Browse By

Allah Mencari Manusia

Allah Mencari Manusia–Beberapa hari yang lalu saya harus pergi ke rumah sakit. Oh, saya tidak sakit, saya hanya memeriksakan diri pada dokter. Sejujurnya, saya malas melakukan hal ini, namun saya butuh surat yang menunjukkan bahwa saya sehat. Satu-satunya jalan adalah memeriksakan tubuh saya ini. Dengan memeriksakan diri kepada dokter, kita bisa memperoleh kepastian akan kesehatan kita.

Seringkali kita berpikir bahwa kita sehat-sehat saja. Ya, memang benar, itu pikiran yang wajar. Namun kita juga harus menyadari ada kalanya juga kita bisa jatuh sakit. Manusia bisa saja terserang penyakit. Saya tidak ingin membahas tentang penyakit, namun tentang kesadaran bahwa manusia bisa sakit.

Orang sakit tentu membutuhkan orang lain. Tidak hanya untuk menyembuhkannya, namun lebih dalam lagi, menyadarkan bahwa sebenarnya dia sakit. Hal itulah yang dilakukan oleh Yesus di sepanjang hidup-Nya. Dia menyembuhkan bukan hanya orang yang sakit secara fisik, namun juga orang yang sakit secara batin atau hatinya. Lihat saja kisah tentang Zakheus. Tuhan Yesus menyembuhkan Zakheus dari penyakit dalam dirinya, yaitu keserakahan. Zakheus diubahkan dan Dia mau menerima Tuhan Yesus sebagai penyembuhnya.

Yesus hadir untuk menyembuhkan yang sakit. Namun, apakah kita mau seperti Zakheus yang keluar dan menyambut Yesus? Menyadari bahwa kita ini sedang sakit dan membutuhkan pertolongan adalah langkah pertama kita untuk bertemu dan diubahkan oleh Tuhan Yesus.

Coba lihat perkataan Tuhan Yesus di akhir cerita ini (Lukas 19:1-10)! Kata Yesus kepadanya: “Hari ini telah terjadi keselamatan kepada rumah ini, karena orang inipun anak Abraham. Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang.” Itulah yang sebetulnya dilakukan Yesus dari dulu bahkan hingga saat ini. Allah Mencari Manusia. Dia mencari dan menyelamatkan yang hilang, walaupun yang hilang itu seringkali tidak mau diketemukan. Hmmm!

Recommended for you

Leave a Reply

Your email address will not be published.