Browse By

Tuhan Memegang Tangan Kita

Sabtu kemarin saat bersama dengan Papa, Mama, dan adik mengikuti perayaan Natal Sihombing Datu Ompu Lobi Nasumurung, saya menyaksikan dua anak perempuan kecil yang berusaha membawa lilin di awal ibadah. Pada akhirnya lilin itu diletakkan di dekat altar di belakang liturgis. Kedua anak perempuan ini terlihat menggemaskan, sedikit takut, dan agak kepayahan memegang lilin yang berukuran cukup besar. Keduanya tidak takut, karena ada kakak perempuan yang menuntun dan berjalan mundur menyemangati mereka. Kedua kakak ini selalu mengawasi dan siap menolong, seandainya lilin itu terasa berat atau kedua anak tadi tersandung. Melihat ini, saya teringat bagaimana Tuhan menjaga kehidupan kita. Ia selalu siap sedia dalam setiap langkah kehidupan kita. Tuhan memegang tangan kita.

Tetapi engkau, hai Israel, hamba-Ku, hai Yakub, yang telah Kupilih, keturunan Abraham, yang Kukasihi; engkau telah Kuambil dari ujung-ujung bumi dan yang telah Kupanggil dari penjuru-penjurunya, Aku berkata kepadamu: “Engkau hamba-Ku, Aku telah memilih engkau dan tidak menolak engkau”; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan. (Yesaya 41:8-10).

Tuhan Memegang Tangan Kita Selalu

Tuhan Memegang Tangan Kita Selalu

Anak-anak yang merasa takut membawa lilin yang berat dan berjalan di depan menjadi tenang mengetahui ada kakak yang siap sedia menjaga dan menolong mereka. Mereka dituntun berjalan dari pintu masuk sampai dengan meja dekat altar yang menjadi tujuan mereka. Bangsa Israel juga diingatkan untuk tidak takut dan bimbang, “Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan.”

Walaupun terkadang kehidupan kita terasa menakutkan dan penuh dengan rasa kuatir karena dipenuhi banyak ketidakpastian, Allah tidak pernah berubah. Ia tetap Allah yang sama yang selalu menjaga kehidupan kita seperti bangsa Israel ribuan tahun yang lalu. Kita tidak perlu takut dan cemas, karena Tuhan masih meyakinkan kita dengan janji-Nya untuk menopang dan menjagai kita selalu. Ia selalu siap sedia dan kita harus percaya bahwa Tuhan memegang tangan kita selalu.

Recommended for you

One thought on “Tuhan Memegang Tangan Kita”

  1. diana says:

    tolong sampe kapan aku harus menderita , apa salahku kenapa aku harus menerima semua beban yang seakan tidak ada habisnya aku tidak bisa apa2 hanya berserah dan berharap Tuhan menolong dan selamatkan aku..

Leave a Reply

You have to agree to the comment policy.