Browse By

Tangisan di Minggu Pagi itu

Hanya sedikit momen yang membuat saya bisa menangis. Ya, jika dihitung-hitung, selama hidup ini, mungkin hanya beberapa kali saya menangis. Di masa kecil mungkin sering, namun seiring berjalannya waktu, menangis telah menjadi hal yang jarang saya lakukan. Jujur saya katakan, saya bukanlah orang yang emosional

Segalanya Dimulai Dari Rumah

Segalanya dimulai dari rumah. Ungkapan ini sering kita dengarkan. Artinya, segala kebiasaan dan perilaku seorang dewasa maupun anak dipengaruhi dari rumahnya. Nah, kali ini saya ingin menceritakan mengenai kehidupan kami saat kecil dan bagaimana Mama dan Papa mengajarkan kami untuk selalu bergantung dan berdoa pada

Kristen Lebih Dari Sekedar Agama

Intisari iman Kristen adalah relasi cinta kasih dengan Tuhan Sang Pencipta. Kedengarannya begitu sederhana, namun sesungguhnya begitu kompleks. Dalam agama-agama di dunia, ibarat sebuah SEGIEMPAT, ada empat unsur yang menyusun sebuah agama, yaitu (1) eksistensi Sang Ilahi, (2) adanya wahyu yang diturunkan Sang Ilahi, (3)

Berdoa Bersama Keluarga

Sejak masih kecil, mama selalu membiasakan adik saya dan saya untuk berdoa bersama keluarga sebelum kami tidur. Begitu pula dengan papa. Jadilah kami berempat, saya, adik, Mama, Papa berdoa bersama-sama sebelum tidur malam. Ketika masih kecil, saya dan abang sering mengantuk kalau sedang berdoa. Tidak

Kisah yang Menguatkan

Saya bersyukur kepada Tuhan dapat sama-sama belajar dari orang-orang yang berada di sekitar saya. Ada teman dan sahabat yang sering bertukar cerita dan pokok doa. Saya menyadari bahwa dengan bertukar cerita kita saling menguatkan. Saling bertukar kisah yang menguatkan juga membuat saya setidaknya menjadi tenang