Browse By

Masa Penantian Teman Hidup

Tulisan ini merupakan kelanjutan dari tulisan saya sebelumnya mengenai Teman Hidup: Mengharapkan yang Terbaik Datang (baca di sini). Masa-masa penantian akan datangnya teman hidup merupakan masa-masa yang sulit sekarang ini. Dunia kini menawarkan sebuah tampilan mengenai hubungan pacaran yang dipenuhi rasa galau, putus-nyambung, dan fenomena aku rapopo (aku baik-baik saja, tanpamu). Bagi orang-orang yang tidak siap, tampilan pacaran seperti ini tentunya akan menjerumuskan kita kepada sebuah kesalahan atau dapat saya katakan dosa. Kesalahan dan dosa yang paling umum dan paling banyak dilakukan adalah hubungan yang main-main (hanya status), pamer dan sombong, dan juga melukai atau menyakiti perasaan orang lain. Banyak bahkan anak-anak Tuhan juga jatuh di titik ini. Akhirnya ya dapat ditebak, mereka kembali dengan kondisi yang menyedihkan dan rasa menyesal. Nasi sudah menjadi bubur. Perlu waktu untuk memaafkan orang lain sekaligus memaafkan diri sendiri akibat dosa yang sudah terlanjur dilakukan.

Masa Penantian Teman Hidup

Sebenarnya apakah yang harus kita lakukan di masa penantian teman hidup? Berdiam diri saja? Aktif mencari ke sana-sini? Atau bagaimana? Mari sama-sama kita belajar karena tokh saya juga belum berpengalaman, hehe.

Mari sejenak kita melihat sebuah testimoni mengenai pacaran yang saya peroleh dari status di media sosial.

Pacaran itu indah! Ada yang perhatian sama kita..ada yang bisa di ajak tertawa..ada yang bisa nemenin pergi..bisa romantis-romantisan, pokoknya kalau dah sama pacar hidup itu milik cuma berdua deh,yang lainnya numpang!

Wah, indah sekali pacaran ini pikir saya kalau apa yang dituliskan di status itu bisa selamanya menjadi kenyataan. Kalau memang pacaran yang seperti itu, tidak mungkin ada testimoni seperti ini.

Ini nih namanya cinta buta, semua yang buruk jadi indah, hal bodoh pun indah, tapi siapa yang bisa jamin dia ga bakal selingkuh? siapa yang bisa jamin dia ga bakal nyakitin kita? siapa yang bisa jamin omongan dia benar semua? yang paling penting siapa yang bisa jamin dia jodoh kita?

Duuuh ribet deh, kl pacaran mah santai aja, jangan dibawa serius, jalanin aja, kl jodoh ya syukur, kl ga jodoh yaudah.

Gw pacaran seru-seruan aja, dia bisa jadi sahabat gw,kakak gw,dia selalu ada di saat gw butuh, dia selalu dengerin cerita gw.

Pacaran itu rempong kenapa ribet? yaiyalah ada pacaran yang demennya ngintilin mulu kemana pacarnya pergi,ada yang pengin minta diantar jemput, telat dikit ngambek nya kebangetan, harus bagi waktu antara kerja,pacaran, teman dll, duit abis buat jalan berdua, beli pulsa dll,harus kasih kabar, harus izin,dikit-dikit dicemburuin, minta selalu diperhatiin, minta dimengerti dan pengertian ! tujuannya apa? biar hubungan langgeng?

Dia tega banget sih. Udah semua aku korbanin buat dia…eh nyatanya dia pilih cewek lain.

Masa Penantian Teman Hidup

Masa Penantian Teman Hidup

Sayangnya pacaran memang tidak “seindah” testimoni yang pertama. Pacaran merupakan hal yang aneh. Ada yang bilang menyenangkan namun juga ada yang bilang menyakitkan. Ada yang merasa diperhatikan, juga ada yang merasa terintimidasi dan terkekang. Di satu sisi, pacar adalah tempat curhat yang pas, tempat bisa menertawakan hal-hal yang sebenarnya tidak lucu. Di sisi lain, pacar bisa menyakiti hati kita hingga rasanya hidup ini tidak lagi ada gunanya. Nah lo! Jadi gimana dong? Pacaran atau gak nih?

Mari kita berangkat dari masa-masa sebelum pacaran. Masa penantian. Tulisan ini memang lebih cocok buat kalian yang belum merasakan pacaran, atau setidaknya sudah pernah berpacaran namun kini harus sendiri karena satu dan lain hal. Saya mengajak para pembaca untuk merenungkan apa yang dikatakan Musa kepada Tuhan.

Berkatalah Musa kepada-Nya: “Jika Engkau sendiri tidak membimbing kami, janganlah suruh kami berangkat dari sini. Dari manakah gerangan akan diketahui, bahwa aku telah mendapat kasih karunia di hadapan-Mu, yakni aku dengan umat-Mu ini? Bukankah karena Engkau berjalan bersama-sama dengan kami, sehingga kami,aku dengan umat-Mu ini, dibedakan dari segala bangsa yang ada di muka bumi ini?” Keluaran 33:15-16

Ada berbagai macam pandangan tentang mengenai masa penantian yang saya temui di dalam pengalaman pelayanan saya selama ini, khususnya ketika bertemu dengan siswa dan mahasiswa. Dan disadari atau tidak, pandangan tentang masa penantian ini kemudian mempengaruhi (membentuk) perilaku mereka di dalam masa menantikan datangnya tambatan hati atau teman hidup ini.

Sumber Gambar : tumblr.com

Recommended for you

Leave a Reply

Your email address will not be published.