Browse By

Makna Peraturan Allah dalam Kitab Keluaran

Saya awalnya tidak begitu mengerti mengapa ada begitu banyak peraturan Allah yang dituliskan dalam Kitab Keluaran, Imamat, dan Bilangan. Hukum-hukum yang mengatur tata cara korban, jenis hewan korban, pakaian dan pekerjaan Imam, cara persembahan, cara mendirikan kemah pertemuan untuk tempat beribadah, dan ritual-ritual ibadah yang lainnya. Semua itu diperintahkan Allah kepada orang Israel lewat perantaraan Musa dalam perjalanan dari Mesir menuju Tanah Perjanjian. Namun, setelah membacanya berulang kali dan mencatatnya, akhirnya saya mendapatkan gambaran mengenai makna peraturan Allah khususnya dalam kitab Keluaran. Berikut adalah rangkumannya.

Peraturan Allah tentang Pakaian Imam

Terus membaca peraturan Allah di Kitab Keluaran, kita menemukan ketetapan dan peraturan tentang pakaian imam. Peraturan Allah itu didahului oleh perintah sekaligus hak agung dari Allah kepada Harun dan anak-anaknya, “Engkau harus menyuruh abangmu Harun bersama-sama datang kepadamu, dari tengah-tengah orang Israel, untuk memegang jabatan imam bagi-Ku…” (Keluaran 28:1). Sungguh suatu anugerah ketika Harun dan anak-anaknya mendapatkan tugas menjadi penghubung Allah dengan umat Israel.

Peraturan Allah tentang baju efod

Peraturan Allah tentang baju efod

Ketetapan itu langsung dilanjutkan dengan peraturan Allah membuat pakaian kudus bagi para imam. Pakaian itu harus kudus, megah, dan indah karena imam menjadi penghubung Allah dan umat. Pakaian itu berupa tutup dada, baju efod, gamis, kemeja, serban, dan ikat pinggang. Baju efod dibuat dari emas, kain ungu, kain kirmizi, dan lenan halus. Tutup bahu dan sabuk pengikat juga dibuat seiras dengan baju efod.

Dua permata krisopras harus diasah dan diatasnya ditulis nama para anak Israel menurut urutan kelahirannya. Enam di permata yang pertama, dan enam lagi di permata yang kedua. Kedua permata ini kemudian dililit dengan emas dan ditaruh pada kedua tutup baju efod. Tidak hanya itu saja, ada 12 jenis permata lainnya (Keluaran 28:12-20) yang diatasnya diukirkan nama-nama para anak Israel. Kedua belas permata itu ditaruh di tutup dada imam. Jadi, ketika imam yang masuk ke dalam tempat kudus, dia ingat bahwa dia juga membawa seluruh orang Israel ke hadapan Tuhan Allah di dalam hatinya. Allah yang melihat pun berkenan dan serta dengan umat Israel. Sungguh indah bukan rencana Tuhan? Rencananya indah bahkan hingga hal terkecil sekalipun.

Demikianlah di atas jantungnya harus dibawa Harun nama para anak Israel dan pada tutup dada pernyataan keputusan itu, apabila ia masuk ke dalam tempat kudus, supaya menjadi tanda peringatan yang tetap di hadapan Tuhan (Keluaran 28:29).

Pakaian imam ini juga menjadi bayangan akan Imam Besar Agung yang akan datang yakni Yesus Kristus. Dia akan membawa seluruh manusia di bahu dan dalam hati, membawanya ke hadapan Allah Mahakuasa.

Sungguh indah peraturan Allah itu, sarat makna ketika kita coba memahaminya.

Sumber gambar : therakisrant.wordpress.com

Recommended for you

Leave a Reply

Your email address will not be published.