Browse By

Pertobatan

Di pertengahan tahun 2009, mama pergi mengadakan perjalanan ke Singapura, Malaysia, dan Thailand bersama dengan teman-teman di kantornya. Sebelum perjalanan itu, mama sempat menukarkan uang Rupiah dengan beberapa mata uang asing tempat negara-negara yang akan dituju di dalam perjalanan tersebut. Mama harus melakukan hal tersebut supaya dapat melakukan pembayaran saat membeli barang-barang di negara-negara tersebut. Uang Rupiah, berapapun banyaknya tidak akan dapat menjadi alat pembayaran yang sah di negara-negara dengan mata uang berbeda.

Pengalaman mama ini kembali mengingatkan saya akan sebuah fakta mengenai pertobatan saya sebagai orang Kristen. Suatu perubahan yang harusnya terjadi saat kita mengaku Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat dan bersedia untuk mengikutinya. Hidup kita seperti mata uang yang kita tukarkan. Kita menukar hidup kita yang lama dengan hidup yang baru supaya kita dapat menggunakan hidup kita untuk sebuah “kerajaan” yang berbeda, yaitu Kerajaan Sorga. Hidup kita sudah tidak “berlaku” lagi di dunia ini, malahan kita dapat menggunakannya untuk Kerajaan Sorga.

Pertobatan dan Meninggalkan yang Dahulu

Pertobatan dan meninggalkan yang dahulu

Pertobatan dan meninggalkan kebiasaan yang dahulu

Rasul Paulus adalah teladan yang baik dari pertobatan ini. Setelah mengalami perubahan drastis saat bertemu dengan Yesus di perjalanan menuju Damaskus, ia menggunakan hidupnya untuk sesuatu yang benar-benar berbeda. Ia tidak lagi mengejar orang-orang Kristen untuk diburu dan dibunuh, malahan ia mencari orang-orang yang belum percaya, memberitakan kabar sukacita kepada mereka dan mempertobatkannya. Lebih dari itu, Paulus juga dengan setia memelihara iman mereka melalui surat-surat yang ia kirimkan atau kunjungan yang dia lakukan. Paulus menggunakan kehidupannya untuk sebuah “dunia” yang baru, yaitu untuk mengenalkan Kristus kepada semua orang. Inilah pertobatan yang sesungguhnya. Pertobatan meninggalkan seluruh masa lalu yang kelam, menuju kepada masa depan baru di dalam rencana Allah.

Pertobatan yang dialami oleh Paulus lebih dari sekedar mengubah tujuan akhir hidupnya. Pertobatan yang dialami Paulus mengubah caranya menjalani hidup selanjutnya. Dan bagi kita yang sudah bertobat dan percaya kepada Yesus, rasanya kehidupan Paulus adalah teladan yang tepat untuk dicontoh.

Sumber Gambar : BlogSpot

Leave a Reply

You have to agree to the comment policy.