Browse By

Terpujilah Allah Hikmat-Nya Besar

Sabtu 30 Maret 2013 menjadi Hari Sabtu sepi di tahun 2013. Sabtu Sepi adalah hari diantara Jumat Agung dan Minggu Paskah. Di hari Sabtu Sepi ini, mari menyadari akan kematian Tuhan Yesus di Jumat Agung dan kebangkitan Yesus di Minggu Paskah. Hari Sabtu ini bukan menjadi hari Sabtu yang biasa lagi, karena Allah memberikan kita kesempatan untuk merenungkan sengsara yang dialami oleh Yesus akibat dosa-dosa kita.

Jumat Agung dan Minggu Paskah adalah tanda kasih Allah bagi kita. Jumat Agung adalah saat di mana Yesus mencurahkan darah-Nya bagi kita, Ia disalibkan karena dosa kita semua. Ia begitu mengasihi kita–dan melalui pengorbanan-Nya itu–kasih Allah dinyatakan bagi semua manusia.¬†

Terpujilah Allah

Terpujilah Allah atas karya-Nya bagi kita

Dan Minggu Paskah esok juga menjadi tanda kasih Allah. Yesus telah bangkit dari kematian sekaligus memberikan jaminan kepada kita akan kehidupan kekal bersama dengan Allah. Kemenangan Allah atas kuasa dosa juga membuat  iman dan kepercayaan Kristus semakin dikuatkan. Ia bukan Allah yang jauh di Sorga sana, namun Ia adalah Allah yang begitu dekat. Dekat. Bahkan sampai ke dalam hati setiap orang yang percaya kepada-Nya.

Karena Yesus telah mati bagi kita, hidup kita pun mati bagi dosa. Kita tidak lagi dikungkung dalam cengkeraman dosa dan maut. Dan karena Yesus telah bangkit, kita pun bisa bangkit lagi. Bangkit meninggalkan kehidupan lama kita, menuju kehidupan baru yang telah dipersiapkan Allah sebelumnya. Bangkit dari kegelapan menuju kepada terang. Bangkit dari kematian karena dosa kepada kehidupan oleh anugerah Allah. Sungguh terpujilah Allah!

Ijinkan saya menutup renungan kali ini dengan sebuah lagu yang amat baik. Lagu yang saya dengar pada kebaktian Jumat Agung lalu di Gereja Megumi di Takadanobaba, Tokyo kemarin. Judulnya adalah Terpujilah Allah. Lagu ungkapan rasa syukur akan kebaikan dan karya penebusan Allah bagi setiap manusia. Sungguh Terpujilah Allah!

Terpujilah Allah Hikmat-Nya Besar

Terpujilah Allah hikmatNya besar
begitu kasihNya ‘tuk dunia cemar
sehingga dib’rilah Put’ranya Kudus
mengangkat manusia serta menebus
Reffrain
Pujilah, pujilah, buatlah dunia
bergemar, bergemar mendengar suaraNya
Dapatkanlah Allah demi Put’raNya
b’ri puji padaNya sebab hikmatNya
Dan darah AnakNyalah yang menebus
mereka yang yakin ‘kan janji kudus
Dosanya betapapun juga keji
dihapus olehNya, dibasuh bersih
Tiada terukur besar hikmatNya
penuhlah hatiku sebab AnakNya
Dan amatlah k’lak hati kita senang
melihat Sang Kristus di sorga cerlang

Link Video Terpujilah Allah : Youtube

Recommended for you

Leave a Reply

Your email address will not be published.