Browse By

Berdoa dan Bekerja Keras

berdoa dan bekerja

Berdoa dan bekerja keras

Banyak orang yang salah persepsi mengenai permohonan kepada Tuhan. Mereka sering menyalahkan Tuhan tentang ketidakpastian hidup dan tidak terkabulnya doa. Mereka menganggap berdoa itu cukup. Pokoknya semua terserah Tuhan. Saya berani menyatakan bahwa pernyataan itu sepenuhnya salah. Mengapa? Kesalahannya terletak pada bagaimana kita menganggap bahwa doa itu cukup. Benar, kita harus berdoa. Tetapi lebih dari itu, kita pun harus bertindak. Kita harus berbuat sesuatu untuk kehidupan kita. Salah, jika kita hanya berdoa saja, tanpa melakukan apapun. Salah juga saat kita melakukan semuanya tanpa berdoa atau menyerahkan kepada Tuhan.
Tentu kita sering mendengar pepatah yang berbunyi “Ora et Labora”. Apakah artinya? Berdoa dan bekerja, itu mungkin jawaban Anda dan banyak orang. Tapi sebenarnya kalau kita mau menilik arti kata itu lebih dalam lagi, kita bisa menemukan makna mendalamnya. “Ora et Labora” tidak hanya sekedar berdoa dan bekerja. Tapi berdoa dan bekerja KERAS. Tidak hanya bekerja saja, namun bekerja keras sekeras mungkin semampunya.
Kalau sebelumnya kita sudah berdoa dan belajar satu jam untuk ujian esok, maka mulailah berdoa dan belajar selama dua jam atau tiga jam. Berusahalah sekerasnya. Untuk pelajar, belajarnya sekerasnya. Untuk pekerja, bekerjalah sekerasnya. Pokoknya selalu menaikkan kualitas kerja kita. Percayalah kalau sudah berdoa dan bekerja keras, tidak ada yang mustahil bagi Tuhan.

Recommended for you

One thought on “Berdoa dan Bekerja Keras”

  1. Anonymous says:

    Pengertian baru nih. Ora et labora bukan hanya berarti berdoa dan bekerja, namun berdoa dan bekerja keras. Semoga ini dapat saya aplikasikan dalam hidup saya pribadi. Terima kasih atas renungan singkatnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.