Browse By

Makna Salib bagi Orang Kristen

Beberapa hari ini ramai pembicaraan media sosial setelah salah satu pemuka agama menyinggung soal salib dan iman kristiani.  Beliau mengatakan bahwa ada jin yang di dalam salib. Jin kafir yang ada di dalam salib. Kondisi damai dan toleransi yang sempat bergema dalam upacara kemerdekaan indonesia yang ke-74 menjadi terusik karena ujaran ini. Sebagian besar umat kristen–seperti halnya saya–mungkin tidak mau mengambil pusing dan membiarkan isu ini begitu saja. Namun, perbincangan yang semakin viral termasuk di dalam grup-grup chat, membuat saya jadi merenung. Merenung, apa sebenarnya makna salib bagi orang Kristen?

Kasih Allah Makna Salib bagi Orang Kristen

“Apa sebabnya ustad kalau menengok salib menggigil hati saya? Setan. Saya tausiah di seberang Pulau Batam. Batam, satu jam setengah Kami sampai. Tapi tidak terasa satu jam setengah karena film yang diputar ‘Tenggelamnya Kapal van der Wijck’. Meleleh air mata penonton menengok Jainudin meninggalkan Ayat,” sebutnya.

“Apa sebabnya kata ibu itu, mirip macam gini. Saya terlalu terbayang salib, nampak salib. Jin kafir sedang masuk, karena di salib itu ada jin kafir. Dari mana masuknya jin kafir? Karena ada patung. Kepalanya ke kiri apa ke kanan? Nah.. Ada yang ingatkan? Itu ada jin di dalamnya. Jin kafir. Di dalam patung itu ada jin kafir,” kata dia.

“Makanya kita tidak boleh menyimpan patung. Jin kafir itulah yang mengajak. Makanya kalau keluarga kita di rumah sakit di dalamnya ada jin kafir itu, tutup. Tutup itu. Kalau sampai dia sakratul maut kita tak ada di situ, dia sedang diajak jin kafir. Berhasil. Berapa keluarga orang islam yang mati dalam keadaan husnulkhatimah. Dipanggilin, haleluya. Nauzubillah, Nauzubillah. Selamatkan orang Islam,” tuturnya.

“Kalau kau tak sanggup mengkafirkan dia waktu hidup, kafirkan dia menjelang kematiannya. Tak juga sanggup, antar dia ke makamnya pakai ambulance lambang kafir. Balik dari sini, beli piloks hapus itu ganti bulan sabit merah,” ujar Ustad (dikutip dari Tagar.id).

Makna Salib bagi Orang Kristen

Mengapa salib lambang Agama Kristen?

Mengapa salib lambang Agama Kristen?

Billy Graham mengatakan dua makna salib. Pertama, salib mengingatkan bahwa kita adalah orang-orang berdosa yang hanya pantas dibinasakan oleh Allah. Setiap saya melihat salib, saya seharusnya sadar. Sayalah yang mestinya digantung di sana! Bukan Yesus! Bukan Yesus! Saya berdosa, saya yang mesti disalib!

Tapi yang kedua, kata Billy Graham, ini yang jauh lebih penting. Salib mengingatkan kita akan kasih Kristus. Setiap kali saya menyadari betapa kotor, cemar, najis, dan berdosanya saya, saya menatap ke salib itu, saya mendengar Tuhan berkata, “Benar engkau najis, engkau kotor, engkau pantas binasa, tapi Aku mengasihimu. Aku mencintaimu.” Salib adalah lambang cinta kasih Allah bagi saya dan teman-teman semua. Salib adalah bukti bahwa Allah begitu mengasihi kita. Ia rela mengorbankan anak-Nya sendiri untuk menggantikan dosa dan kesalahan manusia.

Kesadaran bahwa diri sendiri adalah orang berdosa, pantas dibinasakan, namun tetap dikasihi oleh Allah. Kesadaran inilah yang menuntun kita kepada anugerah Allah. Mengapa salib? Karena dari salib yang hina dan cemar itu, terpancar kasih Allah yang tulus dan mesra, merangkul semua orang tanpa terkecuali.

Tanggapan

Salib itulah tanda perdamaian antara manusia dengan Allah serta diantara manusia sendiri yang saling bertikai. Allah dan Yesus tidak perlu dibela jika ada orang yang menghina atau menistakannya. Mengingat kasih dan kebaikan Allah di dalam salib ini “memaksa” kita untuk bisa mengampuni dan memaafkan segala bentuk penghinaan yang sudah diberikan. Bukan karena kita lemah atau tidak berdaya, namun, karena itulah makna salib yang sesungguhnya bagi orang Kristen.

Recommended for you

One thought on “Makna Salib bagi Orang Kristen”

  1. Gandhi Waluyan says:

    Sudah ada klarifikasi UAS, bahwa itu disampaikan dalam sesi tanya jawab di dalam masjid, utk kalangan sendiri, bukan ditempat umum atau di tv. Acaranya sendiri sudah 3 tahun lalu, mengapa baru diviralkan sekrang? Kalau kita rajin nonton hoybah pendeta di youtub, banyak juga pendeta yg hotbahnya juga menghina islam. Namun oleh karena hotbahnya di dalam gereja, biasa aja. Jd seharunya bisa dipahami bahwa ajaran suatu agama tentu tdk dpt diterima oleh umat agama lain. Dan utk menguatkan iman pemuka agama tdk jarang mendiskriditkan ajaran agama lain. Wajat lah itu.

Leave a Reply

You have to agree to the comment policy.