Browse By

Kesempatan adalah Anugerah Tuhan

Saya percaya kesempatan adalah anugerah Tuhan. Pemberian yang dikaruniakan Tuhan. Ia mungkin datang sekali, mungkin dua kali, atau bahkan berkali-kali. Namun, satu hal yang pasti adalah kesempatan harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Semaksimal mungkin. Mama sering berujar, “Jangan pernah melewatkan kesempatan ya, amang. Selagi bisa dan mampu, kerjakan semuanya semaksimal mungkin.”

Kesempatan adalah Anugerah Tuhan

Itulah yang saya pelajari dari pengalaman saya selama berkuliah ini. Puji Tuhan, saya beroleh kesempatan dan mampu merebut kesempatan tersebut. Selama masa berkuliah ini, saya dapat bergabung di dalam PT. T-Files Indonesia, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pembangkit listrik tenaga arus laut (PLTAL). Selain itu, saya juga dapat mempelajari dan mempraktekkan pembuatan rencana bisnis dan analisis bisnis dengan beberapa perusahaan lokal di Bandung. Saya dapat belajar banyak hal terkait usaha dan bisnis yang ada di Bandung beserta pengembangannya. Masih ada juga beberapa lomba yang dapat saya ikuti dengan menyertakan karya-karya buatan saya. Saya bersyukur kepada Tuhan Yesus untuk setiap kesempatan yang diberikan, begitu pula dengan kekuatan dan kemampuan yang Ia sertakan di dalam hidup saya.

Bicara merebut kesempatan juga bicara mengenai memperbesar kapasitas dan juga menjaga fokus hidup kita. Kesempatan adalah anugerah Tuhan, maka sudah selayaknya kita bersyukur. Bukannya hanya main hantam dengan ambil kesempatan ini dan itu dan mengikuti seluruh kegiatan dengan pelbagai urusan yang menyertainya. Aku setuju dengan pernyataan ini: “Lakukan apa yang jadi maunya Tuhan Yesus. Dia tahu kapan waktu terbaik kita melebarkan sayap atau kemampuan kita dan kapan saatnya kita fokus mengerjakan tanggung jawab kita.”

Hidup ini beserta seluruh pengalaman dan kesempatan adalah anugerah Tuhan. Oleh karena itu, segala sesuatunya bukan milik kita pribadi. Bukan seenak atau semaunya kita. Itulah yang kadang membuat kita menjadi salah langkah dan menyesal di kemudian hari. Mintalah hikmat dan pengertian kepada Tuhan Yesus untuk dapat memilih kesempatan mana yang akan diambil. Ia yang akan memampukan kita dalam menjalani hidup ini secara maksimal.

Kiranya lagu dari Kidung Jemaat No. 400 ini akan meyakinkan kita untuk semakin mau mengandalkan Tuhan Yesus dalam setiap langkah kehidupan kita. Biarlah Yesus yang memantapkan langkah hidup kita, mengerjakan setiap kesempatan yang telah Ia karuniakan.

Kudaki jalan mulia; tetap doaku inilah:
“Ke tempat tinggi dan teguh, Tuhan, mantapkan langkahku!”
Ya Tuhan, angkat diriku lebih dekat kepada-Mu;
di tempat tinggi dan teguh, Tuhan, mantapkan langkahku!

Ku tidak mau menetap di dalam bimbang dan gelap
Rinduanku, tujuanku: tempat yang tinggi dan teguh.
Ya Tuhan, angkat diriku lebih dekat kepada-Mu;
di tempat tinggi dan teguh, Tuhan, mantapkan langkahku!

Recommended for you

Leave a Reply

Your email address will not be published.