Browse By

Rencana yang Dibelokkan

Hidup manusia selalu dipenuhi oleh berbagai pilihan. Pilihan untuk ini. Pilihan untuk itu. Manusia mempunyai kehendak bebas, yaitu kehendak dari dalam dirinya untuk bebas memilih. Sebuah hak istimewa yang diberikan kepada kita, ciptaan-Nya yang paling mulia. Begitu juga dengan saya, ada beberapa pilihan penting yang begitu berkesan di dalam kehidupan saya. Saya teringat pilihan untuk menempuh pendidikan di SMP dan SMA Kanisius, dan pilihan melanjutkan pendidikan di Institut Teknologi Bandung. “Rencana yang dibelokkan,” mungkin itulah yang tepat. Keinginan untuk menjadi seorang dokter dibelokkan untuk menjadi seorang sarjana teknik. Perjuangan bersama adik saat SMP dan SMA dibelokkan dari perjalanan yang santai ke sekolah yang lebih dekat dari rumah. Saat melihat ke belakang, saya bisa mengerti mengapa Allah membelokkan rencana saya.” Allah mengijinkan saya untuk dapat mengerti ketika ia membukakan sisi lain dari pilihan itu. Dua mempunyai rencana yang lebih besar bagi hidup saya.

Rencana yang Dibelokkan

Di dalam Alkitab, kita bisa membaca banyak kisah mengenai rencana yang dibelokkan. Salah satunya adalah kisah Rasul Paulus. Dalam Kisah Para Rasul 16:6-7, Paulus berencana mengabarkan injil ke Bitinia. Tetapi Roh Kudus tidak mengijinkan perjalanan mereka. Saat itu, mungkin Paulus bingung. Mengapa Tuhan membelokkan rencana pekabaran injil? Mengapa Tuhan membelokkan dia dari misi Allah sendiri Jawabannya akhirnya Paulus dapatkan melalui mimpi dalam suatu malam. Ia lebih dibutuhkan di Makedonia. Kisah selanjutnya, Paulus kemudian memulai merintis jemaat mula-mula di Makedonia. Ia merintis jemaat pertama di wilayah Eropa. Sebuah rencana yang dibelokkan oleh Tuhan untuk sebuah rencana yang lebih besar.

Membuat rencana memang tindakan yang bijak. Sebuah pepatah lama mengatakan, “gagal merencanakan berarti merencanakan untuk gagal.” Artinya persiapan dan perencanaan adalah sesuatu yang mutlak untuk kita lakukan setiap hari di dalam kehidupan ini. Namun, melalui renungan ini, saya diingatkan kembali bahwa Allah bisa membelokkan rencana kita untuk mengikuti rencana-Nya. Rencana-Nya yang harus kita yakini jauh lebih baik dan lebih indah.

Bagi teman-teman yang merasa Allah membelokkan rencana dan persiapan kita, kita diajak untuk tetap mempercayai Tuhan. Jangan ragu atau menyalahkan Tuhan. Kita ditantang untuk mau mendengarkan dan taat pada pimpinan Allah. Selangkah demi selangkah, berbelok dari tujuan awal kita, menuju ke arah yang Allah inginkan. Jadi, percayalah, Allah bisa saja membelokkan rencana kita, dengarkan, dan pikirkanlah, bahwa ini adalah rencana yang terbaik. Akan ada saatnya nanti, teman-teman melihat ke belakang, dan begitu bersyukur. Allah membelokkan rencana kita untuk sesuatu yang jauh lebih baik.

Baca juga:

  1. Kuasa Gaib
  2. Allah Turut Bekerja Dalam Segala Sesuatu
  3. Allah Telah Mereka-rekakannya Untuk Kebaikan

Recommended for you

Leave a Reply

You have to agree to the comment policy.