (10) Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.

          Mengingat bahwa kita diselamatkan oleh karena kasih karunia, sudah sepatutnya kita berterimakasih atas hal ini dengan tidak hidup sesuka kita, melainkan hidup dalam Dia dalam kebenaran. Tuhan memberkati 🙂

      3. roqimuqorrobin says:

        Socianus (1539 – 1604)

        “Jika pengorbanan Yesus adalah mutlak dan tidak terbatas meliputi segalanya, maka manusia boleh bebas sepenuhnya berbuat sesuka hatinya. Dan jika doktrin penebusan dosa benar, maka humum Tuhan tidak lagi berlaku mengikat hamba-Nya, karena hukuman atas segala dosa telah dibayar oleh Yesus.”

        Dr. Cruden Alexander

        “Bahwa untuk tujuan pengorbanan seperti yang ditimpakan kepada Yesus dengan penderitaan dan kesengsaraan yang amat mengerikan, itu sangat memuakkan bagi pemikiran manusia modern dan dianggap suatu doktrin yang sangat menyeramkan.”

        George Bernard Shaw

        “Saya lebih suka memikul tanggung jawab moral saya, tidaklah baik lagi saya untuk membebankan dosa-dosa pada kambing hitam penebus dosa. Saya akan kurang berhati-hati terhadap dosa, apabila saya tahu bahwa hal itu sama sekali tidak merugikan saya.”

        William Ellery Charing (1780 – 1842)

        “Pengorbanan itu harus manusia yang melakukan untuk Tuhan, bukan Tuhan untuk manusia. Jika Yesus itu Tuhan, mengapa justru Tuhan yang mengorbankan diri-Nya untuk manusia? Ini tidak masuk akal sehat! Tuhan dapat saja mengampuni dosa-dosa manusia dengan tidak menggunakan kekerasan dan cara yang keji.” (disiksa sampai mati dipaku dikayu salib)

        1. ricky says:

          inilah kenapa ahok bilang kristen adalah agama yang konyol, orang orang kristen dengan segala dosanya justru dipastikan sudah selamat dari api neraka oleh Yesus, karena dia yang menebus dosanya.
          cukup percaya bahwa Yesus adalah juruselamat Tuhan kita dan melakukan iman maka kita pun masuk surga.
          Tuhan itu maha pemaaf saudaraku, melihat begitu banyak orang berdosa di dunia ini Allah mengirimkan anaknya yang tunggal untuk mati dihukum walaupun tidak pernah melakukan dosa sekalipun di hidupnya. Allah mempermudah jalan masuk ke surga, cukup melalui Yesus.

        2. Melisa says:

          Tidak pak. Itu suatu pemikiran yg salah. Dalam Efesus 2:8-10 dikatakan (8) Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, (9) itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri. (10) Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.

          Mengingat bahwa kita diselamatkan oleh karena kasih karunia, sudah sepatutnya kita berterimakasih atas hal ini dengan tidak hidup sesuka kita, melainkan hidup dalam Dia dalam kebenaran. Tuhan memberkati 🙂

        3. Ivan says:

          Tanggapan :
          1. Kalau anda sengaja menolak kasih karunia dan anugerahnya serta kehilangan keselamatan darinya bagaimana ?
          2.Upah dosa Ialah maut dan maut itu kekal oleh sebab itu upah dosa tersebut harus ditebus oleh darah yang kekal.
          3.Memangnya adna dapat sendiri menangung dosa dosa anda ?
          4.Kalau Tuhan mau mengorbankan dirinya untuk manusia memangnya tidak boleh ? Bukankah Dia maha kuasa sehingga Ia bisa melakukan apa saja ? Kalau Ia mau mennagung dosa manusia Dia dapat melakukanya bukan ? Bukankah Dia maha kuasa ?

      4. Anonymous says:

        Apakah tuhan maha tahu? Apa kah tuhan berbohong? Apa yesus tahu kpan kiamat saat dia ditanya kpan kiamat? Think??

    2. Budyanto says:

      berarti anda mengaku bahwa Alloh di mana saja, tetapi kenapa harus sembahyang harus ke mekah sana kiblatnya…harus ke timur…harus naik haji segala berkunjung ke rumah Alloh padahal bumi hanya tumpuan kakiNya aja..

  4. roy says:

    Di dalam Alkitab (Bibel) tidak pernah ada pernyataan yang sangat JELAS kalau YESUS itu mengatakan Dirinya adalah TUHAN..!!

    1. Daniel Sihombing says:

      Kita tidak perlu bukti tulisan untuk percaya bukan? Saya percaya karena saya mengimani bahwa Yesus sudah mati dan bangkit untuk menebus dosa saya. Kalau dia bukan Allah, bagaimana mungkin Ia dapat melakukan itu?

    2. edison says:

      Yohanes 13:13
      Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu benar, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan

    3. Ivan says:

      Kalau Yesus memang tidak mengaku bahwa Dia Tuhan memangnya kenapa ?
      Secara ginilah ya , Bnayak yang ngaku ngaku Tuhan tapi bukan tuhan kok ?
      Banyak yang mengaku ngaku Tuhan tapi tidak diakui!
      Kalau Yesus Dialah Tuhan dan juru selamat. Aku percaya Dialah Tuhan

  5. abi darda says:

    Seluruh umat islam akan menerima yesus sebagai allah, jika ada perkataan yesus yang mengatakan secara langsung dari mulutnya sendiri ” aku yesus adalah allah maka sembahlah aku “

    1. Daniel Sihombing says:

      Umat Kristen juga tidak mengharapkan orang-orang islam berpindah keyakinan dan percaya kepada Yesus Kristus setelah melihat tulisan di Alkitab. Percaya kepada Yesus bukanlah soal tulisan atau perkataan, melainkan sebuah pengalaman/ perjumpaan pribadi kepada Tuhan. Kami selalu berdoa suatu saat teman-teman memperoleh kesempatan berjumpa dengan Yesus secara pribadi.

    2. teguh says:

      Beberapa contoh ayat yang menyebutkan Yesus sebagai Tuhan dan Allah, sebagai Mesias, Kristus, Anak Allah, dan dengan demikian, sehakekat dengan Allah adalah:

      1. Di hadapan Mahkamah Agama, sebelum para tua-tua Yahudi membawa Yesus untuk dihukum mati, mereka bertanya, “Kalau begitu, Engkau ini Anak Allah?” (lih. juga, Mat 26:63, “…katakanlah kepada kami, apakah Engkau Mesias, Anak Allah, atau tidak?”). Jawab Yesus: “Kamu sendiri mengatakan, bahwa Akulah Anak Allah.” Lalu kata mereka: “Untuk apa kita perlu kesaksian lagi? Kita ini telah mendengarnya dari mulut-Nya sendiri.” (Luk 22:70-71).

      St. Thomas Aquinas dalam bukunya Catena Aurea menjelaskan ayat ini dalam Injil Matius, dengan mengutip pengajaran St. Ambrosius, “Tuhan Yesus lebih berkehendak untuk membuktikan bahwa diri-Nya adalah Raja [Anak Allah], daripada mengatakan bahwa diri-Nya sendiri adalah Raja [Anak Allah], sehingga mereka [para tua-tua Yahudi] tidak mempunyai alasan untuk menghukum-Nya, ketika mereka mengakui kebenaran yang atasnya mereka menuntut Dia. Maka Yesus berkata, “Kamu sendiri mengatakan bahwa Akulah Anak Allah.”

      Yesus menyatakan Diri-Nya sebagai Allah, dengan berkata, “Aku adalah… (I am)” yang mengacu pada perkataan Allah kepada nabi Musa pada semak yang berapi, “Aku adalah Aku, I am who I am” (lih. Kel 3:14). “Aku adalah Aku” adalah arti dari kata Yahweh. Istilah “Alfa dan Omega” (sebab awal dan tujuan akhir segala sesuatu), yang mengacu kepada Allah sendiri, juga dikatakan oleh Kristus tentang siapa Diri-Nya (Why 1:8, 21:6; 22:13). Itulah sebabnya Yesus mengatakan bahwa sebelum Abraham ada, Ia sudah ada terlebih dahulu (Yoh 8:58), dan justru karena jawaban ini, yang secara jelas menyatakan bahwa Ia adalah Allah, maka Yesus dijatuhi hukuman mati atas tuduhan menghujat Allah.

      Yesus juga jelas menyatakan bahwa Ia adalah Tuhan, “Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan.” (Yoh 13:13) Tidak ada seorang-pun yang lain, yang pernah berkata demikian.

      2. Ketika Rasul Tomas melihat Yesus yang telah bangkit dan menampakkan diri-Nya, ia berkata, “Ya, Tuhanku (Kurios/ Lord) dan Allahku (Theos/ God)” – (Yoh 20:28).

      Kitab Mazmur dalam Perjanjian Lama juga menyebut Allah dengan sebutan ‘Elohim’/ God, dan ‘Adonai’/ Lord, “Terjagalah dan bangunlah membela hakku, membela perkaraku, ya Allah [Elohim]-ku dan Tuhan [Adonai]-ku!” (Mzm 35:23).

      “Sebab kepada-Mu, ya TUHAN [YHWH/ Yehovah], aku berharap; Engkaulah yang akan menjawab, ya Tuhan [Adonai], Allahku [Elohim].” (Mzm 38:15)

      “Ya TUHAN [YHWH/ Yehovah], Tuhan [Adonai] kami, betapa mulianya nama-Mu di seluruh bumi! …. Ya TUHAN [YHWH/ Yehovah], Tuhan [Adonai] kami, betapa mulianya nama-Mu di seluruh bumi! (Mzm 8:1,9).

      Fakta bahwa Tuhan Yesus yang bangkit tidak mengatakan apapun yang menyanggah ucapan Tomas, menyatakan bahwa Ia membenarkan perkataan Tomas, dan bahkan meneguhkan kepercayaan Tomas dengan berkata, “Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya.” (Yoh 20:29). ‘Percaya’, yang dimaksud di sini adalah percaya bahwa Yesus adalah Tuhan dan Allah (Yoh 20:28), dan karena itu Ia dapat bangkit dari kematian, di mana kebangkitan-Nya merupakan kemenangan-Nya atas dosa dan maut.

    3. edison says:

      Matius 7:21-23
      7:21. Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.
      7:22 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?
      7:23 Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!”

      Yohanes 13:13
      Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu benar, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan

    4. Melisa says:

      Yohanes 13:13
      Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu benar, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan

      Itu pak ada perkataan Yesus😊

  6. roy says:

    Penyataan YESUS adalah TUHAN di dalam ALKITAB adalah sangat penting jika Beliau adalah TUHAN! , supaya tidak ada keraguan/distorsi dalam ALKITAB antara perkataan TUHAN atau perkataan RASUL/NABI yang kita imani, terima kasih.

    1. Melisa says:

      Yohanes 13:13
      Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu benar, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan

      Itu ya pak ada perkataan Yesus bahwa Dia adalah Tuhan😊

  7. Rahman says:

    Sesungguhnya Isa itu anak maryam, dia mengajarkan tentang hari kiamat. Maka ikutilah “aku”, karena inilah jalan yang lurus. Itu sabda dari Nabi Muhammad saw.

    1. Daniel Sihombing says:

      Isa (atau Yesus) memang adalah anak Maryam dan Yusuf. Itu fakta sejarah, karena Yesus memang lahir di dunia.
      Namun, Ia adalah Tuhan yang kemudian mengorbankan diri-Nya sendiri sebagai ganti dosa manusia, dan memberikan kita yang percaya kepada-Nya jaminan hidup yang kekal.

      1. Alex says:

        Ya kalem aja yg penting sama2 yakin dengan agama sendiri .. ILOVE islam

        1. Budyanto says:

          Saya tanya mas alex dulu…kalo 1 manusia terdiri dari apa saja ? kalo dak bisa jawab ya gak usah tanya iman kristen…gak bakalan nyambung mas..wong karna kitabmu bilang alloh gak mungkin beranak dan memperanakan….balik aja kalian lakum dilukum waliyadin. Saya pengikut Kristus mas, agama saya kristen mas karena kita warga negara yang baik ikut 5 agama yang di akui di Indonesia n tercatat di KTP.

  8. Saud says:

    Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.”
    Ucapan Yesus ini menjadi jelas, bahwa melalui Dia ..setiap orang yang percaya akan diselamatkan

  9. santoso-john says:

    Yehezkiel 23
    1. Datanglah firman TUHAN kepadaku:

    2. “Hai anak manusia, ada dua orang perempuan, anak dari satu ibu.

    3. Mereka bersundal di Mesir, mereka bersundal pada masa mudanya; di sana susunya dijamah-jamah dan dada keperawanannya dipegang-pegang.

    4. Nama yang tertua ialah Ohola dan nama adiknya ialah Oholiba. Mereka Aku punya dan mereka melahirkan anak-anak lelaki dan perempuan. Mengenai nama-nama mereka, Ohola ialah Samaria dan Oholiba ialah Yerusalem.

    5. Dan Ohola berzinah, sedang ia Aku punya. Ia sangat berahi kepada kekasih-kekasihnya, kepada orang Asyur, pahlawan-pahlawan perang,

    6. berpakaian kain ungu tua, bupati-bupati dan penguasa-penguasa, semuanya pemuda yang ganteng, pasukan kuda.

    7. Ia melakukan persundalannya dengan mereka, semuanya orang Asyur pilihan; ia menajiskan dirinya dengan semua orang, kepada siapa ia berahi dan dengan berhala-berhalanya.

    8. Ia tidak meninggalkan persundalannya yang dilakukannya sejak dari Mesir, sebab pada masa mudanya orang sudah menidurinya, dan mereka memegang-megang dada keperawanannya dan mencurahkan persundalan mereka kepadanya.

    9. Oleh sebab itu Aku menyerahkan dia ke dalam tangan kekasih-kekasihnya, dalam tangan orang Asyur, kepada siapa ia berahi.

    10. Mereka menyingkapkan auratnya, anak-anaknya lelaki dan perempuan ditangkap dan ia sendiri dibunuh dengan pedang. Dengan demikian namanya dipercakapkan di antara kaum perempuan sebab hukuman telah dijatuhkan atasnya.

    11. Walaupun hal itu dilihat oleh adiknya, Oholiba, ia lebih berahi lagi dan persundalannya melebihi lagi dari kakaknya.

    12. Ia berahi kepada orang Asyur, kepada bupati-bupati dan penguasa-penguasanya, kepada pahlawan-pahlawan perang yang pakaiannya sangat sempurna, kepada pasukan kuda, semuanya pemuda yang ganteng.

    13. Aku melihat bahwa ia menajiskan diri; kelakuan mereka berdua adalah sama.

    14. Bahkan, ia menambah persundalannya lagi: ia melihat laki-laki yang terukir pada dinding, gambar orang-orang Kasdim, diukir dalam warna linggam,

    15. pinggangnya diikat dengan ikat pinggang, kepalanya memakai serban yang berjuntai, semuanya kelihatan seperti perwira, yang menyerupai orang Babel dari Kasdim, tanah kelahiran mereka.

    16. Segera sesudah kelihatan oleh matanya ia berahi kepada mereka dan mengirim suruhan kepada mereka ke tanah Kasdim.

    17. Maka orang Babel datang kepadanya menikmati tempat tidur percintaan dan menajiskan dia dengan persundalan mereka; sesudah ia menjadi najis oleh mereka, ia meronta dari mereka.

    18. Oleh karena ia melakukan persundalannya dengan terang-terangan dan memperlihatkan sendiri auratnya, maka Aku menjauhkan diri karena jijik dari padanya, seperti Aku menjauhkan diri dari adiknya.

    19. Ia melakukan lebih banyak lagi persundalannya sambil teringat kepada masa mudanya, waktu ia bersundal di tanah Mesir.

    20. Ia berahi kepada kawan-kawannya bersundal, yang auratnya seperti aurat keledai dan zakarnya seperti zakar kuda.

    21. Engkau menginginkan kemesuman masa mudamu, waktu orang Mesir memegang-megang dadamu dan menjamah-jamah susu kegadisanmu

    1. eko says:

      22. Oleh sebab itu, hai Oholiba, beginilah firman Tuhan ALLAH, memang engkau sudah menjauhkan dirimu dari kekasih-kekasihmu, tetapi sungguh, Aku akan menyuruh mereka bergerak melawan engkau; Aku akan membawa mereka melawan engkau dari sekitarmu:

      23. orang Babel dan semua orang Kasdim, orang Pekod, orang Soa dan orang Koa, dan semua orang Asyur bersama mereka, pemuda yang ganteng, bupati-bupati dan para penguasa semuanya, perwira-perwira dan pahlawan-pahlawan perang, pasukan kuda semuanya.

      24. Mereka datang melawan engkau dengan banyak kereta dan roda-roda dan dengan sekumpulan bangsa-bangsa; mereka akan menyusun perisai besar dan kecil dan ketopong di sekitarmu melawan engkau, dan Aku akan menyerahkan perkara ini di hadapannya dan mereka akan menghakimi engkau menurut hukum mereka.

      25. Aku akan membalaskan cemburuan-Ku kepadamu, sehingga mereka memperlakukan engkau dengan kemurkaan, hidung dan telingamu akan dikerat dan sisamu akan mati rebah oleh pedang. Mereka akan menangkap anak-anakmu lelaki dan perempuan dan sisamu akan dimakan api.

      26. Mereka akan menelanjangi engkau dan merampas perhiasan-perhiasanmu.

      27. Aku akan membuat engkau menghentikan kemesumanmu dan persundalanmu sejak dari tanah Mesir, sehingga engkau tidak lagi melirik kepada mereka dan tidak lagi mengingat-ingat orang Mesir.

      28. Sebab beginilah firman Tuhan ALLAH: Lihat, Aku akan menyerahkan engkau ke dalam tangan orang yang kaubenci, walaupun engkau sudah menjauhkan diri dari mereka.

      29. Mereka akan memperlakukan engkau dengan kebencian dan akan merampas segala hasil jerih payahmu dan meninggalkan engkau telanjang bugil, sehingga aurat persundalanmu kelihatan. Kemesumanmu dan persundalanmu

      30. mendatangkan hal ini atasmu, karena engkau bersundal dengan mengandalkan bangsa-bangsa dan menajiskan dirimu dengan berhala-berhala mereka.

      31. Engkau hidup mengikuti kelakuan kakakmu, sebab itu Aku akan memberi engkau minum dari pialanya.

      32. Beginilah firman Tuhan ALLAH: Engkau harus minum dari piala kakakmu, piala yang dalam dan lebar mulutnya, yaitu piala yang banyak isinya; menjadi tertawaan dan olok-olok engkau.

      33. Engkau akan penuh kemabukan dan dukacita. Piala kengerian disertai kesunyian ialah piala kakakmu Samaria.

      34. Engkau meminumnya beserta ampasnya, sampai mengunggis pecahan-pecahannya dan engkau merabitkan susumu. Sebab Aku yang mengatakannya, demikianlah firman Tuhan ALLAH.

      35. Oleh sebab itu, beginilah firman Tuhan ALLAH: Oleh karena engkau melupakan Aku dan membelakangi Aku, sekarang tanggung sendirilah kemesumanmu dan persundalanmu.”

      36. Lalu TUHAN berfirman kepadaku: “Hai anak manusia, maukah engkau menghakimi Ohola dan Oholiba dan memberitahukan kepada mereka perbuatan-perbuatannya yang keji?

      37. Sebab mereka berzinah, tangan mereka berlumuran darah dan mereka berzinah dengan menyembah berhala-berhalanya, bahkan anak-anak lelaki mereka yang dilahirkan bagi-Ku dipersembahkannya sebagai korban dalam api kepada berhala-berhalanya menjadi makanan.

      38. Selain itu hal ini juga mereka lakukan terhadap Aku, mereka menajiskan tempat kudus-Ku pada hari itu dan melanggar kekudusan hari-hari Sabat-Ku.

      39. Dan sedang mereka menyembelih anak-anak mereka untuk berhala-berhalanya, mereka datang pada hari itu ke tempat kudus-Ku dan melanggar kekudusannya. Sungguh, inilah yang dilakukan mereka di dalam rumah-Ku.

      40. Tambahan lagi mereka meminta orang-orang datang dari tempat yang jauh dengan menyuruh suruhan memanggil mereka, dan sungguh, mereka datang. Demi kedatangan mereka engkau mandi bersih-bersih, mencalak alismu dan menghias dirimu dengan perhiasan-perhiasan.

      41. Engkau duduk di tempat tidur yang serba indah dan di hadapannya meja dengan hidangan yang disajikan; di atas tempat tidurmu itu kautaruh ukupan-Ku dan minyak-Ku.

      42. Lalu kedengaranlah suara keramaian hidup bersenang-senang padanya dan kepada orang-orang dari orang banyak ditambahkan lagi pemabuk-pemabuk dari padang gurun. Mereka mengenakan gelang pada tangannya dan mahkota kemuliaan di atas kepalanya.

      43. Aku berkata: Apakah bunga yang layu ini masih melakukan perzinahan? Orang bersundal dengan dia, bahkan dengan dia.

      44. Mereka datang kepadanya seperti orang mendatangi perempuan sundal. Demikianlah mereka datang kepada Ohola dan Oholiba untuk melakukan kemesuman.

      45. Tetapi orang-orang yang benar saleh akan menghakimi mereka seperti orang menghakimi perempuan-perempuan yang berzinah dan yang menumpahkan darah, sebab mereka adalah perempuan-perempuan berzinah dan tangan mereka berlumuran darah.”

      46. Sebab beginilah firman Tuhan ALLAH: “Biarlah bangkit sekumpulan orang melawan mereka dan biarkanlah mereka menjadi kengerian dan rampasan.

      47. Kumpulan orang ini akan melontari mereka dengan batu dan memancung mereka dengan pedangnya, membunuh anak-anak lelaki dan anak-anak perempuan mereka dan membakar habis rumah-rumah mereka.

      48. Aku akan menghentikan kemesuman di tanah itu dan semua kaum perempuan akan memperhatikan peringatan itu dan tidak akan melakukan kemesuman lagi seperti yang kamu lakukan.

      49. Orang akan membalaskan kemesumanmu atasmu dan kamu harus menanggung dosa-dosamu lantaran kamu menyembah berhala-berhala. Dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah Tuhan ALLAH.”

  10. Anonymous says:

    Yohanes 13 : 13
    Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan.

  11. mepal lumban gaok says:

    Yohanes 13 : 14
    Jadi jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamupun wajib saling membasuh kakimu;

  12. mepal lumban gaol says:

    Yohanes 13 : 14
    Jadi jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamupun wajib saling membasuh kakimu;

    Yohanes 13 : 13
    Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan.

  13. sultan,s.pdi says:

    dan satu lagi yesus juru selamat khusus untuk orang israil “paulus berkata sesuai dengan yang telah di janjikannya allah telah membangkitkan juru selamat untuk orang israil yaitu yesus(kisah para rasul 13 :23 ) maaf orang indonesia yesus bukan juru selamat untuk anda .

    1. Daniel Sihombing says:

      Maaf pak Sultan, saya rasa konteks Alkitab dan Alquran itu universal. Kata-kata yang ada di dalamnya pun, mohon jangan “mentah-mentah” diterjemahkan oleh pengetahuan yang terbatas. Bagi kami, umat Kristen yang mengimani Yesus, Yesus adalah Juru Selamat bagi seluruh manusia. Ingat, seluruh manusia. Jadi orang jahat pun atau orang non-kristen pun diselamatkan oleh Yesus.

      Terima kasih juga pak Sultan, sudah mau mengutip Alkitab dalam versi Indonesia dan bukan dalam bahasa arab, meskipun salah penulisannya.

    2. Charlie says:

      waduh ini asal komentar namanya… sudah jelas di Alkitab dikatakan Yesus datang ke dunia untuk SEGALA BANGSA… perhatikan ayat2 ini…
      Lalu kata malaikat itu kepada mereka: “Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa:… (Luk. 2:10).

      “Sekarang, Tuhan, biarkanlah hamba-Mu ini pergi dalam damai sejahtera, sesuai dengan firman-Mu,
      sebab mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu,
      yang telah Engkau sediakan di hadapan segala bangsa,
      yaitu terang yang menjadi penyataan bagi bangsa-bangsa lain dan menjadi kemuliaan bagi umat-Mu, Israel.” (Luk. 2:29-31)

      Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus… (Mat. 28:19)

    3. Anonymous says:

      Yohanis 3:16
      “Karena begitu besar Kasih Allah akan DUNIA INI, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya SETIAP ORANG yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal”

      Sangat jelas pak Sultan.
      Yesus adalah Tuhan dan Juru selamat bagi setiap orang di dunia ini, tapi yang percaya (beriman) kepada-Nya.

  14. Frida says:

    Sekiranya bapak klo mau berfikir pke logika dlu,,masa boar org yg jahat di selamatkn oleh yesus,berarti yesus ,embiarkn ummatnya berbuat apa sja yg mereka kehendaki,wow keren yah tuhanmu?????

    1. Daniel Sihombing says:

      Yesus datang untuk orang yang jahat dan yang baik, semua manusia. Ingat SEMUA manusia. Tidak ada perbedaan. Namun, tidak semua orang mengakui bahwa Ia adalah Tuhan dan Juruselamat. Itu bukan masalah. Hidup kan pilihan. Bagi yang sudah PERCAYA, tidak mungkin mereka berbuat APA SAJA yang mereka kehendaki. Kami, yang sudah PERCAYA kepada YESUS, akan hidup seturut dan sesuai perintah dan kehendak TUHAN. Jadi, kesimpulan Frida SALAH TOTAL atau SALAH BESAR. Yang hidup sesuai kehendak hati mereka saya yakin belum percaya YESUS. Salam.

    2. Vina says:

      Bu frida punya anak semata wayang umur 20an. Sebagai ilustrasi saja, anak ibu ketangkep polisi karena kedapatan ngedar narkoba, padahal ‘ngedarin’ belum tentu make narkoba. Dihukum Indonesia, tentu anak ibu sudah dipastikan kena hukuman. Sebagai seorang ibu, tentu ibu berharap agar ada pembebasan untuk anak ibu bahkan walaupun dengan pakai uang tutup mulut dsb. Atau kalau tidak ada jalan lain untuk bebasin anak ibu, setidaknya ada keringanan hukuman. Tentu itu yang didoakan semua orangtua jika anaknya bermasalah dengan narkotika.
      Manusia saja tahu dalam memberikan apa yang baik untuk anaknya, apa lagi Tuhan Yesus?
      Kalau manusia bisa berusaha melakukan apa saja untuk menyelamatkan orang yang dikasihi, apalagi Tuhan Yesus?
      Semua orang sejak masa adam dan hawa jatuh dalam dosa, maka kita semua pun sudah berdosa. Jika banyaknya orang jahat sekarang ini, karena mereka manusia yang ‘berdosa’ seperti kita juga yang berdosa.
      Untuk itulah Yesus datang karena Yesus tidak mau manusia dikuasai selamanya oleh si jahat. Tentu dengan cara yang luar biasa Yesus datang, Dia lahir dari seorang perawan, Dia mati untuk penebusan dosa.
      Sebagai manusia biasa, tentu kita beranggapan mustahil seorang perawan bisa melahirkan anak. Mana bisa manusia mengampuni dosa manusia?
      Jika kita memandang Allah sebagai Yang Esa, bukankah itu berarti Allah bisa melakukan apa saja yang Dia kehendaki?
      Apakah dia perlu minta ijin manusia untuk melakukan KaryaNya?
      Bencana alam, kelahiran, kematian, dan jalan hidup, apakah Allah mesti minta ijin ke manusia?
      Sebenarnya yang berkuasa siapa? Allah atau manusia? Kamu atau Tuhan?
      Tentang siapa yang mau Yesus selamatkan, itu urusan Tuhan, itu bentuk Kasih Tuhan.
      Tentang apakah jadi orang Kristen enak karena bisa melakukan apa saja yang dikehendaki, jawabannya, Tidak. Kenapa? Karena ada harga yang harus kami bayar dalam menjadi pengikut Yesus. Harga tersebut bukan materi. Tapi justru banyak yang akan menghina kami, memfitnah, akan dibenci, akan di ancam mati. Contoh: Kami kristen disebut menyembah berhala, disebut menghujat Allah (karena persoalan Trinitas), ada yang dibunuh karena dianggap kafir, dsb.
      Tapi kenapa kami masih bertahan dengan Yesus? Karena ada bentuk kasih sayang yang sudah terjalin.
      Bayangkan, adakah orang yang rela mati untuk kita? Mati dengan cara yang keji dan hina (penyaliban itu dianggap sebagai hukuman mati penjahat).
      Dengan semua kebaikan Yesus, apakah kami tega untuk hidup didunia dengan berbuat seenaknya?
      Kita punya orangtua biologis, ketika orantua sudah tua, apa kita tega membiarkan mereka hidup sendirian tanpa keluarga? Siapa yang akan merawat n menjaga mereka? Tentu itu jadi pergumulan batin kita.
      Demikian orang kristen yang dengan sengaja or tidak sengaja berbuat seenaknya, pada akhirnya kami akan merasa ada yang mengganjal dari dalam diri kami. Sebuah perasaan yang penuh dosa. Tapi kasih Yesus besar, seperti ke Esa an Allah yang melebihi batas kemampuan pikir dan diluar logika manusia. Sejauh apapun kami dari Tuhan, sedalam apapun kami jatuh, tangan Tuhan Yesus selalu terulur, walaupun kami lemah tidak berdaya, Yesus tidak pernah membiarkan kami sampai tergeletak dan Dia selalu siap nyambut kita kapanpun kita mau berbalik kepada Dia.

    3. Melisa says:

      Tidak bu. Itu suatu pemikiran yg salah. Dalam Efesus 2:8-10 dikatakan (8) Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, (9) itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri. (10) Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.

      Mengingat bahwa kita diselamatkan oleh karena kasih karunia, sudah sepatutnya kita berterimakasih atas hal ini dengan tidak hidup sesuka kita, melainkan hidup dalam Dia dalam kebenaran. Tuhan memberkati 🙂

  15. ferdian says:

    MATIUS 18. 6-11
    6.tetapi brangsiapa mnyesatkan salah satu dri ank2 kecil ini yg PERCAYA KEPADAKU, lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan di ikatkan pada lehernya lalu ia di tnggelamkan ke dalam laut .
    7.celakalah dunia dgn sgala penyesatannya : MEMANG PENYESATAN HARUS ADA. TETAPI CELAKALAH ORG YG MNGADAKAN.NY.
    8.jika tnganmu atau kakimu mnyesatkan engkau. Penggalah dan buanglah itu, krena lebih baik bagimu masuk ke dlm hidup dengan tangan kudung atau timpang dri pda dgn utuh kedua tangan dan kakimu di campakan ke dlm api kekal
    9.dan jika matamu mnyesatkan engkau, cungkilah dan buang lah itu. Karena lebih baik bagimu msuk ke dlm hdup dgn brmata satu dri pada di campakan ke dlm api neraka dgn brmata dua
    10. Ingatlah jgn mnganggap rendah dri anak anak kecil ini. Krena aku berkaata kpadamu : ada mlaikat mereka di sorga yg selalu memandang wajah bapaku yg di sorga
    11. KARENA ANAK MANUSIA DATANG UNTUK MENYELAMATKAN YG HILANG.
    (Berarti yesus juruselamat yg datang untuk mnyelamatkan kita yg tersesat .. kita yg kurang prcya agar kita bisa kembali ke jlan yg benar dan memuliakan allah tuhan kita )

  16. dodi subekti says:

    Sekali waktu Rasul Muhamad SAW juga pernah mengatakan “Aku Tuhanmu” dan syeh sitijenar pun mengatakan Aku adalah Tuhan, ttp syeh Sitijenar, katanya para wali tdk setuju ucapan Sitijenar, krn manusia blum tentu bisa menerima, klu analisa sy, Allah menciptakan semesta alam ini dlm 6 masa (klu dikristen 7 hari) (klu islam satu mada kita ga tau apakah satu hari, satu bln, satu tahun, satu juta tahun, tdk ada yg tau)dan Allah dlm keadaan payah, betapa petingnya penciptaan nya, berarti tdk main2. Dlm alquran pun manusia di dunia adalah yatim, dlm ilmu tawhid, manusia itu disebutkan dzat Allah, wujud Allah, mungkin teori realitivitas berupa partikel yg disrbut cahaya, selain dzat, asma Allah, afal Allah, sirr Allah dan nabi Musa kallammullah, nabi Isa Rohllah, nabi Muhamad Habbibullah dan ini syariat islam tdk dikenal, bisa2 biddah dan juga ada katomah, yg jelad taurat, zhabur, injil dan alquran afa benang merah, tata cara penyembahan/berserah diri kpd Allah itu sama, klu syariat kristen ke hereja, islam ke mesjid dll

    1. Budyanto says:

      Saya tanya mas dulu…kalo 1 manusia terdiri dari apa saja ? kalo dak bisa jawab ya gak usah tanya iman kristen…gak bakalan nyambung mas..wong karna kitabmu bilang alloh gak mungkin beranak dan memperanakan….balik aja kalian lakum dilukum waliyadin. Saya pengikut Kristus mas, agama saya kristen mas karena kita warga negara yang baik ikut 5 agama yang di akui di Indonesia n tercatat di KTP.

  17. Anonymous says:

    saya tidak ingin berdebat masalah agama…. tapi saya ralat sedikit yah tulisan diatas…

    ditulisan ini ada kutipan tentang surat Al Ikhlas… mohon maaf, surat Al Ikhlas itu ada 4 ayat :

    (1) Katakanlah Allah itu esa
    (2) Allah tidak bergantung pada apapun
    (3) Tidak beranak dan diperanakan
    (4) Dan tidak ada satupun yang menyerupai-Nya

    ayat ke-4 menyatakan bahwa Allah tidak serupa dengan apapun… makanya dalam akidah islam dilarang untuk membayangkan wujudnya Allah.

    terima kasih 🙂

  18. hikmat says:

    saya tidak ingin berdebat masalah agama…. tapi saya ralat sedikit yah tulisan diatas…

    ditulisan ini ada kutipan tentang surat Al Ikhlas… mohon maaf, surat Al Ikhlas itu ada 4 ayat :

    (1) Katakanlah Allah itu esa
    (2) Allah tidak bergantung pada apapun
    (3) Tidak beranak dan diperanakan
    (4) Dan tidak ada satupun yang menyerupai-Nya

    ayat ke-4 menyatakan bahwa Allah tidak serupa dengan apapun… makanya dalam akidah islam dilarang untuk membayangkan wujudnya Allah.

    terima kasih 🙂

    1. eko says:

      Yohane 14 :
      7. Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku. Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia.”

      8. Kata Filipus kepada-Nya: “Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami.”

      9. Kata Yesus kepadanya: “Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami.

      10. Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya.

      11. Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri.

      12. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa;

      13. dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak.

      14. Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya.”

      15. “Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku.

      16. Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya,

      17. yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.

      18. Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu. Aku datang kembali kepadamu.

  19. Roqi Muqorrobin says:

    Socianus (1539 – 1604)

    “Jika pengorbanan Yesus adalah mutlak dan tidak terbatas meliputi segalanya, maka manusia boleh bebas sepenuhnya berbuat sesuka hatinya. Dan jika doktrin penebusan dosa benar, maka humum Tuhan tidak lagi berlaku mengikat hamba-Nya, karena hukuman atas segala dosa telah dibayar oleh Yesus.”

    Dr. Cruden Alexander

    “Bahwa untuk tujuan pengorbanan seperti yang ditimpakan kepada Yesus dengan penderitaan dan kesengsaraan yang amat mengerikan, itu sangat memuakkan bagi pemikiran manusia modern dan dianggap suatu doktrin yang sangat menyeramkan.”

    George Bernard Shaw

    “Saya lebih suka memikul tanggung jawab moral saya, tidaklah baik lagi saya untuk membebankan dosa-dosa pada kambing hitam penebus dosa. Saya akan kurang berhati-hati terhadap dosa, apabila saya tahu bahwa hal itu sama sekali tidak merugikan saya.”

    William Ellery Charing (1780 – 1842)

    “Pengorbanan itu harus manusia yang melakukan untuk Tuhan, bukan Tuhan untuk manusia. Jika Yesus itu Tuhan, mengapa justru Tuhan yang mengorbankan diri-Nya untuk manusia? Ini tidak masuk akal sehat! Tuhan dapat saja mengampuni dosa-dosa manusia dengan tidak menggunakan kekerasan dan cara yang keji.” (disiksa sampai mati dipaku dikayu salib)

    1. eko says:

      atas pernyataan :
      “Socianus (1539 – 1604)

      “Jika pengorbanan Yesus adalah mutlak dan tidak terbatas meliputi segalanya, maka manusia boleh bebas sepenuhnya berbuat sesuka hatinya. Dan jika doktrin penebusan dosa benar, maka humum Tuhan tidak lagi berlaku mengikat hamba-Nya, karena hukuman atas segala dosa telah dibayar oleh Yesus.”

      Ada tertulis

      Yohanes 14 :
      23. Jawab Yesus: “Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia.

      24. Barangsiapa tidak mengasihi Aku, ia tidak menuruti firman-Ku; dan firman yang kamu dengar itu bukanlah dari pada-Ku, melainkan dari Bapa yang mengutus Aku.

      Ada tanggung jawab ketika seseorang sudah diampuni dosanya. yaitu mengikuti firman Tuhan

    2. eko says:

      Atas pernyataan :
      William Ellery Charing (1780 – 1842)

      “Pengorbanan itu harus manusia yang melakukan untuk Tuhan, bukan Tuhan untuk manusia. Jika Yesus itu Tuhan, mengapa justru Tuhan yang mengorbankan diri-Nya untuk manusia? Ini tidak masuk akal sehat! Tuhan dapat saja mengampuni dosa-dosa manusia dengan tidak menggunakan kekerasan dan cara yang keji.” (disiksa sampai mati dipaku dikayu salib)

      Ada tertulis =

      Kejadian 3 :

      9. Tetapi TUHAN Allah memanggil manusia itu dan berfirman kepadanya: “Di manakah engkau?”

      10. Ia menjawab: “Ketika aku mendengar, bahwa Engkau ada dalam taman ini, aku menjadi takut, karena aku telanjang; sebab itu aku bersembunyi.”

      11. Firman-Nya: “Siapakah yang memberitahukan kepadamu, bahwa engkau telanjang? Apakah engkau makan dari buah pohon, yang Kularang engkau makan itu?”

      12. Manusia itu menjawab: “Perempuan yang Kautempatkan di sisiku, dialah yang memberi dari buah pohon itu kepadaku, maka kumakan.”

      13. Kemudian berfirmanlah TUHAN Allah kepada perempuan itu: “Apakah yang telah kauperbuat ini?” Jawab perempuan itu: “Ular itu yang memperdayakan aku, maka kumakan.”

      14. Lalu berfirmanlah TUHAN Allah kepada ular itu: “Karena engkau berbuat demikian, terkutuklah engkau di antara segala ternak dan di antara segala binatang hutan; dengan perutmulah engkau akan menjalar dan debu tanahlah akan kaumakan seumur hidupmu.

      15. Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya.”

      yang dimaksud “keturunan perempuan = Yesus”
      Upah dosa = maut
      Hanya dengan kematian di kayu salib oleh Yesus, maka dosa manusia itu terbayar

  20. Roqi Muqorrobin says:

    Yesus menyuruh hanya menyembah kepada Allah.

    “Maka berkatalah Yesus kepadanya :”Enyahlah Iblis! Sebab ada tertulis : Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya Dia sajalah engkau berbakti!”. (Matius 4:10).

    Yesus menghardik dan menyuruh Iblis untuk menyembah hanya kepada Allah saja. Ini berarti iblispun tahu bahwa Yesus mengajarkan tauhid dan dia bukan Tuhan atau Allah yang harus disembah. Jika Yesus itu Tuhan, tentu kata-katanya kepada Iblis sebagai berikut, “Enyahlah Iblis! Sebab ada tertulis : Engkau harus menyembah Aku, sebab hanya kepadaKu sajalah engkau berbakti!”

    Setiap yang menyuruh menyembah kepada Tuhan, berarti bukan Tuhan!

    Yesus menyuruh menyembah kepada Tuhan, berarti Yesus bukan Tuhan!

    1. eko says:

      Yohanes 10 :
      22. Tidak lama kemudian tibalah hari raya Pentahbisan Bait Allah di Yerusalem; ketika itu musim dingin.

      23. Dan Yesus berjalan-jalan di Bait Allah, di serambi Salomo.

      24. Maka orang-orang Yahudi mengelilingi Dia dan berkata kepada-Nya: “Berapa lama lagi Engkau membiarkan kami hidup dalam kebimbangan? Jikalau Engkau Mesias, katakanlah terus terang kepada kami.”

      25. Yesus menjawab mereka: “Aku telah mengatakannya kepada kamu, tetapi kamu tidak percaya; pekerjaan-pekerjaan yang Kulakukan dalam nama Bapa-Ku, itulah yang memberikan kesaksian tentang Aku,

      26. tetapi kamu tidak percaya, karena kamu tidak termasuk domba-domba-Ku.

      27. Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku,

      28. dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku.

      29. Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar dari pada siapapun, dan seorangpun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa.

      30. Aku dan Bapa adalah satu.”

      31. Sekali lagi orang-orang Yahudi mengambil batu untuk melempari Yesus.

      32. Kata Yesus kepada mereka: “Banyak pekerjaan baik yang berasal dari Bapa-Ku yang Kuperlihatkan kepadamu; pekerjaan manakah di antaranya yang menyebabkan kamu mau melempari Aku?”

      33. Jawab orang-orang Yahudi itu: “Bukan karena suatu pekerjaan baik maka kami mau melempari Engkau, melainkan karena Engkau menghujat Allah dan karena Engkau, sekalipun hanya seorang manusia saja, menyamakan diri-Mu dengan Allah.”

      34. Kata Yesus kepada mereka: “Tidakkah ada tertulis dalam kitab Taurat kamu: Aku telah berfirman: Kamu adalah allah?

      35. Jikalau mereka, kepada siapa firman itu disampaikan, disebut allah–sedang Kitab Suci tidak dapat dibatalkan–,

      36. masihkah kamu berkata kepada Dia yang dikuduskan oleh Bapa dan yang telah diutus-Nya ke dalam dunia: Engkau menghujat Allah! Karena Aku telah berkata: Aku Anak Allah?

      37. Jikalau Aku tidak melakukan pekerjaan-pekerjaan Bapa-Ku, janganlah percaya kepada-Ku,

      38. tetapi jikalau Aku melakukannya dan kamu tidak mau percaya kepada-Ku, percayalah akan pekerjaan-pekerjaan itu, supaya kamu boleh mengetahui dan mengerti, bahwa Bapa di dalam Aku dan Aku di dalam Bapa.”

      1. roqimuqorrobin says:

        Yohanes
        34. Kata Yesus kepada mereka: “Tidakkah ada tertulis dalam kitab Taurat kamu: Aku telah berfirman: Kamu adalah allah?

        35. Jikalau mereka, kepada siapa firman itu disampaikan, disebut allah–sedang Kitab Suci tidak dapat dibatalkan–,

        ORANG YANG MEMPERCAYAI FIRMAN BAHKAN DISEBUT ALLAH BERATI ORANG KRISTEN ADALAH ALLLAH JUGA?

      2. roqimuqorrobin says:

        Dan Aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan, yang Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu: Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku supaya mereka sempurna menjadi satu, agar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus Aku dan bahwa Engkau mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi Aku. (Yoh 17:22)

        Bila kita pahami perkataan Yesus di dalam surat Yohanes 10:30, sebagai pernyatan Yesus bahwa Yesus (Anak) dan Bapa adalah satu oknum, dengan cara pemahaman yang sama, maka perkataan Yesus di dalam Yoh 17:22 akan berarti bahwa para murid Yesus akan menjadi sama dengan Yesus dan Bapa, sehingga cara yang konsisten kesimpulan kita akan menjadi; para murid, Yesus dan Bapa adalah satu.

        Para umat Nasrani sekalian,

        Bila Yesus adalah penjelmaan Allah, maka sebagaimana perkataan Yesus, bahwa para murid dapat menjadi satu sama seperti Yesus dan Bapa, maka para murid itu pun sama dengan Yesus, yaitu adalah penjelmaan Allah juga.

        1. Kasih itu rela menderita says:

          heii…roqimuqorrobin!

          yang disebutkan dalam Kitab Yohanes 17 itu :
          “supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Kita (Allah Bapa dan Allah Anak) adalah satu.”

          bukan seperti vonis pemahaman yang anda roqimuqorrobin utarakan yaitu “cara yang konsisten kesimpulan kita akan menjadi; para murid, Yesus dan Bapa adalah satu. ” dan
          “maka para murid itu pun sama dengan Yesus, yaitu adalah penjelmaan Allah juga.”

          Penjelasannya sbb:
          yang disebut Tuhan Yesus itu adalah mereka semua menjadi satu, sama seperti Kita (Allah Bapa dan Allah Anak).
          Jadi murid-murid pilihan Tuhan Yesus itu menjadi satu pihak. sedangkan
          Allah Bapa dengan Allah Anak menjadi satu pihak sendiri yang berkuasa atas semua umat pilihanNya.
          Para murid yang menjadi satu itu berada dalam di dalam Kita = di dalam kuasa Allah ( Allah Bapa & Allah Anak )

        2. Kasih itu rela menderita says:

          Kalau anda roqimuqorrobin mau teliti lagi lebih mendalam, maka anda akan mendapat pencerahan dari Firman Tuhan, yaitu ke-satu-an itu maksudnya adalah Satu Roh,, setiap manusia terdiri dari Roh yang berasal dari Allah..
          Maka dari itu Allah sangat mencemburui Roh yang ada dalam diri manusia untuk kembali kepada Allah (sebagai milik kepunyaan-NYA sendiri.

          Sehingga karena itu setiap manusia yang telah kudus (yang dikarenakan yang orang bersangutan menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadinya) maka Rohnya akan mengalami penyucian oleh Darah Yesus di Kayu Salib.
          (( mengapa rohnya harus mengalami penyucian? jawabnya karena telah tercemar oleh dosa di dunia ini = kuasa kegelapan = kuasa iblis si pemberontak kepada Allah. ))

          Jadi, mari bersyukurlah hai roqimuqorrobin !! Allah sebegitu sangat besar kasih-NYA kepada semua umat manusia agar terselamatkan dari segala dosa-dosa; Allah sendiri yang bekerja untuk menyelamatkan manusia melalui penebusan atas kesalahan dan dosa yang diperbuat manusia, termasuk dosa-dosa roqimuqorrobin sendiri yang dirindukan Tuhan Yesus untuk bertobat dan menyemb ah Allah yang sejati di dalam Kristus Yesus Tuhan.

          Shalom Elohim

  21. flores says:

    Israel dlm kitap suci nasrani jangan diterjemahkan lurus yaitu org di israel sana saja, tapi israel litu artinya orang-orang pilihan Tuhan

  22. Frans says:

    Aku hanyalah orang biasa yang ingin berbagi akal fikiran dan imanku kepada Yesus Kristus untuk saudaraku semua sebangsa dan setanah air. Yesus Kristus itu luar biasa menjadi sosok yang membahagiakan dan juga menjadi teror untuk bangsa dan agama tertentu. Itu kembali kepada akal fikiran dan iman kita masing-masing dalam menyingkapinya. Tapi aku pribadi bangga YESUS KRISTUS menjadi buah bibir dari semua suku, bangsa, agama dll.

    Pemikiran simple saya berkata dalam ilustrasi berikut:
    Jika anda memiliki anak, lalu jatuh ke dalam jurang tepat di depan mata anda. Apa yang anda akan lakukan?? teriak-teriak minta tolong kah?? atau menyuruh nyuruh orang lain untuk menolong anak anda kah atau apa ???

    Kalau menurut fikiran saya, ya… tidak tau kalau fikiran anda ya!!
    Sebagai orang tua yang baik dan bertanggung jawab, ketika melihat anaknya jatuh ke dalam jurang tepat di depan matanya, maka dia dengan serta merta tanpa minta bantuan siapa pun dan tanpa berfikir panjang akan langsung menolong anaknya dengan segera dengan caranya sendiri tanpa memikirkan dirinya yang mungkin saja bisa membuat nyawanya melayang.

    Sekarang bandingkan dengan ALLAH BAPA.
    Kita saja yang berdosa ini rela mati bagi anak kita kalau masuk ke dalam jurang. Lalu bagaimana dengan ALLAH BAPA yang MAHA KUDUS yang sudah menciptakan manusia sebagai ciptaan kesayangannya yang jatuh ke dalam DOSA dibiarkan begitu saja??

    ALLAH BAPA itu bukan PENAKUT bukan PENGECUT!!! Nyalinya tidak serendah seperti kita, Sehingga untuk menolong kita yang berdosa ini harus menyuruh-nyuruh PRIBADI LAIN agar dosa manusia terhapus.
    kita saja terkadang bila mau menolong anak sendiri suka suruh-suruh orang lain. Tapi ALLAH BAPA yang MAHA KUDUS dan MAHA SUCI itu rela turun ke dalam dunia ber-inkarnasi masuk dalam kedagingan manusia untuk menebus DOSA manusia, karena ALLAH BAPA itu adalah ROH. DIA tidak mungkin menebus DOSA manusia dalam bentuk ROH, oleh karena itu DIA menjadi sama seperti manusia dan bernama YESUS (YAHWEH yang menyelamatkan). Namun perbedaannya DIA tidak terbuat dari DEBU dan TANAH yang tidak abadi atau mudah sirna. DIA (YESUS KRISTUS) dibentuk dari FIRMAN TUHAN/Kalimatullah.

    ALLAH BAPA memiliki HUKUM dan PERATURAN yang harus ditaati seluruh mahluk yang ada dimana saja, yaitu UPAH DOSA ADALAH MAUT. Manusia adalah MAHA KARYA TUHAN YANG PALING TINGGI dari semua ciptaan-NYA. Manusia yang dulu begitu SUCI, MULIA dan patuh kepada ALLAH BAPA tapi bisa berubah sekejap oleh rayuan IBLIS di Taman EDEN. Iblis merasa sukses waktu itu ketika manusia bisa sama-sama menjadi penghuni neraka akibat dari HUKUM dan PERATURAN tadi UPAH DOSA ADALAH MAUT.

    Pemikiran orang diluar Kristen dengan mudah mengatakan: ya..sudah ALLAH BAPA langsung saja mengampuni dosa manusia lalu tidak usah cape-cape datang ke dunia kemudian mengorbankan diri di kayu salib. hei… HUKUM dan PERATURAN di SURGA tidak segampang dan sesimple itu kawan !!!
    PUTIH ya PUTIH…HITAM ya HITAM… tidak ada ABU-ABU HUKUM disana. memangnya HUKUM di dunia yang ABU-ABU yang bisa seenak-enaknya dirubah asal ada DUIT!!!

    Jadi itulah cara ALLAH BAPA untuk menolong manusia ciptaan kesayangan-Nya yang telah jatuh ke dalam DOSA tepat di depan mata-Nya. Dia tidak perlu menyuh PRIBADI LAIN untuk menebus DOSA manusia. Karena tidak ada yang dapat menolong manusia bila bukan ALLAH itu sendiri yang menjadi manusia yang bernama YESUS KRISTUS. “AKU DAN BAPA ADALAH SATU”
    Hanya Orang-orang yang dekat kepada ALLAH BAPA dan mengimani YESUS KRISTUS saja yang mengerti akan hal ini.

    Banyak hal yang mau saya share kepada saudaraku sebangsa dan setanah air. Lain kali kita sambung kembali. Syaloom…Merdeka !!!

  23. roqimuqorrobin says:

    menjawan atas jawab eko says tentang penebusan dosa sedangkan dalam penrjanjia lama tidak ada penebusan dosa, apakah Tuhan mu plinplan dan tidak konsisten

    Ulangan 24:16 Janganlah ayah dihukum mati karena anaknya, janganlah juga anak dihukum mati karena ayahnya; setiap orang harus dihukum mati karena dosanya sendiri.

    Dalam Kitab 2 tawarikh di katakan:

    (4) Tetapi anak-anak mereka tidak dihukum mati olehnya, melainkan ia bertindak sesuai dengan apa yang tertulis dalam Taurat, yakni kitab Musa, di mana TUHAN telah memberi perintah: “Janganlah ayah mati karena anaknya, janganlah juga anak mati karena ayahnya, melainkan setiap orang harus mati karena dosanya sendiri.”(2 Tawarikh 25:4)

    Dalam kitab nabi Yehezkiel di katakan:

    Yehezkiel 18:4 “Sungguh, semua jiwa Aku punya! Baik jiwa ayah maupun jiwa anak Aku punya! Dan orang yang berbuat dosa, itu yang harus mati.”

    Yehezkiel 18:20 Orang yang berbuat dosa, itu yang harus mati. ANAK TIDAK TURUT MENANGGUNG KESALAHAN AYAHNYA & AYAH TIDAK TURUT MENANGGUNG KESALAHAN ANAKNYA. Orang benar akan menerima berkat kebenarannya, & kefasikan orang fasik akan tertanggung atasnya

  24. Yosep says:

    Allah itu rendah hati, Allah tidak akan berkata hal murahan seperti Aku Yesus adalah Allah sembahlah aku…!!!! Allah hanya berusaha mengajarkan kebaikan. Ingat kata Bapa saat dia di cobai iblis saat berpuasa 40 hari. Allah hanya ingin cinta dari manusia yang sederhana. Mau berserah diri, dengan di salibkan Bapa berharap manusia mau mengakui kesalahan dan brusaha hidup lebih baik. Ingat btapa baiknya Bapa saat berkata kepada penjahat di sisi kanannya saat di salib. Allah itu maha besar, Allah menjelma menjadi manusia supaya manusia itu lebih mudah memahami kasih Allah. Kenapa wujud kasihnya yang sebegitu besar kepada manusia di jadikan perdebatan hingga detik ini…. Berbuat baiklah, bertobatlah, dan berayukurlah.

  25. Anonymous says:

    menurut saya, yang terpenting adalah semua agama mengajarkan kepada kebaikan

  26. Budyanto says:

    Saya tanya mas dulu…kalo 1 manusia terdiri dari apa saja ? kalo dak bisa jawab ya gak usah tanya iman kristen…gak bakalan nyambung mas..wong karna kitabmu bilang alloh gak mungkin beranak dan memperanakan….balik aja kalian lakum dilukum waliyadin. Saya pengikut Kristus mas, agama saya kristen mas karena kita warga negara yang baik ikut 5 agama yang di akui di Indonesia n tercatat di KTP.

Leave a Reply

You have to agree to the comment policy.