Browse By

Tidak Ada Lagi Air Mata

Air mata senantiasa mengikuti perjalanan hidup manusia sejak ia dilahirkan. Manusia menangis saat pertama kali melihat dunia. Sepanjang hidupnya, manusia juga kerap menangis dengan berbagai alasan seperti kesedihan atau ketakutan. Dan ketika manusia meninggalkan dunia ini, tangisan juga mengiringinya dari keluarga, teman, atau para sahabat. Selama manusia hidup, air mata itu akan terus menetes jatuh.

Tidak Ada Lagi Air Mata Nanti

Menangis meneteskan air mata

Menangis meneteskan air mata

Ternyata saya salah. Ya, saya salah. Mengapa? Karena akan ada satu masa di mana tidak ada lagi air mata. Itulah hari kemenangan dan kebahagiaan, di mana air mata tidak akan terlihat. Saat di mana tangan Tuhan sendiri yang menghapus kesedihan kita. Segala kesusahan dan kesedihan tidak ada lagi. Benar! Tidak ada lagi kesedihan. Saat itu, hidup kita dikelilingi oleh sukacita dan damai sejahtera Allah. Kebahagiaan yang amat besar!

Ini adalah janji Tuhan bagi kita yang ada di Wahyu 21:4, “Dan ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu.”

Bagi mereka yang menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat serta mampu menyelesaikan tugas dan panggilan-Nya sepanjang hidupnya, tidak akan mengalami air mata lagi. Mereka akan menerima kehidupan kekal sebagai upah kesetiaan dan ketekunannya dalam memelihara iman. Sebaliknya, bagi mereka yang menolak Kristus akan mengalami penderitaan abadi. Tempat di mana hanya ada penyesalan dan air mata. Penyesalan yang sudah amat terlambat.

Yakinlah, tetesan air mata ini hanyalah sementara karena semuanya itu kelak akan dihapus oleh Yesus.

Sumber Gambar : BlogSpot

Recommended for you

Leave a Reply

You have to agree to the comment policy.