Browse By

Yesus Sahabatku

Jesus with children

Yesus sahabatku

Yesus, sahabatku…
Kau mati bagiku…
Besarlah kasihMU…
Sahabat dan Tuhanku…

Sampai ku besar nanti…
Sampai aku mati…
Kan ku ingat selalu…
Yesus, sahabat dan Tuhanku…

Lagu ini pertama kali saya dengarkan pada acara kebaktian natal sekolah minggu GBI yang diadakan di Hotel Horison, saat saya masih kelas 2 SD. Itu hampir 10 tahun yang lalu. Saat itu saya ditemani mama dan tante Frida. Ini salah satu momen yang tak terlupakan. Saya masih mengingat lagu ini dengan baik. Kemarin saya kembali mendengarkan lagu ini di radio, dan akhirnya saya memutuskan untuk menulis renungan tentang lagu ini.
Lagu yang sangat sederhana dan amat cocok untuk dinyanyikan oleh seorang anak kecil. Namun jangan lebih dulu menyepelekan lagu ini, karena jika Anda merenungkan lagu ini, pasti Anda akan menemukan keindahan liriknya. Ini adalah respon seorang anak yang berjanji akan setia kepada Tuhan hingga saat dia besar, bahkan hingga saat kesudahan dunia. Dia bersyukur atas kebaikan Allah yang sudah diterima lebih dulu. Kemudian dia mengakui bahwa Yesus adalah sahabat dan Tuhan. Ya, Yesus harusnya berada di tempat istimewa di hati ini. Yesus harus jadi yang terutama, nomor satu.
Maukah kita seperti seorang anak yang mau berjanji akan tetap setia kepada Tuhan?
Mengakui Yesus adalah sahabat dan Tuhan?
Biarkan orang lain menolak atau ragu, tapi saya meyakininya sepenuhnya.

Recommended for you

One thought on “Yesus Sahabatku”

  1. Anonymous says:

    Sebuah pengalaman indah saat kita mau menjadikan Yesus sebagai Tuhan dan sahabt kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published.